Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 9 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Konflik AS–Venezuela Jadi Alarm Global, OJK Minta Lembaga Keuangan RI Selalu Siaga
Ekonomi Bisnis

Konflik AS–Venezuela Jadi Alarm Global, OJK Minta Lembaga Keuangan RI Selalu Siaga

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Januari 9, 2026 3:04 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Ketua Dewan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar (Owrite/Anisa Aulia)
Ketua Dewan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar (Owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memelototi dampak konflik Amerika Serikat (AS) dan Venezuela ke pasar keuangan Indonesia. Lembaga jasa keuangan Tanah Air diminta OJK untuk memantau risikonya.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Mahendra Siregar mengatakan dalam jangka pendek, dampak konflik ke Indonesia lebih kepada harga minyak dunia dan ekspor komoditas utama Indonesia.

Sampai saat ini para pelaku jasa keuangan termasuk juga di pasar keuangan masih terus mencermati perkembangan yang terjadi utamanya risiko pada geopolitik akibat yang terjadi di antara AS dan Venezuela. Serta juga mencermati potensi dampak terhadap stabilitas politik dan pasar keuangan global,”

ujar Mahendra dalam konferensi pers Jumat, 9 Januari 2026.

Mahendra mengatakan, dampak menengah panjang juga perlu dicermati risikonya ke perekonomian dan sektor jasa keuangan. Pasalnya, kondisi ini telah menambah ketidakpastian global.

Menurut Mahendra, konflik AS dan Venezuela membuktikan bahwa kondisi stabilitas politik yang disebabkan oleh pelanggaran kedaulatan suatu negara, oleh negara lain dapat dilakukan tanpa sanksi yang setimpal.

Setelah Ukraina oleh Rusia, Palestina atau Gaza oleh Israel, kini Venezuela oleh AS. Tentu preseden-preseden ini menimbulkan kekhawatiran ke depan untuk hal-hal serupa, karena ternyata bisa dilakukan tanpa konsekuensi yang memberatkan secara riil pada negara yang melakukan pelanggaran itu, juga termasuk kemungkinannya di kawasan kita,”

terangnya.

OJK Minta Lembaga Jasa Keuangan Waspada

Untuk itu, Mahendra menuturkan bahwa otoritas kan mencermati konflik tersebut ke pasar dalam negeri. Sejalan dengan itu, lembaga jasa keuangan diminta untuk melakukan pemantauan insentif terhadap risiko likuiditas hingga kredit pembiayaan. 

Kami tentu meminta semua lembaga jasa keuangan untuk mencermati dan melakukan pemantauan yang intensif terhadap risiko-risiko ini baik risiko pasarnya, risiko likuiditas, dan risiko kredit pembiayaan,”

tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mewaspadai efek penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan elite Amerika Serikat (AS) ke perekonomian nasional. Ia menilai, kondisi itu akan memberikan dampak ke harga minyak dunia.

Airlangga menuturkan, dari hasil monitoring pemerintah, harga minyak dunia dalam satu hingga dua hari lalu tidak mengalami gejolak. Dia menyebut, harga minyak masih rendah di kisaran US$63 per barel.

Itu masih di monitor karena yang utama kan berpengaruh terhadap harga minyak. Tetapi harga minyak kita monitor kalau satu dua hari ini pun tidak tidak ada perubahan, tidak ada gejolak yang tinggi dan harga minyak relatif masih rendah kan masih sekitar US$63 per barel,”

ujar Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 5 Januari 2025.

Airlangga menuturkan, hingga saat ini belum ada antisipasi yang dilakukan oleh pemerintah, sebab pemerintah masih mewaspadai kondisi tersebut. Begitu juga, kerja sama Indonesia dan Venezuela masih terus dipantau sejalan dengan dinamika politik yang berkembang di negara tersebut.

Tag:Amerika SerikatGeopolitiklembaga keuanganOJKpasar keuanganVenezuela
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ganjil genap di Jakarta
Megapolitan

Jadwal Ganjil Genap Jakarta 2026: Jam Berlaku, Lokasi, dan Daftar Jalan Terbaru

Info ganjil-genap (gage) 2026 jam berapa sih di Jakarta? Informasi ini tentu sangat penting bagi kamu yang ingin melewati jalan di Kota Jakarta. Jangan sampai pejalanan kamu terhambat karena diberhentikan…

By
Syifa Fauziah
Ivan
5 Min Read
BPJS Kesehatan
Hype

Daftar 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan 2026

Kartu BPJS Kesehatan atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) selama ini dikenal sebagai “penyelamat” masyarakat, karena membantu meringankan biaya pengobatan di rumah sakit. Mulai dari rawat inap, operasi, hingga pengobatan penyakit…

By
Ani Ratnasari
Ivan
4 Min Read
Car free day di Sudirman - Thambrin
Megapolitan

DKI Gelar Car Free Day di Rasuna Said Akhir Pekan Ini

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, sebagai lokasi baru Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD). Rencananya CFD…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira. (Sumber: IG @bhimayudhistira)
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Tumbuh 5,61%, Bhima: Jangan Senang Dulu, Ada Risiko Kurva Terbalik!

Rilis data pemerintah soal pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2026 yang mencapai…

owrite-adi-briantikadusep-malik
By
Adi Briantika
Dusep
6 jam lalu
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Unsplash/Defrino Maasy)
Ekonomi Bisnis

Gegara Debt Collector Pinjol Teror Debitur, OJK Minta Perketat Pengawasan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengawasi ketat, industri penyelenggara pinjaman daring (Pindar) atau…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
9 jam lalu
Ilustrasi Pinjol
Ekonomi Bisnis

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp101,03 Triliun, Penunggak Terbanyak Gen Z-Milenial

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, utang masyarakat Indonesia di pinjaman daring (pindar)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
9 jam lalu
Situasi Tambang Nikel di Indonesia. (Sumber: Yayasan Indonesia Cerah)
Ekonomi Bisnis

IMA Sentil Pemerintah, Tambang Minerba Jangan Disamakan dengan Migas

Industri pertambangan mineral dan batu bara (minerba) mendapat sorotan dari Indonesian Mining…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up