Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 11 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Asal-usul Nama Indonesia, Ternyata Bukan Pemberian Belanda
Cari Tahu

Asal-usul Nama Indonesia, Ternyata Bukan Pemberian Belanda

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Agustus 10, 2026 7:08 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Anak-anak mengibarkan bendera Indonesia
Anak-anak mengibarkan bendera Indonesia (Foto: unsplash Hobi industri)
SHARE

Nama Indonesia ternyata tidak muncul begitu saja ketika bangsa ini memproklamasikan kemerdekaan pada 1945.

Daftar isi Konten
  • Pencetus Nama Indonesia
  • Berawal Sebutan Hindia
  • Mulai Dikenal Luas
  • Pergerakan Nasional
  • Sumpah Pemuda
  • Resmi Nama Negara

Sebutan tersebut sudah digunakan jauh sebelumnya dan memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan kajian geografis tentang wilayah kepulauan di Asia Tenggara.

Menariknya, nama Indonesia juga bukan pemberian pemerintah kolonial Belanda. Istilah tersebut pertama kali muncul dalam tulisan ilmiah pada abad ke-19, sebelum kemudian semakin dikenal dan digunakan oleh para tokoh pergerakan untuk menyebut tanah air serta identitas bangsa.

Penasaran seperti apa asal usul nama Indonesia mulai dikenal luas, melansir dari laman Indonesia Baik, berikut penjelasan asal usul dan sejarah nama Indonesia.

Pencetus Nama Indonesia

Istilah “Indonesia” tidak muncul dari pemerintah kolonial Belanda. Sebutan tersebut justru lahir dari pembahasan dua peneliti asal Inggris, George Samuel Windsor Earl dan James Richardson Logan, yang pada pertengahan abad ke-19 banyak berkegiatan dan meneliti kawasan Asia Tenggara.

Baca juga:
Resmi! Jakarta Jadi Tuan Rumah Indonesia Youth Summit 2026, Catat… Pemprov DKI Jakarta resmi jadi tuan rumah penyelenggara Indonesia Youth Summit 2026…
Peringati Sumpah Pemuda, Puan Minta Negara Penuhi Hak Generasi Bangsa Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani meminta agar negara bisa…
Apakah Sumpah Pemuda 1928 Masih Relevan di Era Digital? Oleh Jimmy S. Harianto, Anggota Forum Wartawan Kebangsaan, mantan Redaktur Opini, Redaktur…
  • Resmi! Jakarta Jadi Tuan Rumah Indonesia Youth Summit 2026, Catat Jadwal dan…
  • Peringati Sumpah Pemuda, Puan Minta Negara Penuhi Hak Generasi Bangsa
  • Apakah Sumpah Pemuda 1928 Masih Relevan di Era Digital?

Keduanya adalah peneliti dalam sebuah jurnal ilmiah Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA) yang meneliti berbagai hal mengenai kawasan Asia Tenggara.

Pada masa itu, wilayah yang kini menjadi Indonesia masih berada di bawah pemerintahan kolonial Belanda dan belum berbentuk negara Indonesia.

Pembahasan mengenai nama tersebut berawal dari kebutuhan akademis untuk memiliki sebutan lebih spesifik.

Berawal Sebutan Hindia

Dalam tulisan Earl yang terbit di JIAEA pada 1850, ia menilai sebutan “Hindia” kurang spesifik dan dapat menimbulkan kerancuan. Ia kemudian mengusulkan istilah Indunesians dan Malayunesians.

Logan kemudian mengambil istilah Indu-nesians dan mengembangkannya menjadi Indonesia  sebagai istilah geografis yang lebih ringkas dibandingkan Indian Archipelago. Istilah tersebut kemudian menjadi salah satu sebutan yang akhirnya berkembang jauh.

Intip Cara War ‘Tiket Emas’ Upacara HUT Ke-81 RI di Istana: Kuota Cuma 8.100 Kursi!

Mulai Dikenal Luas

Istilah Indonesia kemudian semakin dikenal setelah dipopulerkan oleh etnolog asal Jerman, Adolf Bastian. Ia menggunakan istilah tersebut dalam sejumlah karyanya yang terbit pada 1884, termasuk Indonesien Oder Die Inseln Des Malayischen Archipels.

Penggunaan istilah Indonesia oleh Bastian membuat sebutan tersebut semakin dikenal dalam kajian mengenai wilayah kepulauan Melayu.

