Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 6 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / September Belum Beranjak Tenang: Pergolakan 7 Gunung Api Indonesia
Cari Tahu

September Belum Beranjak Tenang: Pergolakan 7 Gunung Api Indonesia

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
Last updated: September 6, 2026 6:50 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
54 menit lalu
Share
Siswa berangkat sekolah menaiki angkutan umum saat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026).
Siswa berangkat sekolah menaiki angkutan umum saat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026). (ANTARA FOTO/Yudi Manar/YU)
SHARE

Indonesia merupakan salah satu negara dengan aktivitas vulkanik tinggi karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik. Kondisi tersebut membuat gunung api di Tanah Air terus menunjukkan aktivitas, termasuk erupsi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Daftar isi Konten
  • 1. Gunung Sinabung (Sumatra Utara)
  • 2. Gunung Anak Krakatau (Banten)
  • 3. Gunung Semeru (Jawa Timur)
  • 4. Gunung Ili Lewotolok (NTT)
  • 5. Gunung Lewotobi Laki-Laki (NTT)
  • 6. Gunung Ibu (Maluku Utara)
  • 7. Gunung Dukono (Maluku Utara)
  • Tetap Pantau

Memasuki September 2026, ada tujuh gunung api mengalami erupsi dalam periode pemantauan PVMBG dan Badan Geologi Kementrian ESDM sejak Agustus hingga awal September. Melansir dari laman Explore Indonesia, Minggu, 6 September 2026, berikut rangkuman daftar gunung api yang “batuk-batuk”.

Baca juga:
Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Sekolah di Jakarta Terapkan PJJ Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menerbitkan surat edaran untuk seluruh satuan pendidikan…
Anak Krakatau Erupsi, Pemerintah Ingatkan Kabar Tsunami Jangan Ditelan Mentah Dalam konferensi pers Update Situasi Terkini Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, 6 September…
Sekolah di Tengah Abu Anak Krakatau: Pemerintah Siapkan Opsi PJJ Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI M. Qodari mengatakan pemerintah terus memantau kondisi…
  • Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Sekolah di Jakarta Terapkan PJJ
  • Anak Krakatau Erupsi, Pemerintah Ingatkan Kabar Tsunami Jangan Ditelan Mentah
  • Sekolah di Tengah Abu Anak Krakatau: Pemerintah Siapkan Opsi PJJ

1. Gunung Sinabung (Sumatra Utara)

Lokasi berada di Kabupate Karo, Sumatera Utara, Sinabung menjadi salah satu gunung api yang tercatat mengalami erupsi dalam periode pemantauan 1 Agustus hingga 5 September 2026.

Pada 1 September 2026, Gunung Sinabung dilaporkan mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu sekitar 3.500 meter. Pada tanggal yang sama, status aktivitas Gunung Sinabung juga disebut mengalami kenaikan menjadi Level III atau Siaga.

2. Gunung Anak Krakatau (Banten)

Gunung Anak Krakatau berada di kawasan Selat Sunda, di antara wilayah Lampung dan Banten. Gunung api ini masih menunjukkan aktivitas erupsi hingga September 2026 dan statusnya berada pada Level III atau Siaga.

Pada Jumat, 4 September 2026, pukul 23.07 WIB, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi menerus yang disertai suara dentuman dan gemuruh. Fenomena tersebut berlangsung hingga 5 September dan disebut berkaitan dengan pancaran lava atau lava fountain.

Dampak aktivitas Anak Krakatau juga terpantau hingga wilayah yang jauh dari gunung. Pada Minggu, 6 September, BMKG mendeteksi sebaran abu vulkanik yang meliputi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Di Jakarta, abu diperkirakan turun dengan intensitas tipis.

3. Gunung Semeru (Jawa Timur)

Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini termasuk salah satu gunung api yang mengalami erupsi berulang selama periode pemantauan. Pada 1–5 Agustus 2026, Semeru tercatat sudah mengalami beberapa kali erupsi. Aktivitas kembali terlihat pada 13 Agustus ketika terjadi erupsi dengan tinggi kolom abu lebih dari 900 meter.

4. Gunung Ili Lewotolok (NTT)

Aktivitas Ili Lewotolok dilaporkan meningkat pada 16–19 Agustus 2026. Pada 18 Agustus, lava keluar dari kawah dan mengalir hingga sekitar 1,2 kilometer di sisi selatan gunung. Saat itu, status aktivitas gunung berada pada Level II atau Waspada.

Aktivitas kembali meningkat pada 4 September 2026. Dalam periode pengamatan 00.00–24.00 WITA, Gunung Ili Lewotolok tercatat mengalami 378 kali letusan dengan tinggi kolom abu sekitar 200–600 meter. Aktivitas tersebut juga disertai aliran lava baru sejauh sekitar 500 meter dari bibir kawah.

