Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 19 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / KRI Ki Hajar Dewantara: Kapal Perang Tua yang Tinggal Sejarah, Pernah Jadi ‘Kelas Terapung’ Taruna AAL
Cari Tahu

KRI Ki Hajar Dewantara: Kapal Perang Tua yang Tinggal Sejarah, Pernah Jadi ‘Kelas Terapung’ Taruna AAL

Ani RatnasariHardani Triyoga
Last updated: Agustus 19, 2026 4:36 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 jam lalu
Share
KRI Ki Hajar Dewantara-364
KRI Ki Hajar Dewantara-364. (Foto: Istimewa).
SHARE

Di tengah modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia, ada satu kapal perang TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang memiliki sejarah berbeda dibanding kapal tempur lainnya.

Daftar isi Konten
  • KRI dengan Misi Pendidikan
  • Terlibat Operasi Aru Jaya

Kapal itu adalah KRI Ki Hajar Dewantara-364. Kapal perang yang pernah jadi bagian penting dari armada TNI AL ini bukan sekadar dipakai untuk menjalankan misi operasi.

Kapal perang itu juga punya fungsi khusus sebagai kapal latih bagi Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL).

Kini, kapal tersebut sudah tidak lagi menjadi bagian dari armada aktif. KRI Ki Hajar Dewantara tercatat sudah pensiun pada 2019. Sebagian besar riwayatnya justru dikenang karena peran gandanya sebagai kapal perang sekaligus sarana pendidikan bagi calon perwira TNI AL.

Menariknya, KRI Ki Hajar Dewantara kembali jadi perhatian di tengah pembahasan mengenai pengelolaan aset pertahanan yang sudah tidak aktif.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengusulkan ke DPR RI agar kapal perang latih milik TNI AL itu dijual. Prabowo menyampaikan itu melalui Surat Presiden (Surpres) ke DPR RI.

Baca juga:
El Nino Diprediksi Pecahkan Rekor, Dunia Bersiap Hadapi Ancaman Tahun… Fenomena El Nino diperkirakan akan menguat jauh lebih besar dari proyeksi sebelumnya.…
DPR Janji Gaspol RUU Perampasan Aset, Formappi: Sok Optimistik, Substansinya… Janji Komisi III DPR RI untuk mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan…
Marak Penumpang Gelap dan Manifes Bodong, DPR Colek Kemenhub: Evaluasi… Komisi V DPR RI menyorot persoalan manifes penumpang setelah rentetan kecelakaan kapal…
  • El Nino Diprediksi Pecahkan Rekor, Dunia Bersiap Hadapi Ancaman Tahun Terpanas
  • DPR Janji Gaspol RUU Perampasan Aset, Formappi: Sok Optimistik, Substansinya Gak ke…
  • Marak Penumpang Gelap dan Manifes Bodong, DPR Colek Kemenhub: Evaluasi Total KSOP!

Surpres dari Prabowo itu disampaikan langsung oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam forum rapat paripurna DPR, Selasa, 18 Agustus 2026.

KRI dengan Misi Pendidikan

KRI Ki Hajar Dewantara memiliki keunikan yang sulit ditemukan pada kapal perang lainnya. Kapal ini tidak hanya dirancang untuk menjalankan fungsi tempur.

Namun, kapal itu juga jadi tempat para taruna AAL mendapatkan pengalaman langsung mengenai kehidupan di atas kapal perang.

Mengutip dari laman Musium Seosela Soedarman, Rabu, 19 Agustus 2026, nama kapal itu diambil dari Ki Hajar Dewantara, tokoh nasional yang dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional. Sejalan dengan namanya, kapal ini memiliki fungsi pendidikan yang kuat di balik perannya sebagai kapal perang.

KRI Ki Hajar Dewantara-364 dibangun di Galangan Uljanic Ship Yard, Yugoslavia, sebelum dibeli Indonesia pada awal 1980-an. Kapal itu memiliki bobot sekitar 1.850 ton, panjang 96,7 meter, lebar 11,2 meter, serta mampu melaju hingga 26 knot.

