Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 15 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • iran
  • Spill
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Tahan BI Rate di 4,75 Persen Demi Stabilitas Rupiah
Daerah

Tahan BI Rate di 4,75 Persen Demi Stabilitas Rupiah

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: November 19, 2025 4:32 pm
Anisa Aulia
Ivan
Share
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nz
SHARE

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen pada November 2025.

Keputusan ini diambil salah satunya karena BI tengah fokus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, dengan ditahannya BI Rate maka suku bunga deposit facility tetap sebesar 3,75 persen, dan suku bunga lending facility di 5,50 persen.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada tanggal 18-19 November 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen,”

Perry dalam konferensi pers, Rabu (19/11/2025).

Alasan bank sentral kembali menahan BI Rate ini jelas Perry, sejalan dengan fokus jangka pendek pada stabilisasi nilai tukar rupiah, dan menarik aliran masuk investasi portofolio asing.

Sebab saat ini BI menilai, ada dampak meningkatnya ketidakpastian global.

Meski demikian, BI juga tetap memperkuat efektivitas transmigrasi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial.

Di samping itu, Perry juga membuka ruang BI Rate kembali turun ke depannya, dengan mempertimbangan berbagai faktor.

Ke depan Bank Indonesia kan terus mencermati ruang penurunan suku bunga BI Rate lebih lanjut. Dengan perkiraan inflasi 2025 dan 2026 yang terkendali dalam sasaran 2,5±1 persen, serta perlunya untuk turut pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi,”

Perry.

Adapun sepanjang tahun ini Bank Indonesia sudah memangkas BI Rate sebanyak empat kali. Pemangkasan pertama dilakukan pada Mei 2025 sebesar 25 basis poin (bps) dari 5,75 persen, menjadi 5,50 persen.

Lalu pemangkasan kedua dilakukan pada Juli 2025 sebesar 25 bps menjadi 5,25 persen. Kemudian Agustus BI Rate dipangkas ke 5 persen, dan terakhir di September ada di level 4,75 persen.

BI Rate Diperkirakan Tetap 4,75% Demi Rupiah

Sebelumnya, Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky memproyeksikan Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen.

Mempertahankan suku bunga kebijakan di level 4,75 persen akan memberikan acuan yang diperlukan,”

Riefky dalam laporannya, Rabu (19/11/2025).

Riefky mengatakan, BI akan lebih hati-hati dalam mengambil kebijakan pada bulan November 2025 ini. Salah satunya karena inflasi sudah mulai naik, dan berpotensi kembali meningkat ke depannya.

Inflasi mulai meningkat dan berpotensi naik lebih lanjut seiring dengan puncak permintaan musiman, sementara arus keluar portofolio dan pelemahan rupiah menegaskan pentingnya menjaga stabilitas eksternal,”

Riefky.

Ia menuturkan, saat ini juga kekhawatiran sedang meningkat terkait risiko fiskal dan quasi-fiskal, sehingga meningkatkan sentimen investor terhadap sinyal kebijakan.

Untuk itu, Riefky menilai bahwa ditahannya BI Rate akan membantu membatasi tekanan pada nilai tukar rupiah, dan memperkuat kepercayaan terhadap kemandirian kebijakan Bank Indonesia.

Tag:Bank IndonesiaPerry WarjiyoStabilitas Rupiah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Trump dan Xi Jinping Bertemu di Beijing, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke US$105 per Barel
By Anisa Aulia
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
1
Sidang Kasus Air Keras: Serda Edi Sudarko Ngaku Kesal Lihat Video Andrie Yunus di Hotel Fairmont
By Rahmat
Hakim menampilkan foto salah satu terdakwa yang juga terkena air keras Serda Edi Sudarko (kedua kanan) pada sidang lanjutan kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (6/5/2026). Sidang tersebut beragendakan mendengar keterangan delapan orang saksi dengan rincian lima orang anggota TNI dan tiga orang warga sipil yang dihadirkan Oditur Militer.
2
Buntut Polemik LCC Kalbar: MPR RI Nonaktifkan Dua Juri dan MC, Final Bakal Diulang
By Hadi Febriansyah
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah.
3
Efek Domino Kurs Rp17.500: Manufaktur Terjepit, Daya Beli Masyarakat Turun, dan Potensi PHK
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta, Kamis (23/4/2026). Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Kamis (23/4/2026) melemah 106 poin atau 0,62 persen menjadi Rp17.287 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.181 per dolar AS, dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dunia akibat perang AS dan Iran.
4
Kevin Warsh Disetujui Jadi Ketua The Fed Gantikan Jerome Powell, Ini PR Beratnya
By Anisa Aulia
Kevin Warsh, Ketua Federal Reserve (The Fed) terpilih. (Sumber: Dok. Federal Reserve)
5

BERITA LAINNYA

Produk Semen Indonesia
Daerah

Semen Indonesia Tebar Dividen Rp190,84 Miliar, Ini Jadwalnya

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp190,84…

Nisa-OWRITEAmin Suciady
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
1 hari lalu
5kg tempe milik jemaah haji
Daerah

Heboh! Jemaah Haji Asal Indonesia Bawa 5 Kg Tempe Orek ke Jeddah

Seorang jemaah haji dari Indonesia menarik perhatian petugas keamanan di Bandara King…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
2 hari lalu
Suasana di lokasi perkantoran di Hayam Wuruk, Jakarta Barat, yang dijadikan tempat operasi judol jaringan internasional.
Daerah

ISESS: Berantas Judol Internasional Jangan Sekadar Gerebek, Harus Putus Aliran Uang

Bambang Rukminto, pengamat kepolisian dari ISESS, mengapresiasi Polri dalam penggerebekan gedung operasional…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
2 hari lalu
Evakuasi 11 bayi
Daerah

Kronologi Penitipan Bayi Ilegal di Sleman, Polisi Evakuasi 11 Bayi

Praktik penitipan bayi ilegal di wilayah Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta,…

Ani RatnasariSyifa Fauziah
By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up