Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 20 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • BMKG
  • iran
  • Banjir
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Purbaya Sindir Kinerja Penyaluran Kredit
Ekonomi Bisnis

Purbaya Sindir Kinerja Penyaluran Kredit

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: November 20, 2025 11:16 pm
Anisa Aulia
Ivan
Share
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Foto: OWRITE/Anisa Aulia
SHARE

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyinggung kinerja penyaluran kredit PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) atas dana penempatan pemerintah sebesar Rp25 triliun.

Hal ini sebagai respons permintaan Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu untuk mendapat tambahan dana penempatan pemerintah.

Purbaya mengatakan, belum mendapat surat permohonan resmi dari BTN atas permintaan tersebut. Dia menilai, serapan dana sebelumnya juga belum maksimal.

Dari Rp55 triliun pertama, penyerapannya di Mandiri sudah 100 persen disalurkan, BRI 100 persen, BNI 68 persen, BTN baru 41 persen, kenapa mereka minta lagi ya? Aneh juga,”

Purbaya dalam APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

“Ya sudah titip ya BTN, ya, bilang kalau suratnya sudah jadi nanti kita kasih,”

Purbaya.

Purbaya menjelaskan, tambahan penempatan dana pemerintah hanya bisa diputuskan setelah surat permohonan BTN diterima, serta dilakukan penilaian terhadap kualitas penyaluran sebelumnya.

Di samping itu, terdapat sejumlah pertimbangan sebelum menempatkan dana. Hal ini diantaranya kondisi likuiditas perbankan, serta kebutuhan menjaga transmisi suku bunga kredit ke masyarakat.

Kita lihat dulu pertumbuhan uang primer, M0, base money itu di Oktober turun sedikit ke 7,7 persen dibandingkan September akhir yang 13,3 persen, jadi kita pikir ini mesti didorong ke atas lagi likuiditas di sistem,”

Purbaya.

Sebagai informasi, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan pihaknya sedang menyiapkan surat permohonan tambahan penempatan dana pemerintah. Dana tambahan yang diinginkan perseroan ada di kisaran Rp5-Rp10 triliun.

Kami lagi ingin mengajukan surat, tetapi belum tahu disetujui atau tidak disetujui, namanya usaha kan boleh saja, ya,”

Nixon.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Febrio Nathan Kacaribu mengungkapkan bahwa pemerintah menambah dana penempatan ke sejumlah bank pemerintah dan satu bank daerah sejak 10 November 2025. Tambahan dana itu sebesar Rp76 triliun.

Sehingga sektor riilnya juga bergerak, di mana kredit yang disalurkan oleh sektor keuangan, sektor perbankan itu bisa lebih cepat, didukung dengan cost of fund yang lebih rendah,”

Febrio dalam RDP bersama Komisi XI DPR RI, Senin (17/11/2025).

Adapun tambahan dana penempatan pemerintah sebesar Rp76 triliun diberikan untuk Bank Mandiri sebesar Rp25 triliun, Bank BRI Rp25 triliun, dan BNI senilai Rp25 triliun. Sedangkan satu bank daerah itu adalah Bank Pemerintah Daerah (BPD) Jakarta sebesar Rp1 triliun.

Febrio melanjutkan, hingga 22 Oktober dari penempatan dana Rp200 triliun, realisasi penyaluran kredit sudah mencapai 84 persen atau Rp167,6 triliun.

Mereka sudah menggunakan 84 persen dari Rp200 tersebut, ini laporan per 22 Oktober,”

Febrio.

Bila dirinci, realisasi penyaluran kredit Bank Mandiri sebesar Rp55 triliun alias sudah 100 persen, Bank BRI realisasi Rp55 triliun atau 100 persen. Kemudian BNI 68 persen atau Rp37,4 triliun, BTN sebesar Rp10,3 triliun atau 41 persen, dan BSI Rp9,9 triliun atau 99 persen.

Tag:BTNPenyaluran KreditPurbaya
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi saat terkena
Hype

Waspada! 5 Makanan Ini Bisa Bikin Gerd Kamu Makin Parah

Gerd atau Gastroesophageal Reflux Disease dipicu oleh beberapa hal, salah satunya adalah pola makan yang salah. Oleh karena itu penderita asam lambung dianjurkan untuk menghindari makanan dan minuman yang menjadi…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan
4 Min Read
pertandingan Dewa United U-20 kontra Bhayangkara FC U-20
Olahraga

Viral Tendangan Kungfu di EPA U-20, PSSI Siap Hukum Berat Pemain & Wasit

PSSI mengambil langkah cepat setelah menerima laporan terkait insiden dalam pertandingan Dewa United U-20 kontra Bhayangkara FC U-20 pada ajang Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 2025/2026. Sekretaris Jenderal…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 Min Read
Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Ekonomi Bisnis

RI Ekspor 545 Ton Produk Unggas, Nilainya Capai Rp18,2 Miliar

Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkapkan, kinerja ekspor komoditas unggas pada 2026 melonjak. Pada Maret 2026, Indonesia mengekspor 545 ton produk unggas senilai Rp18,2 miliar. Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengungkapkan temuan Gas di Kaltim. (Sumber: Owrite/Iren Natania)
Ekonomi Bisnis

Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Bahlil Minta Doa

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pemerintah…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
4 jam lalu
Caption: Alat berat jenis excavator dan satu unit dump truck di aktivitas tambang ilegal di Kalimantan Timur
Ekonomi Bisnis

Bahlil Bakal Sikat IUP Tambang ‘Numpang’ di Kawasan Hutan Lindung hingga Konservasi

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai melakukan pembenahan terhadap Izin…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
5 jam lalu
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat membahas soal BBM Nonsubsidi yang naik. (Sumber: Owrite/Iren Natania)
Ekonomi Bisnis

BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Sentil Kelas Atas yang Beli Barang Subsidi: Emang Nggak Malu?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, angkat suara terkait…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
5 jam lalu
Gerai KFC tutup sebanyak 25 toko sepanjang 2025. (Sumber: Unsplash/Michael Starkie)
Ekonomi Bisnis

Puluhan Gerai Tutup, KFC Rugi Rp366 Miliar pada 2025

PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) alias KFC membukukan, rugi bersih yang…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up