Kapal ini juga punya karakteristik unik karena menjadi satu-satunya kapal di armada Indonesia yang tak mempunyai kapal kembar.

Kapal yang disebut memiliki saudara kembar, yakni Ibn Khaldoum yang kemudian berganti nama menjadi Ibn Marjid, sebelumnya digunakan Angkatan Laut Irak. Kapal tersebut kemudian hancur akibat serangan udara Amerika Serikat pada 2003.

Meski memiliki fungsi pendidikan, KRI Ki Hajar Dewantara tetap merupakan kapal perang dengan kemampuan tempur.

Kapal itu dilengkapi meriam Bofors 57 mm, dua kanon Rheinmetall 20 mm, rudal antikapal MM-38 Exocet, rudal permukaan-ke-udara Mistral, torpedo, hingga bom laut untuk peperangan antikapal selam.

Di bagian buritan juga ada helipad yang bisa digunakan untuk helikopter seperti NBO-105 atau Westland Wasp. Namun, fasilitas itu tak dilengkapi hanggar sehingga helikopter tak dapat disimpan di dalam kapal.

Dengan kombinasi persenjataan tersebut, kapal ini pada masanya bukan sekadar kapal untuk mendukung latihan taruna. Tapi, melainkan juga memiliki kemampuan untuk menjalankan misi operasi militer.

Terlibat Operasi Aru Jaya

Salah satu catatan penting dalam perjalanan KRI Ki Hajar Dewantara adalah keterlibatannya dalam Operasi Aru Jaya pada 1992.

Saat itu, kapal tersebut dapat tugas untuk menghadang kapal feri Lusitania Expresso dari Portugal yang hendak memasuki wilayah perairan Timor Timur.

Kapal tersebut diduga akan melakukan aktivitas yang dinilai provokatif sehingga KRI Ki Hajar Dewantara menjalankan misi pencegatan.

Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Selat Hormuz, Centcom Beri Bantahan

Peristiwa tersebut menjadi salah satu bagian dari sejarah panjang kapal perang yang kemudian lebih dikenal luas karena perannya dalam pendidikan militer.

Fungsi pendidikan menjadi pembeda utama KRI Ki Hajar Dewantara dibanding banyak kapal perang lainnya.

Jika KRI Dewaruci dikenal sebagai kapal layar yang digunakan untuk pendidikan dasar calon perwira TNI AL, KRI Ki Hajar Dewantara memberikan pengalaman lanjutan kepada para taruna tentang bagaimana menjalankan kehidupan dan tugas di kapal perang.

Kapal tersebut bahkan memiliki anjungan khusus untuk latihan. Fasilitas itu memungkinkan para taruna mempelajari navigasi secara langsung tanpa mengganggu aktivitas di anjungan utama.

KRI Ki Hajar Dewantara juga memiliki ruang kelas serta kapasitas akomodasi yang relatif besar untuk mendukung fungsi pendidikannya. Kapal ini dapat menampung sekitar 100 taruna di luar awak kapal dan instruktur.

Karena itulah, KRI Ki Hajar Dewantara pernah menjadi semacam ‘kelas terapung’ bagi calon perwira TNI AL. Para taruna tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga merasakan langsung bagaimana navigasi, kehidupan di laut, hingga operasional kapal tempur dijalankan.

Baca juga:
Kecelakaan Transportasi Marak, Biang Masalah Dibongkar: Anggaran Pengawasan Masih Seret Komisi V DPR RI menilai persoalan keselamatan transportasi tak bisa hanya dibebankan…
Kapal Terus Kecelakaan, DPR Bongkar Fakta Mengejutkan: 12 Insiden Terjadi… Rentetan kecelakaan kapal dalam beberapa waktu terakhir membuat Komisi V DPR RI…
Roberto Carlos Dikabarkan Mualaf Usai Bertemu Tokoh Islam Brasil, Ucap… Eks bintang Timnas Brasil dan Real Madrid Roberto Carlos dikabarkan sudah memeluk…
  • Kecelakaan Transportasi Marak, Biang Masalah Dibongkar: Anggaran Pengawasan Masih Seret
  • Kapal Terus Kecelakaan, DPR Bongkar Fakta Mengejutkan: 12 Insiden Terjadi dalam 2…
  • Roberto Carlos Dikabarkan Mualaf Usai Bertemu Tokoh Islam Brasil, Ucap Syahadat 4…

Setelah puluhan tahun mengabdi, KRI Ki Hajar Dewantara akhirnya dipensiunkan pada 2019. Dengan status tersebut, kapal ini kini lebih tepat dilihat sebagai bagian dari sejarah perjalanan TNI AL ketimbang sebagai kapal tempur aktif.

