Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 25 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Bahlil Rem Produksi Batu Bara 2026 Jadi 600 Juta Ton, Ada Apa?
Ekonomi Bisnis

Bahlil Rem Produksi Batu Bara 2026 Jadi 600 Juta Ton, Ada Apa?

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Januari 8, 2026 3:51 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
8 bulan lalu
Share
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat konpres kinerja sepanjang 2025. (Sumber: Owrite/Iren Natania)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat konpres kinerja sepanjang 2025. (Sumber: Owrite/Iren Natania)
SHARE

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah akan memangkas target produksi batu bara pada 2026 menjadi sekitar 600 juta ton.

Kebijakan tersebut menandai penurunan produksi sekitar 24 persen dibandingkan realisasi produksi batu bara pada 2025 yang tercatat mencapai 790 juta ton.

Bahlil menyampaikan bahwa pemangkasan produksi dilakukan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan global, sekaligus mendorong harga batu bara agar kembali membaik serta menjaga keberlanjutan cadangan nasional.

Batu bara yang diperdagangkan di global 1,3 miliar ton. Dari jumlah itu, Indonesia menyuplai 514 juta ton atau 43 persen, akibatnya apa supply and demand tidak terjaga, artinya harga batu bara turun. Lewat kesempatan berbahagia ini, Kementerian ESDM sudah rapatkan dengan Dirjen Minerba, kita akan lakukan revisi terhadap kuota RKAB. Jadi, produksi kita akan turunkan supaya harga bagus dan tambang kita untuk cucu kita,”

kata Bahlil dalam konferensi pers terkait Capaian Kinerja Tahun 2025 Kementerian ESDM di Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.

Bahlil menambahkan bahwa penyesuaian kebijakan ini juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan dan kepentingan jangka panjang nasional.

Bangsa ini harus berjalan, terus lingkungan kita jaga, dan ini juga terjadi tidak hanya di batu bara, termasuk nikel kita akan sesuaikan kebutuhan indsutri dan supply ore nickel kita,”

ujarnya.

Bahlil menjelaskan bahwa saat ini Kementerian ESDM tengah melakukan penghitungan ulang kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang.

Urusan RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) Pak Dirjen Minerba lagi hitung, yang jelas di sekitar 600 juta lah batu bara, kurang lebih lah, bisa kurang bisa lebih dikit, catatnya kurang lebih ya. nanti judulnya pasti 600 (juta),”

bebernya.

Selain batu bara, pemerintah juga akan menyesuaikan target produksi nikel pada 2026. Penyesuaian tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan industri dalam negeri sekaligus mendorong pemerataan ekonomi.

Nikel, kami akan sesuaikan dengan kebutuhan industri dan kita akan bikin pemerataan, maksudnya industri-industri besar harus beli ore nickel dari pengusaha tambang, jangan ada monopoli, kita ingin perusahaan daerah kuat supaya ada kolaborasi supaya hilirisasi berkeadilan. Kita support tapi harus berkolaborasi,”

tuturnya.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, produksi batu bara pada 2025 tercatat mencapai 790 juta ton, turun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 836 juta ton. Dari total produksi tersebut, sebanyak 514 juta ton atau 65,1 persen diekspor ke pasar global, sementara 254 juta ton atau sekitar 32 persen diserap pasar domestik.

Penjualan domestik batu bara digunakan untuk kebutuhan pembangkit listrik serta sektor non-kelistrikan, seperti industri semen dan fasilitas pengolahan serta pemurnian mineral (smelter). Adapun stok batu bara tercatat sebesar 22 juta ton atau sekitar 2,8 persen dari total produksi.

Meski mengalami penurunan 5,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, realisasi produksi batu bara pada 2025 tetap mencatatkan rekor produksi tertinggi kedua sepanjang sejarah. Sebelumnya, produksi batu bara pada 2024 menjadi yang tertinggi sepanjang masa, melampaui rekor tahun 2023 yang tercatat sebesar 775 juta ton.

Tag:Bahlil LahadaliaBatu baraHarga batu barakementerian esdmmenteri esdmproduksi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia dan Brunei Dorong ASEAN Turun Tangan
By Natania Longdong
Foto udara saat terjadi kebakaran lahan di kawasan Gunung Bahagia, Balikpapan, Kalimantan Timur.
1
BMKG Ramal Cuaca Selasa 25 Agustus: Cerah Mendominasi, Jaksel Diprediksi Tembus 34 Derajat
By Syifa Fauziah
Ilustrasi cuaca Jakarta cerah.
2
Trenggiling Jadi Korban Karhutla, Satwa Langka Ini Ternyata Populasinya Terancam Punah
By Ossid Duha Jussas Salma
Tim Manggala Agni menemukan trenggiling yang terbakat akibat karhutla (Foto: TikTok radarkhatulistiwa).
3
Viral Foto Diduga Peserta SPPI Nongkrong di Barak, Komentar Netizen Bikin Geleng-geleng Kepala
By Ani Ratnasari
Viral Foto Diduga Peserta SPPI
4
Ribuan Peserta Serbu GOR Ciracas, Kejurnas Karate Gojukai Piala Jaksa Agung jadi Ajang Cari Bibit Juara
By Syifa Fauziah
Kejuaraan Nasional Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung RI Ketiga Tahun 2026 resmi digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur,
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi emas batangan dan platinum. (Sumber: Unsplash/ Zlaťáky.cz)
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini 25 Agustus 2026: Antam Naik Rp18 Ribu, Global Berkilau 

Harga emas global naik pada Selasa, melanjutkan reli yang dipicu oleh pengumuman…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
4 jam lalu
Senja di pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Zbynek Burival)
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Dunia Turun ke US$92,16 per Dolar AS di Tengah Sanksi AS ke Iran

Harga minyak dunia turun pada perdagangan Selasa, setelah anjlok lebih dari 2…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
Pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Tersandung Bunga Obligasi, Saham Adhi Karya Kena Gembok BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan alias suspensi saham PT Adhi…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
20 jam lalu
Warga berada di dekat anggota keluarganya yang terluka akibat gempa bumi di RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Bantu Korban Bencana, NTT Dapat 6.800 Ton Beras

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP)…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up