Kamu ingin punya mobil listrik biar lebih hemat dan kelihatan kekinian, tapi masih kepikiran aman apa enggak kalau dibuat road trip?
Tenang, kamu enggak perlu perang batin antara memilih mobil listrik murni (EV) atau beli mobil bensin.
Karena sekarang, ada beberapa merek mobil yang sudah mulai menggunakan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Konsepnya sederhana yakni menggabungkan motor listrik dan mesin bensin.
Jadi, buat aktivitas daily di dalam kota kamu bisa pakai mode listrik biar hemat. Tapi, begitu weekend dan kamu mau jalan-jalan keluar kota, mesin bensin siap bikin kamu bebas dari range anxiety.
Buat kamu yang sedang cari mobil listrik tetapi enggak mau ribet, berikut beberapa pilihan kece yang bisa kamu lirik!
BYD M6 DM
Kalau kamu butuh mobil yang muat banyak tapi tetap estetik dan efisien atau istilahnya “muat satu keluarga”, BYD M6 DM bisa jadi salah satu pilihan.
Dilansir dari laman BYD Harmony Auto, mobil ini menggunakan teknologi DM-i (Dual Mode Intelligent) yang memadukan motor listrik, baterai, dan mesin bensin.
Kelebihan:
1. Bisa listrik, bisa bensin
Flexibility at its best! Kalau kamu mau muter-muter aja dalam kota bisa, nih, andelin tenaga listriknya, tapi kalau tiba-tiba kamu kehabisan baterai di tengah jalan? Langsung aja lanjutin perjalanan menggunakan tenaga bensin.
2. Irit buat pemakaian harian
BYD mengklaim konsumsi bahan bakarnya bisa mencapai 65 km/liter. Biaya operasional juga diklaim mulai Rp300 per kilometer.
3. Kabin lega buat keluarga
M6 DM hadir sebagai MPV (Multi-Purpose Vehicle) dengan pilihan hingga tujuh penumpang. Jadi, mau dipakai antar-jemput keluarga, jalan-jalan bareng teman, sampai road trip rame-rame masih masuk.
4. Interior modern
Mobil ini dilengkapi dengan layar sentuh putar 12,8 inci dan panel instrumen LCD 10,25 inci yang bikin kabin terasa lebih kekinian.
Untuk harga, BYD M6 DM ditawarkan mulai Rp310 juta hingga Rp390 juta, tergantung varian.
JETOUR T1 i-DM
Kalau MPV bukan your thing dan kamu lebih suka SUV, JETOUR T1 i-DM ini siap menemani jiwa petualanganmu.
Melansir dari JTOUR Indonesia, mobil ini mengusung teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) yang memungkinkan mesin bensin dan motor listrik bekerja menyesuaikan kondisi perjalanan.
Kelebihan:
1. Bisa melaju pakai listrik hingga 100 km
JETOUR T1 i-DM diklaim mampu menempuh hingga 100 km dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC. Artinya, untuk mobilitas harian di dalam kota, kamu bisa lebih sering memanfaatkan tenaga listrik.
2. Sistem hybrid pintar
Mobil bisa menyesuaikan sumber tenaga berdasarkan kondisi. Saat macet atau melaju di bawah 70 km/jam, misalnya, tersedia Pure EV Drive. Begitu butuh akselerasi ekstra, mesin dan motor listrik bisa bekerja bersama.
3. Tak perlu ubah kebiasaan berkendara
Salah satu daya tarik adalah sistem bekerja secara adaptif. Jadi, kamu nggak perlu terlalu ribet memikirkan kapan harus menggunakan mesin atau motor listrik.
4. Fast charging dan powerbank
Mobil ini dilengkapi dengan baterai LFP 18,4 kWh mendukung DC fast charging dari 30 hingga 80 persen dalam sekitar 27 menit.
Selain itu, tersedia juga fitur V2L 3,3 kW yang memungkinkan mobil menyuplai listrik ke perangkat eksternal. Buat yang suka berkemah atau aktivitas luar ruang, fitur ini cukup menarik.
Tak hanya itu, mobil ini juga punya kapasitas bagasi mencapai 1.455 liter, jadi masih aman buat membawa koper, perlengkapan road trip, sampai barang bawaan keluarga.
Wuling Darion PHEV
Buat kamu yang mengutamakan kenyamanan interior ala lounge saat perjalanan jarak jauh, Darion PHEV layak dilirik.
Mobil ini cocok buat kamu yang mencari MPV keluarga tetapi ingin merasakan pengalaman berkendara elektrifikasi tanpa harus terlalu khawatir soal jarak tempuh.
Kelebihan:
1. Jarak tempuh kombinasi hingga 1.000 km
Merujuk dari laman Wuling, salah satu daya tarik utama Darion PHEV adalah mampu menempuh jarak hingga 1.000 km secara kombinasi. Sementara dalam mode listrik penuh, jaraknya bisa mencapai 125 km berdasarkan standar CLTC.
2. Tujuh tempat duduk
Kendaraan ini punya konfigurasi 2+2+3 membuat Darion bisa membawa satu keluarga sekaligus. Cocok buat yang memang menjadikan mobil sebagai kendaraan utama keluarga.
3. Nyaman buat perjalanan
Pada varian tertentu tersedia ventilated electric captain seat di baris kedua. Ada juga pintu geser elektrik yang membuat keluar-masuk kabin lebih praktis.
4. Fitur modern
Mulai dari layar kontrol 12,8 inci, wireless charging, electric sunroof, smart electric tailgate, kamera 360 derajat hingga Level 2 ADAS.
Selain itu, kalau suatu saat kamu sudah benar-benar siap pindah ke mobil listrik, Darion juga tersedia dalam versi EV. Untuk harga spesial area Jakarta, Darion PHEV dibanderol mulai Rp439 juta untuk varian CE dan Rp489 juta untuk varian EX.
Gaspol
Jadi, buat kamu yang masih bilang, “Pengen beli mobil listrik, tapi takut nggak bisa dibawa jauh” hybrid bisa menjadi pilihan yang menarik.
Semua punya keunggulan masing-masing tinggal kamu pilih mau ngerasain vibe mobil listrik yang mana.
Kalau kamu sendiri, lebih naksir MPV yang irit, SUV yang gagah, atau MPV luxurious, nih?
























