Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memberikan respons positif terhadap kembalinya suporter tandang dalam pertandingan Super League 2026/2027.
Ferry menyampaikan hal tersebut ketika menyaksikan secara langsung duel Bali United kontra PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 4 September 2026.
Meski menyambut baik kebijakan tersebut, Ferry mengingatkan agar seluruh pihak tidak langsung menganggap penerapan aturan suporter tandang telah berjalan sempurna.
Menurutnya, masih diperlukan evaluasi dan penguatan agar kehadiran suporter tamu dapat berlangsung aman serta konsisten.
Iya, bagus. Tetapi memang harus selalu ada penguatan terkait dengan kehadiran suporter tamu. Karena ini baru pertandingan pertama, kita tidak boleh lengah ataupun berpuas diri,”
kata Ferry Paulus kepada awak media, Jumat, 4 September 2026.
Suporter Tak Cepat Puas
Ferry Paulus juga menyoroti sejumlah pertandingan yang sejak awal memang berpotensi berjalan kondusif. Namun, situasi tersebut tidak boleh membuat suporter maupun pihak terkait mengabaikan berbagai kemungkinan yang bisa muncul pada laga-laga berikutnya.
Menurut Ferry, evaluasi tetap diperlukan agar penerapan regulasi suporter tandang dapat berjalan sesuai harapan.
Pada akhirnya, pertandingan-pertandingan yang masih dianggap sebagai pertandingan awal sering kali berjalan dengan baik. Namun, ini juga menjadi catatan yang perlu disampaikan kepada seluruh suporter agar tidak cepat berpuas diri,”
ujar Ferry.
Mantan Direktur Olahraga Persija Jakarta tersebut kemudian mengingatkan seluruh kelompok suporter untuk mempertahankan sportivitas selama kompetisi berlangsung.
Ferry berharap tidak ada lagi tindakan anarkis yang dilakukan suporter, terutama ketika mendukung tim kesayangan di kandang lawan.
Sikap suporter akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberlanjutan kebijakan tersebut.
Pasalnya, I.League ingin aturan yang kembali membuka kesempatan bagi suporter tandang ini dapat terus diterapkan hingga akhir musim.
Bahkan, harapannya kebijakan tersebut bisa menjadi bagian permanen dalam kompetisi pada musim-musim berikutnya.
Aturan Suporter Tandang
Ferry menegaskan bahwa evaluasi positif pada tahap awal menjadi modal penting untuk mempertahankan kebijakan suporter tandang.
Karena itu, ia meminta semua pihak ikut menjaga agar tidak muncul alasan untuk kembali memberlakukan larangan.
Kalau per hari ini, jangan sampai ditutup lagi. Hasil kajiannya positif. Jadi, setiap kajian yang kita lakukan harapannya selalu memberikan dampak yang positif,”
ujar Ferry.
Ia menambahkan bahwa setiap regulasi yang sudah diterapkan tetap harus dievaluasi secara berkala. Catatan yang muncul selama kompetisi akan menjadi bahan untuk menentukan langkah berikutnya.
Artinya, segala sesuatunya memang harus terus dievaluasi. Apa pun bentuk regulasi yang sudah dibuka saat ini, tentu masih ada catatan-catatan lain yang perlu diperhatikan dan dievaluasi ke depannya,”
tambah Ferry.



















