Nama Hong Myung-bo kembali menjadi sorotan setelah memutuskan mundur dari jabatan pelatih Timnas Korea Selatan (Korsel) usai timnya gagal melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Pelatih berusia 57 tahun itu mengumumkan pengunduran dirinya kurang dari 24 jam setelah Korsel dipastikan tersingkir dari fase grup.
Dalam konferensi pers, Hong menyatakan keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas hasil yang diraih Taegeuk Warriors.
Di balik pengunduran dirinya, Hong Myung-bo ternyata bukan sosok sembarangan. Ia merupakan salah satu legenda terbesar sepak bola Korsel yang sukses menorehkan prestasi sebagai pemain maupun pelatih.
Lantas, siapa sebenarnya Hong Myung-bo? Berikut profil dan perjalanan karirnya.
Profil Singkat Hong Myung-bo
Hong Myung-bo lahir di Seoul pada 12 Februari 1969. Ia dikenal sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah sepak bola Korsel dan menjadi kapten tim nasional di empat edisi Piala Dunia, yakni 1990, 1994, 1998, dan 2002.
Puncak karirnya sebagai pemain terjadi pada Piala Dunia 2002 saat membawa Korea Selatan mencetak sejarah dengan menembus babak semifinal.
Merujuk dari FIFA, penampilan memukau Hong di turnamen tersebut membuatnya meraih Bronze Ball atau Bola Perunggu. Penghargaan itu menjadikannya pemain Asia pertama yang menerima penghargaan di ajang Piala Dunia.
Memulai Karir sebagai Pelatih
Berdasarkan data Korea Football Association (KFA), Hong mulai meniti karier kepelatihan pada 2005 sebagai asisten pelatih Timnas Korsel. Selama beberapa tahun, ia menjadi bagian dari staf pelatih tim senior dan tim U-23.
Pengalaman itu mengantarkannya dipercaya memegang Timnas Korsel U-20 pada 2009. Di bawah arahannya, tim berhasil melaju hingga babak perempat final Piala Dunia U-20 FIFA 2009.
Pada tahun yang sama, Hong juga ditunjuk sebagai pelatih tim U-23. Prestasi terbaiknya datang di Olimpiade London 2012 ketika Korea Selatan meraih medali perunggu usai mengalahkan Jepang.
Capaian tersebut menjadi medali sepak bola Olimpiade pertama dalam sejarah negara itu.
Berkat keberhasilannya tersebut, Hong kemudian dipercaya menangani tim nasional senior pada 2013.
Mengutip FIFA, ia memimpin Korea Selatan di Piala Dunia 2014 Brasil. Namun, langkah Taegeuk Warriors terhenti di fase grup sehingga Hong memutuskan mengundurkan diri setelah turnamen berakhir.
Bangkit Bersama Ulsan
Setelah meninggalkan tim nasional, Hong melatih klub China, Hangzhou Greentown, pada 2015 hingga 2017.
Ia kemudian ditunjuk sebagai pelatih Ulsan Hyundai pada akhir 2020. Berdasarkan data K League, Hong berhasil membawa klub tersebut menjuarai K League 1 secara beruntun pada musim 2022 dan 2023.
Keberhasilan itu sekaligus mengembalikan reputasinya sebagai salah satu pelatih terbaik di Korea Selatan.
Kembali Memegang Timnas Korea Selatan
Pada JUni 2024 Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan kembali menunjuk Hong Myung-bo sebagai pelatih Timnas Korea Selatan untuk menggantikan Jurgen Klinsmann.
Meski penunjukannya sempat menuai kritik dari sebagian suporter, Hong berhasil membawa Korea Selatan lolos ke Piala Dunia 2026.
Di laga pembuka, Korea Selatan mengawali turnamen dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko. Namun, dua kekalahan beruntun dari Meksiko dan Afrika Selatan membuat Taegeuk Warriors finis di peringkat ketiga grup sehingga gagal melaju ke babak 32 besar.
Mengutip dari ESPN, Hong Myung-bo mengumumkan pengunduran dirinya pada 28 Juni 2026. Dalam pernyataannya, ia mengaku bertanggung jawab penuh atas kegagalan tim dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung Korea Selatan.
Pengunduran diri tersebut menutup periode keduanya bersama Timnas Korea Selatan. Meski gagal memenuhi target di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo tetap dikenang sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola Korea Selatan berkat kiprahnya yang gemilang sebagai pemain maupun pelatih.


















