Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 9 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Sering Disalahartikan Sebagai Wanita Penghibur, Ini Fakta Sebenarnya tentang Geisha Jepang 
Cari Tahu

Sering Disalahartikan Sebagai Wanita Penghibur, Ini Fakta Sebenarnya tentang Geisha Jepang 

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Juli 22, 2026 11:19 am
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Sosok geisha Jepang
Sosok geisha Jepang (Foto: pixabaygavilla)
SHARE

Wanita dengan riasan wajah putih, kimono yang anggun, dan tata rambut khas, sosok geisha sering muncul dalam film, buku, maupun media populer. Namun, di balik citranya yang ikonik, masih banyak orang yang keliru memahami profesi ini.

Tak sedikit yang menganggap geisha sebagai wanita penghibur dalam konteks seksual. Padahal, geisha sejatinya adalah seniman profesional yang menguasai berbagai seni tradisional Jepang, seperti menari, memainkan alat musik, bernyanyi, hingga menemani tamu melalui percakapan yang sopan dan berkelas.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut fakta-fakta tentang geisha Jepang, sosok wanita dengan riasan putih dan pesona khas Jepang yang memikat.

Baca juga:
Ojigi, Tradisi Membungkuk sebagai Bentuk Hormat di Jepang Saat berkunjung ke Jepang, wisatawan mungkin akan sering melihat orang membungkukkan badan…
Mengenal Onsen, Tradisi Berendam Air Panas yang Menjadi Ikon Jepang Wisata berbasis pengalaman atau experience tourism semakin diminati oleh banyak pelancong. Tak…
  • Ojigi, Tradisi Membungkuk sebagai Bentuk Hormat di Jepang
  • Mengenal Onsen, Tradisi Berendam Air Panas yang Menjadi Ikon Jepang

Awalnya, Geisha Berasal dari Kalangan Pria

Banyak orang mengira bahwa geisha sejak awal merupakan profesi perempuan. Padahal, geisha pertama di Jepang justru adalah laki-laki dikenal sebagai taiko-mochi atau hōkan. Mereka bertugas menghibur tamu dengan cerita, humor, musik, dan berbagai pertunjukan.

Baru sekitar pertengahan abad ke-18, perempuan mulai memasuki profesi tersebut. Seiring waktu, jumlah geisha perempuan terus bertambah hingga akhirnya mendominasi dan membuat profesi geisha identik dengan wanita seperti yang dikenal saat ini.

Fenomena Open BO Bukan Sekadar Konten Dewasa, tapi Bagian Jaringan Prostitusi Global

Geisha Bukan Pekerja Seks

Ini adalah kesalahpahaman terbesar tentang geisha. Faktanya, geisha dan pekerja seks memiliki profesi yang berbeda. Pada masa lalu, pemerintah Jepang bahkan membuat aturan yang melarang geisha memberikan layanan seksual agar tidak bersaing dengan para pelacur di kawasan hiburan.

Tugas utama geisha adalah menghibur tamu melalui pertunjukan seni, memainkan alat musik tradisional, menari, bernyanyi, menyajikan upacara minum teh, serta menciptakan suasana percakapan yang hangat dan menyenangkan.

Menjadi Geisha Membutuhkan Latihan Bertahun-tahun

Di Kyoto, calon geisha biasanya memulai pelatihan setelah lulus sekolah menengah pertama dan tinggal di okiya, yaitu rumah tempat geisha dibina. Tahun pertama menjalani tahap shikomi (belajar tata krama, dialek Kyoto, dan tari tradisional). Lalu ada masa minarai selama satu bulan untuk belajar langsung dari geisha senior, hingga akhirnya resmi debut sebagai maiko (calon geisha).

Sebagai maiko, mereka terus berlatih berbagai seni tradisional Jepang, seperti menari, memainkan alat musik shamisen, bernyanyi, upacara minum teh, hingga seni berbincang dengan tamu.

