Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 22 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Baleg DPR Tarik Empat RUU Prioritas, Ganti dengan RUU Penyadapan
Politik

Baleg DPR Tarik Empat RUU Prioritas, Ganti dengan RUU Penyadapan

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
Last updated: November 28, 2025 5:32 pm
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Ketua Badan Legislasi DPR Bob Hasan
Ketua Badan Legislasi DPR Bob Hasan (Dokumen istimewa)
SHARE

Badan Legislasi DPR memutuskan untuk menarik empat Rancangan Undang-Undang dari daftar Prolegnas Prioritas Tahun 2026. Keputusan ini diambil dalam rapat kerja Baleg bersama Kementerian Hukum dan Panitia Perancang Undang-Undang DPD.

Penarikan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan dinamika pembahasan dan prioritas yang lebih mendesak, namun keputusan ini masih dapat berubah seiring perkembangan politik dan legislasi ke depan.

Empat rancangan regulasi yang ditarik ialah Rancangan Undang-Undang tentang Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rancangan Undang-Undang tentang Patriot Bond/Surat Berharga, Rancangan Undang-Undang Perindustrian, dan Rancangan Undang-Undang Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan.

Keempat rancangan itu kembali dimasukkan ke dalam Program Legislasi Nasional jangka menengah dan ini menunjukkan bahwa isu-isu tersebut tetap penting, tapi urgensinya dianggap bisa ditunda melebihi tahun 2026. Meski ada penarikan, Ketua Badan Legislasi DPR Bob Hasan, menyatakan pihaknya bakal menambah satu rancangan peraturan baru.

Disamping penyesuaian tersebut, sebagai upaya penguatan kerangka hukum nasional, DPR akan menambahkan satu rancangan undang-undang ke dalam daftar RUU Prioritas 2026. Rancangan Undang-Undang tentang Penyadapan,”

ujar Bob, Kamis 27 November 2025.

Regulasi perihal penyadapan ini menjadi usul inisiatif Badan Legislasi. Penambahan calon peraturan ini dianggap penting untuk mengatur secara komprehensif, tegas, dan akuntabel mengenai praktik penyadapan dalam rangka penegakan hukum dan hak privasi warga negara.

Mengapa soal penyadapan ini penting? Sebab masih terdapat regulasi yang menyatukan alias regulasi tunggal yang mengatur secara komprehensif dan terpadu. Praktik penyadapan saat ini diatur secara terpisah-pisah dalam berbagai undang-undang sektoral, seperti Undang-Undang ITE, Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, Undang-Undang Terorisme, dan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi.

Isu penyadapan selalu menjadi krusial, terutama terkait dengan kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan lembaga penegak hukum lainnya (kejaksaan, Polri). Perlu ada standarisasi prosedur dan batasan yang jelas agar praktik ini efektif tanpa melanggar HAM.

Penyadapan menyentuh langsung hak privasi warga negara, yang dijamin oleh konstitusi. Latar belakang penting penambahan rancangan ini adalah kebutuhan untuk memastikan praktik penyadapan dalam penegakan hukum dilakukan secara akuntabel, transparan, dan terbatas, sehingga tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik atau melanggar hak asasi.

Isu penyadapan, terutama yang diduga ilegal, sering menjadi sorotan publik. Regulasi yang komprehensif dianggap penting untuk menciptakan kepastian hukum dan menghindari polemik berkepanjangan mengenai legalitas alat bukti.

Tag:badan legislasiDPRketua badan legislasi bob hasan
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Penumpang berjalan untuk menaiki pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur
Nasional

Kemenhub Sebut 10 Juta Pemudik Padati Angkutan Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif, sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga H-1 Lebaran (20 Maret 2026) tercatat mencapai 10.003.583…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read
Juru Bicara (Jubir) Satgas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala.
Nasional

292 Kecelakaan Lalu Lintas Selama Arus Mudik, 8 Orang Meninggal Dunia

Polri mencatat 292 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia hingga luka ringan selama musim mudik Lebaran 2026. Data tersebut berdasarkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 per Minggu, 22 Maret…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Tahanan Rumah Yaqut Cuma Bebani Uang Negara dan Lukai Semangat Antikorupsi

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menilai pengalihan status penahanan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, yang sebelumnya mejadi…

By
Amin Suciady
Rahmat
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri temui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.
Politik

Megawati Temui Prabowo di Istana Diam-diam Jelang Lebaran, Katanya Bahas Hal Ini…

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka,…

dusep-malik
By
Dusep
3 hari lalu
Gambar ilustrasi
Politik

(Part II) Kelabu Ambang Batas Parlemen 7 Persen: Akal Bulus Elite Kubur Suara Rakyat

Pemerintah dan DPR seharusnya membenahi district magnitude (besaran daerah pemilihan) atau fokus…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
1 minggu lalu
Gambar ilustrasi
Politik

(Part I) Kelabu Ambang Batas Parlemen 7 Persen: Akal Bulus Elite Kubur Suara Rakyat

Wacana kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) menjadi 7 persen…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
1 minggu lalu
PDIP keluarkan instruksi antisipasi dampak kenaikan harga minyak dunia.
Politik

Waspada Dampak Perang Timur Tengah, PDIP Keluarkan Instruksi Darurat ke Kader Daerah

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengeluarkan surat instruksi kepada para kadernya di…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
2 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up