BYD melalui merek Denza bersiap memperkenalkan Denza N8L versi listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) di pasar China.
SUV berukuran besar tersebut dijadwalkan meluncur pada 14 September 2026. Denza N8L EV hadir dengan konfigurasi enam penumpang dan mengandalkan baterai berkapasitas besar yang diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 960 kilometer berdasarkan standar CLTC.
Dilansir dari CarNewsChina yang merujuk laporan IT-HomeDenza N8L EV dibekali LFP Blade Battery berkapasitas 130,15 kWh. Baterai tersebut dipasok oleh FinDreams Battery, perusahaan yang berada di bawah BYD. Kapasitas besar menjadi salah satu daya tarik utama SUV listrik ini.
Penggunaan sistem penggerak listrik juga membuat Denza dapat menyediakan ruang penyimpanan tambahan di bagian depan atau frunk. Area tersebut memiliki kapasitas 208 liter dan dilengkapi sistem elektrik serta lubang pembuangan air.
Denza N8L EV memiliki dimensi yang tergolong besar. Panjang kendaraan mencapai 5.200 mm, sedangkan lebarnya 1.999 mm dan tingginya 1.820 mm.
Sementara itu, jarak sumbu roda mencapai 3.075 mm. Berdasarkan data registrasi kendaraan di China, bobot kosong Denza N8L EV tercatat mencapai 3.110 kilogram.
Ukuran bodi dan bobot tersebut sebanding dengan kapasitas baterai jumbo yang digunakan untuk menopang performa serta jarak tempuh kendaraan.
Jarak Tempuh Denza N8L EV Capai 960 Km


Denza mengklaim N8L EV mampu menempuh perjalanan hingga 960 km dalam sekali pengisian berdasarkan standar pengujian CLTC.
Jika menggunakan standar WLTC yang lebih dekat dengan kondisi berkendara nyata, jarak tempuhnya berada di angka sekitar 785 km.
Menariknya, baterai dengan kapasitas serupa pada Denza N8 versi standar sebelumnya telah memperoleh sertifikasi jarak tempuh hingga 1.003 km berdasarkan CLTC atau sekitar 820 km menurut WLTC.
Untuk urusan performa, Denza N8L EV versi produksi mengandalkan satu motor listrik sinkron magnet permanen yang ditempatkan di roda belakang.
Motor tersebut menghasilkan tenaga maksimal 370 kW atau setara sekitar 503 hp. Dengan tenaga tersebut, SUV listrik ini memiliki kecepatan tertinggi hingga 240 km per jam.
Denza juga membekali N8L EV dengan suspensi udara DiSus-A dual-chamber dan sistem kemudi roda belakang aktif. Roda belakang dapat berbelok hingga 10 derajat ke masing-masing arah. Teknologi tersebut membuat radius putar kendaraan tercatat hanya 4,58 meter.
Bagi SUV dengan panjang mencapai 5,2 meter, kemampuan tersebut dapat membantu pengemudi ketika harus bermanuver di area sempit atau melakukan parkir.
Dilengkapi Sistem ADAS DiPilot 300


Tidak hanya mengandalkan performa dan kapasitas baterai, Denza N8L EV juga mendapatkan sistem bantuan pengemudi canggih DiPilot 300 dari BYD.
Di pasar China, teknologi tersebut dipasarkan dengan nama God’s Eye B. Sistem ini didukung berbagai sensor untuk meningkatkan kemampuan kendaraan dalam membaca kondisi di sekitarnya.
Konfigurasi sensor N8L EV terdiri dari satu LiDAR, lima radar gelombang milimeter, 12 radar ultrasonik, serta 12 kamera bantuan pengemudi.
Kombinasi sensor tersebut memungkinkan berbagai fungsi bantuan berkendara, termasuk navigasi di jalan tol dan kawasan perkotaan, navigasi dari titik ke titik, parkir otomatis, hingga kemampuan menghindari rintangan.
Meski berbagai spesifikasi utama telah diketahui, Denza masih belum mengungkap harga resmi N8L EV untuk pasar China.
Informasi mengenai harga jual, performa secara lebih detail, serta kemampuan pengisian daya lainnya akan diumumkan bersamaan dengan peluncuran resmi Denza N8L EV pada 14 September 2026.
Dengan baterai 130,15 kWh, tenaga hingga 503 hp, konfigurasi enam penumpang, serta jarak tempuh yang diklaim mencapai 960 km, Denza N8L EV menjadi salah satu SUV listrik besar yang patut diperhatikan di pasar China.

























