Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyoroti usulan penurunan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) sebesar Rp1 juta per jamaah untuk tahun 2026. Usulan itu disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah.
Anggota Komisi VIII DPR RI, M Husni menilai usulan besaran penurunan biaya haji terlalu kecil, menurutnya penurunan harus lebih besar lagi.
Dengan turunnya biaya haji sebesar Rp1 juta, maka total biaya haji menjadi Rp88,4 juta dari sebelumnya Rp89,41 juta per jemaah.
Disampaikan bahwa biaya haji 2026 memang mengalami penurunan sebesar Rp1 juta dari sebelumnya sebesar Rp88,4 juta. Namun, angkanya tidak memuaskan seharusnya bisa lebih besar,” ujar Husni dalam keterangannya, Selasa (28/10/2025).
Husni mengatakan, pembahasan ini penting dilakukan sebelum penetapan biaya haji dan pelaksanaan pelunasan calon jemaah yang ditargetkan selesai paling lambat pada November.
Untuk itu, Komisi VIII berharap agar biaya haji pada 2026 bisa kembali diturunkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan jemaah.
Husni juga mengatakan, penyelenggaraan haji 2025 menjadi pelajaran untuk berbenah setelah muncul berbagai persoalan di lapangan.
Apa yang terjadi pada pelaksanaan haji 2025 menjadi pelajaran dan kami berharap permasalahan yang ada di lapangan tidak terulang kembali di haji 2026,” katanya.
Di samping itu, Husni menilai bahwa pembentukan Kementerian Haji dan Umrah yang baru akan membawa perbaikan signifikan dalam manajemen penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.
Ini perdana bagi BP Haji yang akan melaksanakan ibadah haji tahun 2026, kami mengharapkan agar pelaksanaannya akan jauh lebih baik,” katanya.
Sebagai informasi, kloter pertama calon jemaah haji dijadwalkan berangkat pada minggu ketiga April 2026.
Para calon jemaah haji 2026 diminta sudah melunasi BPIH paling lambat pada Desember 2025.
Sementara itu, pemerintah melalui Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sudah membayarkan uang muka sebesar Rp2,7 triliun kepada Arab Saudi untuk persiapan haji 2026.
Pembayaran dilakukan untuk memesan lokasi di Arafah dan Mina agar Indonesia mendapatkan kuota serta fasilitas haji yang lebih baik pada tahun depan.