Pada Minggu, 6 September 2026, Gunung Ili Lewotolok kembali mengalami erupsi pada pukul 06.11 WITA. Erupsi tersebut menghasilkan kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal setinggi sekitar 400 meter di atas puncak dan bergerak ke arah barat.

5. Gunung Lewotobi Laki-Laki (NTT)

Pada 1–5 Agustus 2026, Lewotobi Laki-laki tercatat mengalami erupsi. Aktivitas kembali terjadi pada 27 Agustus, dengan tinggi kolom erupsi sekitar 2.500 meter. Aktivitas tersebut menjadi salah satu perkembangan vulkanik yang perlu diperhatikan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

6. Gunung Ibu (Maluku Utara)

Gunung Ibu berada di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Pada 1–5 Agustus, Gunung Ibu sudah mengalami beberapa kali erupsi. Kemudian pada 1 September 2026, gunung tersebut kembali mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu sekitar 500 meter.

Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan berlangsung selama sekitar 54 detik. Hingga pembaruan tersebut, status Gunung Ibu berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat dan wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.

7. Gunung Dukono (Maluku Utara)

Gunung Dukono berada di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Bersama Gunung Semeru, Ibu, Lewotobi Laki-laki, dan Ili Lewotolok, Dukono telah mengalami erupsi berulang pada periode 1–5 Agustus 2026.

Tetap Pantau

Aktivitas vulkanik dapat berubah dari waktu ke waktu. Masyarakat yang tinggal di sekitar gunung api maupun wisatawan perlu mengikuti informasi dan rekomendasi terbaru dari PVMBG serta Badan Geologi ESDM.

Selain memperhatikan perubahan status gunung, masyarakat juga perlu mengetahui radius bahaya dan wilayah yang harus dihindari apabila terjadi peningkatan aktivitas. Informasi resmi penting untuk membantu masyarakat mengambil langkah mitigasi dan menjaga keselamatan.

Baca juga:
Tubuh Terpapar Abu Vulkanik? Ini 3 Bagian yang Perlu Dilindungi… Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi kondisi…
Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Lontaran Material Pijar Paling Diwaspadai Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria…
Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Status Tetap Siaga Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Siti Sumilah Rita Susilawati…
  • Tubuh Terpapar Abu Vulkanik? Ini 3 Bagian yang Perlu Dilindungi Menurut Kemenkes
  • Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Lontaran Material Pijar Paling Diwaspadai
  • Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Status Tetap Siaga
Tag:Badan GeologiCincin Api PasifikErupsiGunungGunung Anak KrakatauGunung Lewotobi Laki-LakiPVMBG
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Abu Vulkanik Anak Krakatau Usik Langit Bali, 17 Penerbangan di Ngurah Rai Terdampak
By Adi Briantika
Sejumlah pesawat terparkir di apron Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Januari 2023.
1
Abu Vulkanik Masih Mengadang, Soetta dan 2 Bandara Perpanjang Penutupan
By Adi Briantika
Calon penumpang berada konter lapor diri yang tutup di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026).
2
Mata Kena Abu Vulkanik, Jangan Dikucek! Ini Pesan Menkes
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi iritasi mata.
3
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Mengintai, Bandara Soetta Ditutup hingga 09.30 WIB
By Syifa Fauziah
Calon penumpang berada konter lapor diri di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026).
4
AHY Akui Banyak Keluarga Masih Tertekan: Jangan Menjauh dari Kenyataan Rakyat
By Rika Pangesti
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah anak menikmati suasana matahari terbenam di Pantai Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (6/9/2026).
Cari Tahu

Anak Krakatau Erupsi, Pemerintah Ingatkan Kabar Tsunami Jangan Ditelan Mentah

Dalam konferensi pers Update Situasi Terkini Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, 6 September…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
1 jam lalu
Warga menunjukkan abu vulkanik di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026).
Cari Tahu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jabodetabek, Jangan Bersihkan Seperti Debu Biasa

Material abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan mulai terlihat dan…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
7 jam lalu
Sepiring manggleng tersaji di meja.
Cari Tahu

Manggleng, Si Camilan Singkong Khas Jawa yang Gurih dan Pedas Manis

Singkong menjadi salah satu bahan pangan yang banyak diolah menjadi makanan tradisional…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
10 jam lalu
Warga menunjukkan abu vulkanik di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026).
Cari Tahu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengudara, Dokter Tirta Bagikan Tips Aman

Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi dengan intensitas tinggi. Erupsi menerus mulai…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up