Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Megapolitan / Mengkhawatirkan, Angka Depresi Remaja di Jakarta Tembus 1,5 Persen
Megapolitan

Mengkhawatirkan, Angka Depresi Remaja di Jakarta Tembus 1,5 Persen

Syifa FauziahAmin-Suciady-Owrite
Last updated: November 25, 2025 11:16 am
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
8 bulan lalu
Share
gambar ilustrai remaja depresi
gambar ilustrai remaja depresi (Foto: pixabay)
SHARE

Psikolog Meity Arianty memberi tanggapan terkait data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang mencatat sebanyak 1,5 persen penduduk DKI Jakarta berusia di atas 15 tahun mengalami depresi. Angka tersebut berada di atas rata-rata nasional. 

Meity mengatakan, angka tersebut sangat mengkhawatirkan dan memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak, terutama pemerintah. Menurutnya, angka ini menandakan adanya kerentanan psikologis yang signifikan pada populasi remaja di Jakarta yang dipicu oleh berbagai tekanan seperti akademis, perubahan sosial dan identitas, cyberbullying, serta bullying di sekolah-sekolah yang paling mengkhawatirkan.

Serta kurangnya sistem dukungan emosional yang memadai,”

ujar Meity kepada owrite saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin, 24 November 2025.

Angka tersebut, sambungnya, mengharuskan adanya intervensi preventif dan kuratif yang terstruktur, seperti peningkatan literasi kesehatan mental di sekolah dan keluarga, penyediaan layanan konseling yang mudah diakses dan terjangkau, serta upaya untuk menghilangkan stigma agar remaja lebih berani mencari pertolongan profesional. 

Namun yang paling penting dari semua itu adalah peran pemerintah, terutama terkait bullying, bukan lagi sekedar preventif tapi efek jera dan konsekuensinya bagi pelaku bullying harus ditindak tegas,”

jelasnya.

Meity menjelaskan, penyebab depresi pada remaja di Jakarta sangat kompleks, seringkali berakar dari tekanan lingkungan sosial-akademik yang intens khas kota besar. 

Faktor-faktor utamanya meliputi persaingan akademis yang sangat ketat, di mana kegagalan dianggap sebagai aib, dan tuntutan sosial untuk mempertahankan citra ideal (terutama dipicu oleh paparan media sosial yang masif), yang sering menyebabkan harga diri rendah dan citra tubuh negatif,”

terangnya.

Selain itu, kehidupan di Jakarta juga menghadirkan tekanan eksternal seperti kepadatan, kemacetan, dan kurangnya ruang hijau yang memicu stres kronis, diperburuk oleh potensi disfungsi atau kurangnya komunikasi berkualitas dalam keluarga yang sibuk, serta risiko tinggi mengalami perundungan (bullying), baik secara langsung di sekolah maupun daring. 

Kombinasi dari tekanan internal dan eksternal inilah yang membuat remaja di ibu kota rentan mengalami depresi,”

tegasnya.

Menurut Meity, kota besar membuat remaja merasa dituntut sempurna dengan segala gemerlapnya kota tanpa diajak realistis.

Dan bukan hanya sekedar mimpi, sementara kenyataannya tidak seindah mimpi, sekali lagi pemerintah yang seharusnya punya andil besar menciptakan kesenjangan di kalangan masyarakat,”

tandasnya.
Tag:DepresiEditorialJakartaremaja
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Polisi Ungkap Kronologi Bentrok Maut di Jalan Tambak, Berawal dari Teguran Warga
By Syifa Fauziah
Bentrok di Jalan Tambak, Jakarta Pusat
1
Shin Tae-yong Buka Suara Usai Persija Tumbang dari Persebaya, Singgung Persiapan Singkat
By Hadi Febriansyah
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong
2
Febrie Dikritik Dapat Perlakuan Istimewa, MAKI: Semua Tersangka Harus Diperlakukan Sama!
By Rahmat Baihaqi
Tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) turun dari mobil tahanan setibanya di Rutan Cabang KPK, Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
3
Pria Diduga Karumga Eks Jampidsus Febrie Meninggal Misterius, Polisi Telusuri CCTV
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi garis polisi. (Sumber: Unsplash/ Ted Balmer)
4
Kualitas Masih Jauh, Kaesang Dinilai Sulit Tumbangkan Puan di Dapil Solo Raya
By Hardani Triyoga
Kaesang Pangarep, Anak dari Presiden ke-7 Joko Widodo. (Sumber: IG @kaesangp)
5

BERITA LAINNYA

Bentrok di Jalan Tambak, Jakarta Pusat
Megapolitan

Polisi Ungkap Kronologi Bentrok Maut di Jalan Tambak, Berawal dari Teguran Warga

Kondisi Jalan Tambak, Matraman pagi ini sudah berjalan kondusif dan aktivitas masyarakat…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
3 jam lalu
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di lokasi kejadian, Senin, 27 Juli 2026.
Megapolitan

Tragedi Knalpot Bising di Tambak: Polisi Tetapkan 7 Tersangka

Polisi menetapkan tujuh tersangka kasus pengeroyokan yang menewaskan satu orang dan perusakan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
4 jam lalu
Ilustrasi polisi memasang garis polisi di suatu lokasi penemuan mayat.
Megapolitan

Dokter Magang Tewas Diduga Terjun dari Lantai 18 Apartemen Kalibata, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Seorang dokter magang dr SZM tewas karena diduga terjun bebas dari lantai…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Ilustrasi polisi menjaga lokasi pasca bentrokan.
Megapolitan

Polisi Pastikan Menteng Kondusif, 200 Personel Gabungan Disiagakan Pascabentrokan Berdarah

Polisi memastikan situasi sudah kondusif usai bentrokan maut antar kelompok di Jalan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up