Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 4 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Siapa Bilang Hidup Cuma “Yang Penting Hari Ini Beres”? Waspada Tanda-tanda Kamu Sedang Ngalamin Survival Mode
Cari Tahu

Siapa Bilang Hidup Cuma “Yang Penting Hari Ini Beres”? Waspada Tanda-tanda Kamu Sedang Ngalamin Survival Mode

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: September 3, 2026 3:36 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Ilustrasi eorang wanita saat berfikir
Ilustrasi eorang wanita saat berfikir (Foto: Pexels)
SHARE

Pernah nggak sih merasa hari-hari cuma lewat gitu aja, kamu bahkan belum sempat benar-benar bernapas? 

Daftar isi Konten
  • Apa Sih Survival Mode Itu?
  • Tanda-tanda Survival Mode
  • Keluar dari Survival Mode?

Baru bangun tidur bukannya merasa segar, tapi udah kepikiran deadline, cemas tanpa alasan yang jelas, atau justru kamu merasa hidup terasa hampa dan numb?

Kalau belakangan kamu sering berpikir, “Ya sudahlah, yang penting hari ini beres,” hati-hati. Bisa jadi kamu sedang mengalami apa yang sering disebut survival mode, yaitu kondisi ketika tubuh dan pikiran terlalu lama berada dalam respons stres.

Apa Sih Survival Mode Itu?

Menurut penjelasan The London Psychiatry Centre dan Existential Psychotherapy, survival mode merupakan istilah informal untuk menggambarkan kondisi ketika sistem saraf berada dalam tekanan berkepanjangan akibat stres, rasa tidak aman, kewalahan, atau pengalaman traumatis.

Baca juga:
Respon Kekhawatiran SBY, DPR Dorong Perkuat Pertahanan dan Diplomasi Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendorong pemerintah untuk mempercepat langkah-langkah…
  • Respon Kekhawatiran SBY, DPR Dorong Perkuat Pertahanan dan Diplomasi

Tubuh sebenarnya punya sistem pertahanan alami namanya respons fight or flight alias melawan atau kabur. Ini tuh berkaitan dengan sistem saraf simpatik, serta respons rest and digest atau istirahat dan memulihkan diri yang berkaitan dengan sistem saraf parasimpatik.

Zaman dulu, respons darurat ini berguna ketika manusia menghadapi ancaman seperti hewan buas. Sekarang, “ancamannya” bisa punya bentuk yang jauh lebih dekat dengan keseharian.

Misalnya:

  • Tugas kuliah atau deadline kerja yang nggak ada habisnya.
  • Doomscrolling berita dan media sosial sampai tengah malam.
  • Tekanan finansial dan tuntutan untuk terus produktif.
  • Masalah hubungan atau keluarga.
  • Ekspektasi sosial dan rasa cemas berlebihan.
  • Rutinitas yang terlalu padat tanpa waktu istirahat yang cukup.

Menurut The London Psychiatry Centre, stres yang berlangsung terlalu lama dapat membuat tubuh terus berada dalam kondisi siaga. Padahal, tubuh kita juga butuh waktu untuk kembali ke kondisi rileks setelah menghadapi tekanan.

Alhasil, kamu bisa merasa hidup mu tuh selalu di gas terus, tetapi remnya nggak pernah benar-benar diinjak.

Tanda-tanda Survival Mode

Menurut penjelasan Dr. Agnieszka Klimowicz Consultant Psychiatrist di The London Psychiatry Centre respons stres berkepanjangan dapat mempengaruhi kondisi fisik maupun mental.

Beberapa tanda yang bisa muncul antara lain:

  • Sering lupa hal kecil. Memori jangka pendek terasa berantakan. Baru saja mau melakukan sesuatu, beberapa detik kemudian sudah lupa.
  • Pola makan acak-acakan. Bisa lupa makan karena terlalu sibuk atau justru makan berlebihan ketika sedang stres.
  • Merasa numb. Bukan sedih, bukan juga senang. Rasanya datar saja dan nggak terlalu tertarik pada apa pun.
  • Susah mengambil keputusan. Hal sederhana seperti mau makan apa atau mulai mengerjakan tugas dari mana saja terasa bikin kepala penuh.
  • Pikiran terus berputar. Sudah rebahan, tetapi otak masih memutar ulang percakapan, pekerjaan, masalah, dan kemungkinan buruk lainnya.
  • Susah tidur meski tubuh capek. Badan rasanya sudah minta tumbang, tetapi pikiran justru makin aktif ketika kepala menyentuh bantal.
  • Selalu merasa buru-buru. Bahkan ketika sebenarnya nggak sedang mengejar apa pun.
  • Sulit menikmati waktu istirahat. Baru santai sebentar sudah muncul rasa bersalah karena merasa seharusnya melakukan sesuatu yang lebih produktif.

