Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 25 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / APBN 2025 Disorot Ekonom: Pengelolaan Pakai Metode Warung, Asal-Asalan
Ekonomi Bisnis

APBN 2025 Disorot Ekonom: Pengelolaan Pakai Metode Warung, Asal-Asalan

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: Januari 11, 2026 5:49 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Petugas menghitung uang rupiah di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta
Ilustrasi Petugas menghitung uang rupiah di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym)
SHARE

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sudah berjalan setahun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sepanjang 2025 mengalami tekanan serius.

Hal ini tercermin dari anjloknya penerimaan negara, dengan defisit semakin melebar per akhir 2025 sebesar 2,92 persen.

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda mengatakan, penyesuaian program prioritas presiden mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pemeriksaan kesehatan gratis belum diimbangi dengan kinerja penerimaan yang baik. Ia menilai, memaksakan Program MBG berdampak buruk ke APBN

Ambisi Prabowo dengan memaksakan MBG, berbuah buruk pada APBN dengan peningkatan defisit anggaran yang akan menambah beban hutang,”

ujar Huda dalam keterangan resmi Minggu, 11 Januari 2025.

Celios dalam hal ini memberikan sejumlah catatan penting. Pertama turunnya realisasi penerimaan sebesar -3,3 persen, dan hanya 91,7 persen dibandingkan dengan APBN.

Penurunan tersebut disumbang oleh kinerja penerimaan pajak yang mengalami shortfall.

Realisasi penerimaan pajak hanya 87,6 persen dan turun sebesar Rp14 Triliun atau 0,7 persen dibandingkan tahun 2024. Penurunan ini mengisyaratkan kinerja perpajakan pemerintahan Prabowo sangat buruk,”

tegasnya.

Kedua, penerimaan pajak yang buruk, Huda menjelaskan penyebab turunnya penerimaan pajak ini disumbang oleh penurunan penerimaan PPN dan PPnBM yang turun hingga 4,6 persen, atau turun Rp38,3 triliun.

Ia menilai, turunnya kinerja penerimaan pajak mengkonfirmasi bahwa daya beli sedang melemah yang sejalan dengan pertumbuhan konsumsi yang terus melemah. Begitu juga dengan PPh Badan yang mengalami penurunan 4,3 persen.

Geliat industri di tahun 2025 mengalami penurunan yang cukup tajam. Penurunan penerimaan pajak memberikan gambaran anomali terkait perekonomian kita yang melemah,”

terangnya.

Ketiga, belanja negara naik 2,7 persen atau Rp91,7 triliun di tengah realisasi penerimaan yang anjlok. Tercatat belanja pemerintah pusat, yakni belanja Kementerian Lembaga (K/L) naik tajam 129,3 persen.

Kenaikan tersebut didapatkan dari anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp51,5 triliun,”

ungkapnya.

Keempat, Huda mengatakan kondisi ini telah menyebabkan defisit APBN semakin melebar. Tercatat realisasi per 31 Desember, rasio defisit APBN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) melebar menjadi 2,92 persen atau Rp695,1 triliun, dari target outlook 2,78 persen.

Kondisi tersebut hanya berjarak 0,08 persen dengan ambang batas 3 persen sesuai UU Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Ketika melebihi ambang batas, pemerintah melanggar UU,”

tegasnya.

Kelima, Huda mengatakan bahwa keseimbangan primer juga mengalami pemburukan sebesar -Rp180,7 triliun atau setara dengan 285,3 persen dibandingkan APBN. Padahal di tahun 2024, keseimbangan primer hanya -Rp20,7 triliun.

Artinya pemerintah harus menambah hutang lebih banyak untuk membayar bunga hutang tahun berjalan. Pengelolaan APBN 2025 dilakukan dengan metode warung, asal-asalan, dan tidak sustain,”

tekannya.

Dengan demikian, Huda menilai ambisi presiden terkait MBG telah berdampak buruk ke APBN. Ia mengatakan, jika kebijakan ini terus dilakukan akan menjadi penyebab runtuhnya kemampuan APBN untuk membiayai pembangunan nasional.

Jika dilakukan dengan manajemen keuangan seperti sekarang, program MBG, tahun depan meningkat menjadi Rp335 triliun akan menjadi penyebab runtuhnya kemampuan APBN untuk membiayai pembangunan nasional. Program MBG juga yang akan meruntuhkan kepercayaan publik kepada pemerintah yang sudah rapuh,”

imbuhnya.
Tag:APBN 2025EkonomNailul HudaPPN dan PPnBMProgram MBG
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Partisipasi Kuliah Stagnan, UGM Dorong Perluas Beasiswa dan Evaluasi Kampus Asing
By Rika Pangesti
Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). (Sumber: itb.ac.id)
1
BMKG: Jakarta Berawan pada 25 Juni 2026, Kepulauan Seribu Berpotensi Hujan Ringan
By Syifa Fauziah
Ilustrasi hujan ringan
2
Geger Pengakuan BEM UBK soal Duit Demo, Gibran Diminta Buka Fakta Sebenarnya, Berani?
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026).
3
Sadis Aniaya Pacar, Taufik Akan Diperiksa Kejiwaan dan Ditahan di Sel Khusus
By Rahmat Baihaqi
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung.
4
Harga Gas Industri Meroket, DPR Turun Tangan Usai 55 Ribu Buruh Terancam PHK
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco (kedua kanan) dan Cucun Ahmad Syamsurijal (kanan) tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait potongan komisi untuk layanan ojek online (ojol) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
5

BERITA LAINNYA

Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia melakukan flag off pada perhelatan Hari Mitra Grab 2022 di Yogyakarta. (Sumber: Dok. Grab)
Ekonomi Bisnis

Kabar Baik! Gojek dan Grab Resmi Terapkan Potongan 8% Mulai 1 Juli 2026

Gojek dan Grab Indonesia resmi akan menerapkan potongan aplikasi atau skema bagi…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
10 jam lalu
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Setujui Tenor KPR Diperpanjang hingga 40 Tahun, Bunganya Segini…

Pemerintah menyetujui pemberlakukan tenor Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) selama 40 tahun. Kebijakan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
11 jam lalu
Maket Perumahan. (Sumber: Owrite/Dusep)
Ekonomi Bisnis

Batas Penghasilan MBR Naik ke Rp14 Juta, Colliers: Rakyat Kecil Makin Sulit Punya Rumah

Pemerintah menaikkan batas penghasilan, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa membeli rumah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
12 jam lalu
Pengendara motor antre BBM non subsidi jenis Pertamax di salah satu SPBU kawasan Kuningan, Jakarta
Ekonomi Bisnis

Harga BBM Tak Kunjung Turun Meski Minyak Dunia Anjlok Usik Rasa Keadilan Rakyat

Analis Kebijakan Publik Faisal Sallatalohy menilai diamnya pemerintah terkait turunnya harga minyak…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
12 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up