Umumnya, pelatihan untuk menjadi geisha ini berlangsung sekitar lima hingga enam tahun sebelum akhirnya diakui sebagai geisha atau geiko di Kyoto.

Kimono Menjadi Identitas Seorang Geisha

Salah satu ciri paling mudah dikenali dari seorang geisha adalah kimono. Berbeda dengan kebanyakan wanita Jepang yang hanya mengenakan kimono pada acara tertentu, geisha memakai kimono sebagai bagian dari pekerjaannya sehari-hari.

Penampilan mereka juga dilengkapi dengan riasan wajah putih, tata rambut khas, serta aksesori tradisional yang memiliki makna tersendiri. Seluruh penampilan tersebut mencerminkan keanggunan sekaligus menjaga tradisi budaya Jepang.

Masih Bertahan di Era Modern

Meskipun jumlahnya terus menurun, geisha masih tetap ada hingga sekarang, terutama di Kyoto yang dikenal sebagai pusat budaya geisha di Jepang. Profesi ini dikelola melalui organisasi resmi yang mengatur pelatihan, jadwal pertunjukan, hingga pemesanan jasa geisha.

Keberadaan geisha menjadi bukti bahwa Jepang masih berupaya melestarikan seni dan budaya tradisional di tengah perkembangan zaman. Karena itu, geisha bukan sekadar simbol kecantikan, melainkan juga penjaga warisan budaya yang masih dihormati hingga saat ini.

Tag:Budaya JepangFakta GeishaGeisha JepangMitos GeishaTradisi Jepang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Viral Momen Teddy Turunkan Mic Prabowo Saat Rapat Bencana, Netizen: “Seakrab Itu?”
By Ani Ratnasari
Penampakan Tangan Setkan Teddy arahkan microfon Presiden Prabowo. (Sumber: X/@txtdrimedia)
1
Heboh Teori Konspirasi Erupsi Enam Gunung Api Ala Ulta Levenia, Netizen: “Gaya Obrolan Cowok jam 12 Malam!”
By Ani Ratnasari
Tangkap layar dari YouTube Bukan Kaleng-kaleng
2
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 9 September 2026: Jaktim Hujan Ringan, Lima Wilayah Lain Cerah
By Syifa Fauziah
Ilustrasi prakiraan cuaca di Jakarta.
3
Erick Thohir Turun Langsung Cek Stadion Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, SUGBK Sudah 86 Persen
By Hadi Febriansyah
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengecek kesiapan sejumlah stadion
4
Jangan Sembarangan Makan, Ini Makanan Pantangan bagi Penderita Asam Urat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi saat sakit
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Debat. (sumber: Pexels/Gustavo Fring)
Cari Tahu

3 Cacat Logika yang Sering Muncul di Debat, Pernah Nggak Sih Kamu Ikutan?

Pernah nggak sih kamu lagi debat sama orang di kolom komentar, awalnya…

Ani Ratnasaridusep-malik
By
Ani Ratnasari
Dusep Malik
16 jam lalu
Sejumlah pekerja membersihkan badan pesawat Airbus A320 milik Citilink dari abu vulkanik yang diparkir di apron Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten
Cari Tahu

Mengapa Abu Vulkanik Berbahaya bagi Pesawat? Ini Risiko yang Bisa Bikin Bandara Ditutup

Abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
23 jam lalu
Sejumlah anak menikmati suasana matahari terbenam di Pantai Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (6/9/2026).
Cari Tahu

Anak Krakatau Erupsi, Pemerintah Ingatkan Kabar Tsunami Jangan Ditelan Mentah

Dalam konferensi pers Update Situasi Terkini Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, 6 September…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
3 hari lalu
Siswa berangkat sekolah menaiki angkutan umum saat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026).
Cari Tahu

September Belum Beranjak Tenang: Pergolakan 7 Gunung Api Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan aktivitas vulkanik tinggi karena berada di…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up