Riwayatnya tetap penting karena KRI Ki Hajar Dewantara pernah menjalankan dua fungsi sekaligus: menjaga kepentingan pertahanan Indonesia dan menjadi sarana pendidikan bagi generasi calon perwira TNI AL.

Di tengah upaya pemerintah memperkuat industri dan alutsista nasional, keberadaan kapal-kapal lama seperti KRI Ki Hajar Dewantara juga menjadi pengingat bahwa aset pertahanan tidak hanya memiliki nilai material, tetapi juga menyimpan sejarah panjang pengabdian.

Adapun mengenai narasi bahwa Presiden Prabowo secara langsung akan menjual KRI Ki Hajar Dewantara, informasi tersebut perlu dibedakan dari pernyataan Prabowo mengenai sejumlah industri pertahanan nasional yang pernah hendak dijual. Sampai saat ini, belum ditemukan sumber tepercaya yang mengonfirmasi Prabowo secara spesifik memerintahkan penjualan KRI Ki Hajar Dewantara.

Tag:AlutsistaBerita PentingDPRKapal PerangKRI Ki Hajar Dewantara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Roberto Carlos Dikabarkan Mualaf Usai Bertemu Tokoh Islam Brasil, Ucap Syahadat 4 Pekan Lalu
By Hadi Febriansyah
Mantan bintang Timnas Brasil dan Real Madrid Roberto Carlos.
1
Mulai Oktober, Bayar Pakai QRIS di Bawah Rp100 Ribu Tak Kena MDR, Ini Aturannya
By Ani Ratnasari
Penumpang memindai kode QR untuk membayar tiket bus Trans Jateng di Semarang, Jawa Tengah
2
DPR dan Pemerintah Finalisasi Nasib Guru PPPK, Ada Jalan Baru Menuju Status PNS
By Rika Pangesti
Ilustrasi Gedung DPR
3
Praperadilan Eks Jampidsus: Polri Buka Suara atas Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah
By Rahmat Baihaqi
Polri memberikan jawaban atas gugatan praperadilan kubu eks Jampidsus Febrie di PN Jakarta Selatan, 19 Agustus 2026.
4
Dugaan Perecok Aksi BEM UI: Mahasiswa Bawa Pisau, Sopir Ambulans Angkut Golok
By Rahmat Baihaqi
Petugas kepolisian dan mahasiswa duduk bersama saat berlangsung unjuk rasa di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Gambar ilustrasi Kartu Kredit Indonesia (KKI)
Cari Tahu

Apa Itu Kartu Kredit Indonesia yang Baru Diluncurkan BI? Begini Cara Pakainya!

Sekarang bayar apapun serba praktis, tinggal buka ponsel, scan QRIS, masukan nominal, dan transaksi…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
1 hari lalu
Ilustrasi Kartu Bansos
Cari Tahu

Desil DTSEN 2026: Pengertian, Cara Cek, dan Mekanisme Perubahan untuk Bansos

Istilah desil belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Berbagai unggahan bahkan menyebut…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Ilustrasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Merdeka.
Cari Tahu

Dari Aceh hingga Papua, Ini 76 Pelajar yang Dipilih Kibarkan Sang Merah Putih di Istana

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, penampilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
3 hari lalu
Ilustrasi Gen Z
Cari Tahu

Ilmu Dagin, Ini 10 Singkatan Sering Digunakan di Kalangan Gen Z 2026

Pernah nggak sih, lagi enak-enak baca chat atau scroll komentar TikTok eh tiba-tiba ketemu…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
6 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up