Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / Kasus Guru Cabuli Siswi SD di Sumut Jadi Sorotan, TII: Implementasi UU TPKS Masih Perlu Diperkuat
Daerah

Kasus Guru Cabuli Siswi SD di Sumut Jadi Sorotan, TII: Implementasi UU TPKS Masih Perlu Diperkuat

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Juli 27, 2026 4:39 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Peneliti Bidang Hukum The Indonesian Institute (TII) - Center for Public Policy Research, Afifah Fitriyani Oceanto
Peneliti Bidang Hukum The Indonesian Institute (TII) - Center for Public Policy Research, Afifah Fitriyani Oceanto (Foto: The Indonesian Institute)
SHARE

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan seorang guru terhadap siswi sekolah dasar di Sumatera Utara kembali memicu sorotan terhadap efektivitas implementasi Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).

Meski regulasi tersebut telah berlaku sebagai payung hukum perlindungan korban, penerapannya dinilai masih membutuhkan penguatan agar penanganan perkara berjalan konsisten di seluruh Indonesia.

Peneliti Bidang Hukum The Indonesian Institute (TII) – Center for Public Policy Research, Afifah Fitriyani Oceanto, mengatakan penguatan implementasi UU TPKS menjadi pekerjaan rumah penting, terutama dalam memastikan aparat penegak hukum menerapkan aturan secara seragam dan berorientasi pada perlindungan korban.

Implementasi UU TPKS masih memerlukan penguatan, terutama dalam memastikan penerapan aturan dilakukan secara konsisten oleh aparat penegak hukum di seluruh Indonesia,”

kata Afifah dalam keterangannya, Senin, 27 Juli 2026.

Menurutnya, penguatan kapasitas penyidik menjadi salah satu aspek krusial agar penanganan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak tidak bergantung pada kemampuan masing-masing daerah.

Baca juga:
Setelah 28 Tahun Menanti, Tambang Seng dan Timbal Raksasa di… PT Dairi Prima Mineral (DPM) memastikan proyek tambang bawah tanah timah hitam…
Kasus Guru di Sumut Bikin Geram, TII Bongkar Lemahnya Perlindungan… Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan seorang guru terhadap siswi sekolah dasar…
Mengenal Rumah Bolon, Rumah Adat Sumatera Utara yang Khas Rumah Bolon merupakan rumah adat tradisional masyarakat Batak di Sumatera Utara yang…
  • Setelah 28 Tahun Menanti, Tambang Seng dan Timbal Raksasa di Dairi Siap…
  • Kasus Guru di Sumut Bikin Geram, TII Bongkar Lemahnya Perlindungan Korban Kekerasan…
  • Mengenal Rumah Bolon, Rumah Adat Sumatera Utara yang Khas

Selain itu, penyusunan standar operasional prosedur (SOP) yang seragam juga diperlukan agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Afifah menambahkan, koordinasi antarlembaga juga harus diperkuat, mulai dari kepolisian, kejaksaan, pengadilan, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), hingga lembaga layanan lainnya.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan korban memperoleh perlindungan, pendampingan, dan pemulihan secara menyeluruh.

Evaluasi Implementasi UU TPKS Perlu Didukung

Selain aspek penegakan hukum, TII juga menilai evaluasi implementasi UU TPKS perlu didukung oleh sistem data yang transparan dan terintegrasi.

Masyarakat berhak mengetahui perkembangan penanganan perkara, mulai dari jumlah laporan yang diterima, kasus yang naik ke tahap penyidikan, penuntutan, hingga putusan pengadilan,”

jelasnya.

Transparansi data tersebut dinilai tidak hanya menjadi bentuk akuntabilitas kepada publik, tetapi juga menjadi dasar dalam menyusun kebijakan berbasis bukti untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan seksual.

Waka DPR Minta BKN Tak Ragu Pecat Jika Guru ASN Tanjungbalai Terbukti Terlibat Pencabulan

Karena itu, TII mendesak pemerintah bersama aparat penegak hukum melakukan evaluasi berkala terhadap penanganan perkara kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Langkah tersebut mencakup penguatan kapasitas penyidik Unit PPA, penyusunan indikator kinerja yang berorientasi pada kualitas perlindungan korban, peningkatan koordinasi antarlembaga, serta transparansi data penanganan perkara.

Tidak ada korban yang seharusnya kehilangan akses terhadap keadilan karena lemahnya sistem penegakan hukum. Negara memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa setiap korban memperoleh perlindungan, pendampingan, dan kepastian hukum secara adil tanpa diskriminasi,”

katanya.

Maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak harus menjadi momentum bagi pemerintah dan aparat penegak hukum untuk memperkuat kualitas penegakan hukum, bukan sekadar meningkatkan jumlah perkara yang diproses, tambahnya.

Tag:Kasus Pencabulan Sumutkekerasan seksual anakPerlindungan anakSumatera UtaraUU TPKS
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Polisi Ungkap Kronologi Bentrok Maut di Jalan Tambak, Berawal dari Teguran Warga
By Syifa Fauziah
Bentrok di Jalan Tambak, Jakarta Pusat
1
Shin Tae-yong Buka Suara Usai Persija Tumbang dari Persebaya, Singgung Persiapan Singkat
By Hadi Febriansyah
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong
2
Febrie Dikritik Dapat Perlakuan Istimewa, MAKI: Semua Tersangka Harus Diperlakukan Sama!
By Rahmat Baihaqi
Tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) turun dari mobil tahanan setibanya di Rutan Cabang KPK, Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
3
Pria Diduga Karumga Eks Jampidsus Febrie Meninggal Misterius, Polisi Telusuri CCTV
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi garis polisi. (Sumber: Unsplash/ Ted Balmer)
4
Kaesang Maju di Dapil Puan, PSI Sedang Uji Benteng Terkuat PDIP Jelang Pemilu 2029
By Rahmat Tunny
Kaesang Pangarep, Anak dari Presiden ke-7 Joko Widodo. (Sumber: IG @kaesangp)
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi keadilan hukum untuk anak.
Daerah

Kasus Guru di Sumut Bikin Geram, TII Bongkar Lemahnya Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan seorang guru terhadap siswi sekolah dasar…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Ilustrasi orang kesakitan.
Daerah

BAB Sambil Main HP Berujung Ambeien: Kebiasaan Sepele yang Bikin Anus “Menjerit”

Dalam salah satu video di akun TikTok pribadinya, dr. Ikhsan Qotih, melalui konten MPR…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
1 hari lalu
Pekerja kebersihan menyapu lantai sekolah pascaledakan bom rakitan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026).
Daerah

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Dipicu Bullying, JPPI: Pemerintah Jangan Hanya Andalkan Regulasi

Koordinator Advokasi Seknas Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ari Hardi menilai, pemerintah…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
3 hari lalu
Sayuti Achmad
Daerah

Sayuti Achmad Siap Maju Jadi Ketua PWI Aceh, Usung Visi Perkuat Profesionalisme Wartawan

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lhokseumawe periode 2026-2029 Sayuti Achmad menyatakan…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up