Pergerakan Nasional

Memasuki abad ke-20, istilah Indonesia tidak lagi hanya digunakan dalam konteks ilmiah. Para tokoh pergerakan mulai menggunakan sebutan tersebut untuk menunjukkan identitas dan cita-cita kebangsaan.

Pada 1924, Perhimpunan Indonesia menerbitkan koran Indonesia Merdeka. Penggunaan istilah Indonesia pun semakin kuat sebagai simbol identitas dan perjuangan untuk mencapai kemerdekaan.

Sumpah Pemuda

Penggunaan istilah Indonesia semakin menguat dalam pergerakan nasional, salah satunya melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Dalam ikrar tersebut, para pemuda menyatakan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia.

Sejak saat itu, istilah Indonesia semakin melekat sebagai identitas bersama di tengah perjuangan menuju kemerdekaan.

Resmi Nama Negara

Setelah perjuangan panjang, Indonesia akhirnya resmi digunakan sebagai nama negara setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Sejak saat itu, nama Indonesia bukan lagi sekadar istilah geografis atau sebutan dalam gerakan kebangsaan, tetapi menjadi identitas resmi negara yang merdeka.

Perjalanan istilah Indonesia dari sebutan dalam kajian ilmiah hingga menjadi nama resmi negara berlangsung selama hampir satu abad.

Istilah yang awalnya digunakan untuk menyebut wilayah kepulauan tersebut kemudian berkembang menjadi simbol persatuan dan identitas bangsa.

Kini, Indonesia tidak hanya menjadi nama sebuah negara, tetapi juga menjadi identitas yang menyatukan masyarakat dari berbagai suku, bahasa, budaya, dan daerah di seluruh Nusantara.

Tag:Bukan Pemberian BelandaPergerakan NasionalSejarah IndonesiaSejarah Nama IndonesiaSumpah Pemuda
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
KPK Tahan Empat Tersangka Dugaan Korupsi Iklan Bank BJB, Rugikan Negara Rp 223,6 Miliar
By Rahmat Baihaqi
Direktur PT Wahana Semesta Bandung Ekspres Suhendrik (ketiga kanan), Direktur PT Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan (kedua kanan), dan Komisaris PT Cipta Karya Sukses Bersama Elang Sophan Jaya Kusuma (kanan) berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta
1
Ternyata Begini Cara Buang Pembalut Bekas yang Benar, Jangan Langsung Masuk Tempat Sampah!
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi pembalut.
2
Keracunan MBG Terus Terjadi, JPPI Bongkar Ancaman Serius: Negara Bangun Budaya Impunitas
By Natania Longdong
Sejumlah siswa menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Desa Cot Kumbang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Aceh
3
Keyakinan Konsumen RI Merosot pada Juli 2026, Penghasilan dan Lapangan Kerja Disorot
By Anisa Aulia
Pelamar kerja melakukan wawancara secara tatap muka pada bursa kerja bertajuk Job Market Fair 2026 di BSCC Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur. (Sumber: Antara Foto/Angga Palguna/YU)
4
40.759 Orang Keracunan MBG, Audit Nasional Mendesak: Keselamatan Anak Bukan Bahan Uji Coba!
By Natania Longdong
Relawan mengemas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Polda Sultra, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (19/1/2026).
5

BERITA LAINNYA

Logo HUT Ke-81 RI 2026
Cari Tahu

Bukan Cuma Upacara, Ini Tujuh Agenda Seru HUT ke-81 RI yang Siap Meriahkan Jakarta

Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026 tak hanya akan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Ilustrasi Martha Christina Tiahahu dan Taman Literasi Blok M.
Cari Tahu

Martha Christina Tiahahu: Nona Nusa Laut di Oase Literasi Blok M

Nama Martha Christina Tiahahu mungkin sudah tidak asing bagi sebagian masyarakat Indonesia.…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
1 hari lalu
Ilustrasi kompor bersih.
Cari Tahu

Jurus ‘Kerok’ Dosa Minyak: Siasat Bikin Kompor Kusam Kembali Kinclong Bebas Noda

Kompor yang sering digunakan untuk memasak rentan terkena cipratan minyak, sisa makanan,…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
2 hari lalu
Ilustrasi rumah Rengasdengklok.
Cari Tahu

‘Catur’ Dini Hari Rengasdengklok: Saat Pemuda Sterilkan Soekarno-Hatta dari Bisikan Jepang

Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 lahir dari desakan kuat para pemuda…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up