Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 30 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / ASEAN Jadi Acuan, Kemenkeu Petimbangkan Tarif Cukai MBDK Rp1.771/Liter
Ekonomi Bisnis

ASEAN Jadi Acuan, Kemenkeu Petimbangkan Tarif Cukai MBDK Rp1.771/Liter

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: November 18, 2025 10:22 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
7 bulan lalu
Share
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu
Foto: instagram febriokacaribu
SHARE

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus mengodok, besaran tarif cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK).

Daftar isi Konten
  • Alasan Diterapkannya Cukai MBDK
  • Es Teh dan Minuman Warung Tak Kena Cukai

Pemerintah akan mempertimbangkan praktik dan besaran tarif di negara-negara ASEAN, dalam menetapkan cukai MBDK.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu mengatakan, saat ini terdapat tujuh negara di Asia Tenggara yang sudah menerapkan cukai MBDK.

Rata-rata tarif MBDK tersebut diterapkan sekitar Rp1.771 per liter.

Di Asia Tenggara misalnya, terdapat tujuh negara yang sudah memberlakukan MBDK ini Kamboja, Laos, Brunei, Thailand, Filipina, Malaysia, Timor Leste. Rata-rata yang diterapkan di kawasan ASEAN itu sekitar Rp1.771 per liter,”

Febrio di Jakarta, dikutip Selasa (18/11/2025).

Dengan itu lanjut Febrio, Indonesia akan merujuk pada negara ASEAN dalam menetapkan besaran tarif cukai.

Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya menambah penerimaan negara, tapi sekaligus mengendalikan konsumsi gula masyarakat.

Nah ini nanti akan tentunya menjadi acuan supaya kita bisa melihat tahapannya ketika kita punya ruang untuk menetapkan ini sebagai sumber penerimaan negara juga. Tapi sekaligus sebagai instrumen untuk mengendalikan konsumsi,”

Febrio.

Alasan Diterapkannya Cukai MBDK

Febrio menjelaskan, alasan pemerintah akan menerapkan cukai MBDK adalah kesehatan. Sebab MBDK seringkali mengakibatkan diabetes, obesitas, hingga penyakit tidak menular lainnya.

Dalam diskusi memang sering tercetus bahwa dampaknya bagi kesehatan masyarakat itu cukup signifikan. Dan bagi APBN kalau ditarik lagi ini apakah berdampak kepada tagihan dari BPJS, ketika semakin banyak masyarakat yang apakah penyakitnya berkaitan dengan gula,”

Febrio.

Es Teh dan Minuman Warung Tak Kena Cukai

Adapun cakupan cukai MBDK ini tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, yang meliputi minuman siap konsumsi (ready to drink) serta konsentrat dalam kemasan eceran.

Namun jelas Febrio, minuman yang dijual di warung termasuk es teh manis tidak akan masuk ke dalam objek kena cukai.

Untuk penjualan eceran, ini tidak termasuk minuman yang dijual dan dikonsumsi di tempat misalnya adalah warung, itu tidak termasuk. Jadi kalau kita minum es teh manis itu bukan cakupan dari MBDK,”

Febrio.
Tag:ASEAN Jadi AcuanKemenkeuMBDKTarif Cukai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Comeback Gila Brasil! Jepang Dipukul KO Lewat Gol Telat Martinelli, Tiket 16 Besar Aman
By Hadi Febriansyah
Gabirel Martineli jadi pembeda Brasil lawan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026 (Foto: Dok. FIFA)
1
Latsarmil Manajer Kopdes Sedot Rp30 Juta per Peserta, DPR: Negara Harusnya Bisa Hemat Triliunan
By Rika Pangesti
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
2
VAR, Penalti, dan Air Mata! Jerman Tumbang Dramatis, Paraguay Melaju ke 16 Besar
By Hadi Febriansyah
Laga Jerman vs Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
3
5 Potret Lamaran Asnawi Mangkualam dan Yuriska Patricia, Tampil Serasi dengan Nuansa Adat Bugis Modern
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Lamaran Asnawi dan Yuriska
4
Banyak yang Masih Salah Paham, Ini Fakta Minum Es Saat Flu
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi seorang terserang flu
5

BERITA LAINNYA

Proyeksi produksi beras meningkat
Ekonomi Bisnis

RI Mau Ekspor 10 Ribu Ton Beras ke Singapura? Begini Ceritanya

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berencana mengekspor 10 ribu ton beras…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
13 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Usai Tragedi Maut Bekasi, Purbaya: Kemenhub Belum Minta Anggaran Perlintasan Kereta

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima permintaan resmi dari Kementerian…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
14 jam lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/hma)
Ekonomi Bisnis

Rupiah ‘Berotot’ di Level Rp17.876, Tapi Terancam Loyo Dibayangi Eskalasi AS-Iran

Rupiah dibuka menguat pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026. Nilai tukar 'berotot'…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
14 jam lalu
Ilustrasi Petugas PT Pertamina Gas Negara (PGN) melakukan pengecekan stasiun pengaturan tekanan gas jaringan gas.
Ekonomi Bisnis

Pasokan Gas Industri Bermasalah, Stabilitas Ekonomi RI Diuji Ketidakpastian Global

Pemerintah mengakui persoalan pasokan gas untuk industri masih jadi pekerjaan rumah yang…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up