Tentu saja, mengalami satu atau dua tanda di atas bukan berarti kamu pasti sedang berada dalam survival mode. Kondisi setiap orang bisa berbeda, dan gejala serupa juga dapat berkaitan dengan berbagai hal lain.

Fenomena Bed Rotting Viral di Kalangan Gen Z, Psikolog Ungkap Dampaknya pada Kesehatan Mental

Namun, kalau kamu ngerasa kondisi ini terjadi terus-menerus dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, mungkin sudah waktunya berhenti sejenak dan mengecek kondisi diri sendiri.

Keluar dari Survival Mode?

Menurut Existential Psychotherapy, keluar dari kondisi stres berkepanjangan bukan sesuatu yang bisa dilakukan dalam semalam. Prosesnya membutuhkan rasa aman, dukungan, istirahat, dan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.

Kalau kamu merasa relate, nggak perlu langsung melakukan life makeover. Mulai saja dari hal-hal kecil.

Pertama, akui kalau kamu sedang capek. Nggak semua hal harus diselesaikan dengan memaksa diri terus kuat.

Kemudian, coba berhenti memperlakukan diri sendiri seperti mesin. Alih-alih terus bertanya, “Gimana caranya gue menyelesaikan semuanya?”, coba tanyakan, “Apa yang bisa bikin hari ini terasa sedikit lebih ringan?”

Kamu juga bisa mulai melakukan hal-hal sederhana seperti tidur dan makan lebih teratur, berjalan kaki, melakukan peregangan ringan, mengurangi waktu di depan layar, atau mengambil jeda dari media sosial dan berita yang justru membuat pikiran semakin penuh.

Dan yang nggak kalah penting, cari orang yang membuatmu merasa aman untuk cerita. Kalau kondisi tersebut terasa semakin berat atau mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, mencari bantuan psikolog atau profesional kesehatan mental juga bisa menjadi pilihan.

Akhirnya, hidup bukan cuma soal bagaimana caranya survive sampai besok. Kamu juga berhak punya waktu untuk menikmati hidup tanpa terus menerus merasa harus mengejar sesuatu.

Jadi, kalau akhir-akhir ini kamu merasa hidup isinya cuma kerja, tugas, makan, tidur, lalu mengulang semuanya lagi, mungkin ini saatnya menurunkan gas mu sedikit demi sedikit.

Nggak harus langsung berhenti. Pelan-pelan saja yang penting jangan sampai lupa bahwa kamu juga manusia bukan mesin, dan tubuh mu butuh yang nama nya istirahat.

Tag:Realita HidupResponSurvival Mode
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
1
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
2
Dua Relawan Karhutla Kalteng Gugur Usai Lawan Api, Pengorbanannya di Garis Depan Bikin Netizen Terharu
By Ani Ratnasari
Petugas Kepolisian Polres Kampar dibantu Satgas Karhutla Riau memasang garis polisi saat menyegel lahan seluas lima hektare yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).
3
40.759 Orang Diduga Keracunan MBG, JPPI: Ganti Kepala BGN Tak Selesaikan Masalah
By Natania Longdong
Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan makanan di salah satu Rumah Sakit
4
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat: Reshuffle Jangan Jadi Bagi-Bagi Jatah Kue Politik!
By Rahmat Tunny
Ilustrasi reshuffle kabinet
5

BERITA LAINNYA

Petugas pemadam melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran di Jalan Batu Ceper, Gambir, Jakarta
Cari Tahu

Bukan Hanya Korsleting, Ini Penyebab Kebakaran di Perkotaan

Kebakaran kembali terjadi di kawasan padat penduduk Jakarta Pusat. Pada Senin 31…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
Ilustrasi orang tua dulu
Cari Tahu

Gen Z Wajib Tahu! Orang Dulu Kuat Ngepel Jongkok, Mengapa Sekarang Baru Ambil Charger Sudah Kliyengan?

Pernah nggak lihat emak-emak atau nenek-nenek yang usianya sudah senja tapi masih…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin (kedua kanan) menandatangani pakta integritas usai ditetapkan oleh Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) saat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
Cari Tahu

Profil Gus Kikin, Ketua Umum PBNU Terpilih: Cicit KH Hasyim Asy’ari, Pernah Menjadi Pelaut hingga Memimpin Tebuireng

Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
4 hari lalu
Upacara potong rambut gimbal di Dieng. (Sumber: X @ganjarpranowo)
Cari Tahu

Kenapa Anak Gimbal di Dieng Tak Boleh Dicukur Sembarangan? Ada Ritual dan Permintaan Tak Biasa

Bayangin kamu masih kecil, tiba-tiba rambutmu berubah jadi gimbal, lalu orang tuamu…

Ani Ratnasaridusep-malik
By
Ani Ratnasari
Dusep Malik
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up