Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 7 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Bank Indonesia Diproyeksi Tahan BI Rate 4,75% di RDG Maret 2026 Imbas Perang Timur Tengah
Ekonomi Bisnis

Bank Indonesia Diproyeksi Tahan BI Rate 4,75% di RDG Maret 2026 Imbas Perang Timur Tengah

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 17, 2026 9:56 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
4 bulan lalu
Share
Gedung Bank Indonesia.
Gedung Bank Indonesia. (Sumber: Dok. BI)
SHARE

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede memproyeksikan Bank Indonesia (BI), akan menahan suku bunga acuan alias BI Rate di level 4,75 persen. Penahanan ini untuk menjaga agar nilai tukar rupiah tidak melemah lebih dalam, di tengah ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah.

Adapun pada hari ini BI akan mengumumkan keputusan mengenai arah kebijakan suku bunga dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) 16-17 Maret 2026.

Untuk RDG bulan ini kemungkinan terbesar suku bunga acuan Bank Indonesia masih dipertahankan di 4,75 persen,”

ujar Josua saat dihubungi owrite Selasa, 17 Maret 2026.

Josua menuturkan, arah kebijakan BI pada bulan Maret 2026 sudah terlihat pada bulan sebelumnya, saat Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan bahwa prioritas utama bank sentral saat ini adalah menjaga stabilitas rupiah.

Arah kebijakannya sudah cukup terbaca dari RDG Februari, ketika Bank Indonesia menahan suku bunga dan menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi,”

tuturnya.

Josua menilai, ruang penurunan BI Rate lebih masuk akal dilakukan setelah tekanan terhadap rupiah mereda dan inflasi kembali lebih nyaman. Nilai tukar rupiah dalam beberapa hari tercatat, sudah sempat menyentuh level Rp17.000 per dolar AS.

Bank Indonesia juga masih membuka ruang penurunan suku bunga ke depan, tetapi itu lebih masuk akal dilakukan setelah tekanan nilai tukar mereda dan inflasi kembali lebih nyaman,”

jelasnya.

Rupiah Ambruk Gegara Perang 

Josua mengatakan, melemahnya nilai tukar rupiah saat ini masih didorong oleh tekanan dari luar yang kuat. Kurs acuan Bank Indonesia pada 13 Maret tercatat sebesar Rp16.934 per dolar AS, setelah sempat bergerak di level Rp16.974 pada 9 Maret, sehingga rupiah masih bergerak di area lemah. 

Tekanannya datang dari lonjakan harga minyak akibat konflik Timur Tengah, kehati-hatian pasar terhadap arah suku bunga Amerika Serikat, serta sentimen investor terhadap aset negara berkembang,”

ujarnya.

Josua menyoroti, harga minyak Brent yang ditutup di sekitar US$103 per barel pada 13 Maret, sedangkan asumsi APBN 2026 disusun dengan kurs Rp16.500 per dolar AS dan harga minyak di US$70 per barel. Kondisi ini kata Josua, membuat ruang tekanan terhadap rupiah dan fiskal membesar.

Karena itu, upaya Bank Indonesia menahan rupiah agar tidak melemah lebih dalam bukan hanya dengan menahan suku bunga, tetapi juga lewat intervensi di pasar valas luar negeri dan domestik, pembelian surat berharga negara di pasar sekunder, serta pengaturan likuiditas agar pasar tetap dalam dan aliran dana tidak cepat keluar,”

terangnya.

Josua memperkirakan, rupiah dalam waktu dekat masih akan berfluktuasi di kisaran Rp16.850-Rp17.050 per dolar AS. Rupiah juga berisiko sesekali melewati angka Rp17.000 per dolar AS, bila harga minyak tetap tinggi atau ketegangan semakin membesar.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS punya peluang turun lebih nyata setelah tekanan luar mereda, terutama jika gangguan di Timur Tengah mulai menurun, harga minyak menjauh dari area US$100 per barel, dan arus dana asing kembali lebih stabil,”

imbuhnya.
Tag:APBNBank IndonesiaBI rateDolar ASinflasiperangRupiahtimur tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Abu Janda Belum Minta Maaf, DPP IKM Desak Polisi Segera Naikkan Kasus ke Penyidikan
By Rahmat Baihaqi
Kuasa hukum DPP IKM Dafrizal Djamari, usai mendampingi Sekjen DPP IKM Braditi Moulvey menjalani pemeriksaan klarifikasi sebagai pelapor di Mabes Polri
1
Tak Lagi Cuma Dubes, Prabowo Utus Menlu dan Ketua MPR ke Pemakaman Ali Khamenei
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) mengikuti sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN harus tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global melalui penguatan solidaritas dan kerja sama antarnegara.
2
Slow Jogging Jadi Tren Olahraga Baru di Korea Selatan, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan
By Syifa Fauziah
Ilustrasi slow jogging
3
Gol Menit Akhir Mikel Merino Bungkam Portugal, Spanyol Lolos Dramatis ke Perempat Final
By Hadi Febriansyah
Pemain Spanyol Mikel Merino berjabat tangan dengan Cristiano Ronaldo.
4
KPK Kasih 10 Catatan Merah Soal Makan Gratis, BGN Bakal Bentuk Tim Khusus
By Rahmat Baihaqi
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan hasil audiensi jajarannya dengan pimpinan KPK kepada wartawan, di gedung Merah Putih, 7 Juli 2026.
5

BERITA LAINNYA

Kantor Pusat PLN. (Sumber: PLN)
Ekonomi Bisnis

Bikin Pemadaman Listrik Bergilir, Pengamat Bongkar Biang Kerok Pasokan Batu Bara PLN Seret

Pengamat pertambangan Rizal Kasli menilai gangguan pasokan batu bara yang sempat dialami…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 jam lalu
Kickoff Elnusa Journalistic Award 2026. (Sumber: Dok. Elnusa)
Ekonomi Bisnis

Elnusa Journalistic Award 2026 Diluncurkan, Jurnalis Diajak Kupas Inovasi Energi Nasional

PT Elnusa Tbk (Elnusa), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang…

Editor Owritedusep-malik
By
Editor Owrite
Dusep Malik
3 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Defisit APBN 2026 Diramal Melebar Jadi 2,85 Persen, Ini Kata Purbaya Penyebabnya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
Ekonomi Bisnis

Himbara Minta Dana SAL Diperpanjang Setahun, Purbaya Cuma Bilang Begini…

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak usulan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up