Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 7 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • MBG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Lima Petani Bengkulu Ditembak, Polisi Didesak Usut Senjata Api Satpam Perusahaan
Daerah

Lima Petani Bengkulu Ditembak, Polisi Didesak Usut Senjata Api Satpam Perusahaan

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
Last updated: November 25, 2025 5:15 pm
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
gambar ilustrasi
gambar ilustrasi (Foto: pixabay)
SHARE

Lima petani di Desa Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, dilaporkan mengalami luka berat akibat ditembak oleh pihak keamanan Perusahaan Sawit PT. Agro Bengkulu Selatan (PT. ABS) pada Senin, 24 November 2025.

Insiden ini diduga merupakan puncak dari konflik agraria yang telah berlangsung lama dan tak kunjung diselesaikan. Sebelum insiden ini para petani berulang kali menghadapi teror berupa perusakan pondok dan tanaman, bahkan mengalami kriminalisasi terkait sengketa lahan tersebut.

Kejadian ini tidak bisa dilepaskan dari konflik agraria antara Petani Pino Raya dan PT. ABS yang dibiarkan berlangsung lama dan tidak diselesaikan oleh Kementerian ATR/BPN RI dan Pemerintah Daerah Bengkulu (gubernur maupun bupati), setidaknya sejak tahun 2012,”

kata Direktur Eksekutif Walhi Bengkulu Dodi Faisal, dalam keterangan tertulis, Senin.

Konflik ini diawali dengan terbitnya Surat Keputusan Bupati Bengkulu Selatan Nomor: 503/425 Tahun 2012 tentang Pemberian Izin Lokasi Perkebunan kepada PT ABS seluas 2.950 hektare di Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan. 

Ketegangan dimulai sekira pukul 10.00 WIB, ketika petani mendapati pihak PT. ABS menggunakan buldoser untuk ketiga kalinya menghancurkan tanaman pertanian milik warga. Pukul 10.45, terjadi keributan antara petani dan pihak perusahaan yang bersikeras tidak ingin meninggalkan lokasi.

Pukul 12.00, keributan memanas. 45 menit kemudian salah seorang pihak keamanan PT. ABS menembak petani bernama Buyung di bagian dada. Setelah melakukan penembakan, terduga pelaku berlari sambil menembak secara membabi buta ke arah belakang. Tembakan tersebut mengenai Linsurman (tertembak di bagian dengkul), Edi Hermanto (tertembak di bagian paha), Santo (tertembak di bagian rusuk bawah ketiak), dan Suhardin (tertembak di bagian betis).

Setelah itu, warga berhasil mengejar dan menangkap terduga penembak bernama Ricky. Sementara warga lainnya melarikan kelima korban ke rumah sakit, untuk mendapatkan perawatan medis.

Walhi pun mendesak Polda Bengkulu untuk mengusut tuntas peristiwa ini, termasuk menyelidiki kepemilikan senjata api pihak keamanan PT. ABS, serta memastikan perlindungan keamanan bagi korban, keluarga, dan seluruh Petani Pino Raya; dan mendesak Kementerian ATR/BPN RI segera memastikan penyelesaian konflik agraria yang berpihak pada petani dan mencabut Izin Perkebunan PT. ABS.

Respons Komnas HAM

Komnas HAM meminta kepada Polda Bengkulu segera mengusut tuntas peristiwa penembakan, termasuk memeriksa kepemilikan dan penggunaan senjata api oleh pihak keamanan PT. ABS, serta memastikan proses hukum berjalan transparan dan akuntabel; menjamin perlindungan keamanan bagi para korban, keluarga korban, dan seluruh Petani Pino Raya dari segala bentuk intimidasi lanjutan.

Penembakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak untuk hidup, hak atas rasa aman, serta hak atas perlindungan dari tindak kekerasan sebagaimana dijamin dalam konstitusi, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, serta prinsip-prinsip HAM internasional,”

kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin P Siagian, dalam keterangan tertulis, Selasa.

Lembaga itu juga meminta Kementerian ATR/BPN RI segera merampungkan sengketa secara adil dan transparan sejalan dengan prinsip HAM dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Tag:Komnas HAMpetaniwalhi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Selebrasi pemain dan manajemen Persib Bandung usai laga
Olahraga

Persib Bandung Hormati Keputusan Pemindahan Venue Laga Kontra Persija Jakarta

Manajemen Persib Bandung akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait perubahan lokasi pertandingan melawan Persija Jakarta pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026. Duel klasik yang semula direncanakan berlangsung di Jakarta kini…

By
Hadi Febriansyah
Syifa Fauziah
3 Min Read
Kapal tanker raksasa Iran
Internasional

Trump Baru Bilang Operasi di Selat Hormuz Disetop, Kapal Tanker Iran Justru Diserang

Baru pengumuman penghentian operasi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran, kini Pasukan militer AS, yang beroperasi di Teluk Oman telah melumpuhkan sebuah kapal tanker minyak berbendera Iran, pada Rabu, 6 Mei…

By
Iren Natania
Dusep
2 Min Read
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Asprilla Dwi Adha/hma)
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Tumbuh 5,61% Tapi Rupiah Ambruk, Investor Mulai Tak Percaya Pemerintah?

Ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 tumbuh sebesar 5,61 persen. Namun, pertumbuhan ini tidak sejalan dengan kondisi nilai tukar rupiah yang tertekan hingga ke level Rp17.400 per dolar AS. Direktur Ekonomi…

By
Anisa Aulia
Dusep
5 Min Read

BERITA LAINNYA

Warga mengamati bangkai bus PO ALS yang terbakar di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. (Sumber: Antara Foto/BPBD Kabupaten Muratara)
Daerah

Maut di Muratara Sumsel! Bus ALS Tabrak Truk Tangki hingga Terbakar, 16 Korban Jiwa

Sebuah truk tangki terbakar hebat setelah terlibat kecelakaan dengan Bus ALS di…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
10 jam lalu
fenomena flexing
Daerah

Flexing Adalah: Pengertian, Penyebab, Dampak, dan Cara Menghindarinya

Flexing adalah salah satu fenomena di mana seseorang memamerkan kemewahan kepada publik.…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
15 jam lalu
Tangkapan layar aksi perampokan disertai pembunuhan di Riau
Daerah

Viral di Medsos! Lansia di Pekanbaru Dirampok dan Dibantai Menantu, Pelaku Dibekuk di Dua Provinsi

Pelaku perampokan yang disertai pembunuhan sadis terhadap terhadap seorang wanita lanjut usia…

Amin Suciady
By
Amin Suciady
4 hari lalu
TNI menyita kepingan timah balok yang diduga akan diselundupkan.
Daerah

Bawa 1,2 Ton Timah Ilegal, TNI dan Mahasiswa Diciduk di Tanjung Kalian

Satuan Lapangan (Satlap) Tri Cakti bersama Tim Intelrem 045/Gaya gagalkan penyelundupan timah…

owrite-adi-briantika
By
Adi Briantika
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up