Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 15 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • iran
  • Spill
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Permintaan Sektor Perumahan Lesu, Purbaya: Waduh Gawat Nih
Ekonomi Bisnis

Permintaan Sektor Perumahan Lesu, Purbaya: Waduh Gawat Nih

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: November 3, 2025 2:42 pm
Anisa Aulia
Ivan
Share
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Foto: OWRITE/Anisa Aulia
SHARE

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap, permintaan sektor perumahan saat ini tengah melemah.

Hal ini tercermin dari realisasi kredit PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) yang masih rendah, dari dana penempatan yang diberikan pemerintah.

Purbaya mengatakan, pemerintah telah menempatkan dana sebesar Rp200 triliun ke lima Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Namun, realisasi penyaluran kredit di BTN masih sangat rendah baru sebesar Rp4,8 triliun atau 19 persen per 30 September, dari total dana Rp25 triliun.

Saya sebar di lima bank Rp200 triliun itu di Mandiri, BRI, BNI, BTN, BSI rata-rata penyerapannya sudah lumayan, kecuali BTN baru 19 persen. Uangnya akan saya pindahin ke tempat lain nanti,”

Purbaya dalam Rapat Kerja Komite IV DPD RI di Jakarta, Senin (3/11/2025).

Purbaya mengungkapkan, penyebab masih rendahnya penyaluran kredit itu, karena permintaan di sektor perumahan sedang melemah. Dia pun mengaku khawatir dengan kondisi ini.

Disini ada komisaris BTN? Tapi katanya pertamanya dia bilang kami akan serap malah kurang, ternyata baru segini dia serap. Ini menggambarkan demand di sektor perumahan lemah sebetulnya, jadi saya pikir waduh gawat kita nih,”

Purbaya.

Namun demikian, Purbaya meyakini permintaan sektor perumahan akan kembali naik seiring dengan pulihnya perekonomian. Salah satu faktor pemulihan ekonomi ini katanya, berasal dari penempatan dana pemerintah di perbankan.

Mungkin itu kan perlu ekonomi jalan dulu baru pelan-pelan dia tumbuh, jadi kita nggak bisa paksa orang beli rumah atau pinjam rumah ketika incomenya nggak jelas. Tapi dengan gerakannya seperti ini harusnya income akan balik secara bertahap 2026, saya pikir income dari sektor perumahan akan kembali sehat lagi.”

Purbaya.

Adapun hingga 30 September 2025 realisasi penyaluran kredit yang sudah dilakukan Bank Mandiri dari penempatan dana pemerintah adalah Rp40,6 triliun atau 74 persen dari total dana. Kemudian Bank BRI Rp33,9 triliun atau 62 persen.

Selanjutnya Bank BNI Rp27,6 triliun atau sudah 50 persen, Bank BTN realisasi penyaluran baru senilai Rp4,8 triliun atau 19 persen. Sedangkan Bank BSI Rp5,5 triliun atau 55 persen.

Tag:HimbaraPurbayaSektor Perumahan
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Trump dan Xi Jinping Bertemu di Beijing, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke US$105 per Barel
By Anisa Aulia
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
1
Sidang Kasus Air Keras: Serda Edi Sudarko Ngaku Kesal Lihat Video Andrie Yunus di Hotel Fairmont
By Rahmat
Hakim menampilkan foto salah satu terdakwa yang juga terkena air keras Serda Edi Sudarko (kedua kanan) pada sidang lanjutan kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (6/5/2026). Sidang tersebut beragendakan mendengar keterangan delapan orang saksi dengan rincian lima orang anggota TNI dan tiga orang warga sipil yang dihadirkan Oditur Militer.
2
Buntut Polemik LCC Kalbar: MPR RI Nonaktifkan Dua Juri dan MC, Final Bakal Diulang
By Hadi Febriansyah
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah.
3
Efek Domino Kurs Rp17.500: Manufaktur Terjepit, Daya Beli Masyarakat Turun, dan Potensi PHK
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta, Kamis (23/4/2026). Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Kamis (23/4/2026) melemah 106 poin atau 0,62 persen menjadi Rp17.287 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.181 per dolar AS, dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dunia akibat perang AS dan Iran.
4
Kevin Warsh Disetujui Jadi Ketua The Fed Gantikan Jerome Powell, Ini PR Beratnya
By Anisa Aulia
Kevin Warsh, Ketua Federal Reserve (The Fed) terpilih. (Sumber: Dok. Federal Reserve)
5

BERITA LAINNYA

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (sumber: Kementan)
Ekonomi Bisnis

RI Ekspor 47,2 Ribu Ton Pupuk ke Australia, Mentan Incar India-Brasil

Indonesia melakukan ekspor perdana pupuk urea ke Australia sebanyak 47.250 ton, atau…

Nisa-OWRITEAmin Suciady
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
11 jam lalu
Emas Batangan. (Sumber: Unsplash/Jingming Pan)
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Turunkan Harga Patokan Ekspor Emas, Ini Alasannya

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menurunkan, Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR)…

Nisa-OWRITEAmin Suciady
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
12 jam lalu
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Imbas Pengumuman MSCI, IHSG Terperosok 3,53% dan Dana Asing Kabur Rp1,5 Triliun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah selama perdagangan tiga hari terakhir, mulai…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
14 jam lalu
Bahan Bakar Avtur
Ekonomi Bisnis

Kemenhub Naikkan Fuel Surcharge Maksimal 100% dari Tarif Batas Atas Penerbangan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan penyesuaian, besaran biaya tambahan bahan bakar atau fuel…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up