Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 21 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • BMKG
  • iran
  • Banjir
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / ISEAI: Perang AS-Israel Vs Iran Ancam APBN, Defisit Meroket dan Krisis Kredibilitas Surat Utang
Ekonomi Bisnis

ISEAI: Perang AS-Israel Vs Iran Ancam APBN, Defisit Meroket dan Krisis Kredibilitas Surat Utang

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Maret 17, 2026 12:25 pm
Iren Natania
Dusep
Share
Ilustrasi Surat Utang Negara. (Sumber: Gambar dibuat AI)
Ilustrasi Surat Utang Negara. (Gambar dibuat AI)
SHARE

Eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel vs Iran, yang memicu penutupan jalur energi global di Selat Hormuz berpotensi memberi tekanan besar terhadap fiskal Indonesia. Laporan terbaru dari Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) menyebut krisis tersebut dapat mendorong defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 melampaui batas legal jika tidak direspons dengan penyesuaian kebijakan.

Dalam laporan yang dirilis pada 16 Maret 2026, para peneliti ISEAI menilai lonjakan harga energi akibat gangguan jalur perdagangan global menjadi sumber tekanan utama terhadap anggaran negara.

Temuan menunjukkan bahwa tanpa realokasi anggaran yang drastis, defisit fiskal berisiko melampaui batas legal 3 persen dari PDB, memicu krisis kredibilitas di pasar surat utang,”

tulis tim peneliti ISEAI dalam laporan yang diterima owrite, Selasa, 17 Maret 2026.

Krisis ini dipicu oleh terganggunya arus logistik energi global melalui Selat Hormuz yang selama ini melayani sekitar 20 persen konsumsi minyak dan gas dunia. Dampaknya, harga minyak dunia melonjak jauh di atas asumsi APBN 2026.

ISEAI mencatat asumsi harga minyak Indonesian Crude Price (ICP) dalam APBN sebesar US$70 per barel kini jauh dari realitas pasar. Pada Maret 2026, harga minyak Brent telah mencapai US$104 per barel dan berpotensi menembus US$150 jika blokade berlanjut.

Setiap kenaikan US$1 pada ICP meningkatkan defisit anggaran sekitar Rp6,8 triliun akibat pembengkakan subsidi BBM dan kompensasi energi,”

bunyi laporan tersebut.

Jika harga minyak rata-rata bertahan di sekitar US$92 per barel sepanjang tahun, defisit APBN diproyeksikan melebar menjadi 3,7 persen hingga 4 persen dari PDB, dan melewati batas maksimum 3 persen yang diatur undang-undang APBN 2026.

Di sisi lain, tekanan fiskal juga meningkat karena pembayaran utang negara. Laporan tersebut memperkirakan rasio pembayaran utang terhadap pendapatan atau Debt Service Ratio (DSR) dapat melonjak hingga 46–47 persen pada 2026.

Artinya hampir separuh pendapatan negara habis hanya untuk membayar bunga dan pokok utang,”

tulis ISEAI.

Tekanan fiskal ini turut diperburuk oleh memburuknya persepsi pasar. Lembaga pemeringkat internasional seperti Fitch Ratings dan Moody’s disebut telah merevisi outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Untuk menjaga defisit tetap di bawah 3 persen, laporan tersebut menyarankan pemerintah melakukan efisiensi anggaran, termasuk menunda proyek non-prioritas seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta sejumlah belanja pertahanan.

ISEAI juga menilai krisis energi global berpotensi menekan keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG), karena kenaikan biaya logistik dan harga bahan pangan dapat meningkatkan biaya program secara signifikan.

Tag:APBNAS-Israel vs IranDefisitFitch RatingHarga Minyaksurat utang
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi Kapal Kargo Iran ditahan Militer AS. (Sumber: X/@ChinaDailyAsia)
Internasional

AS Sita Kapal Kargo Iran Usai Singgah di China, Ada Apa di Dalamnya?

Sebuah kapal kargo berbendera Iran yang disita oleh angkatan laut Amerika Serikat (AS) diduga telah melakukan perjalanan melalui pelabuhan-pelabuhan di China. Hal ini menyoroti jalur pasokan yang berada di bawah…

By
Iren Natania
Dusep
5 Min Read
Pramuniaga menunjukkan emas batangan di sebuah gerai penjualan emas di Malang, Jawa Timur
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Antam 21 April 2026 Naik, Tembus Rp2,88 Juta per Gram

Harga emas logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melangalmi kenaikan pada Selasa, 21 Februari 2026. Dilansir dari laman Logam Mulia, emas Antam turun Rp40.000 menjadi Rp 2.880.000, dari…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read
Pancake Jamur Tiram
Hype

Resep Pancake Jamur Tiram, Camilan Nikmat Cocok untuk Diet Vegan

Beberapa orang menjalani kehidupan vegan tanpa mengonsumsi bahan makanan yang berasal dari hewani dan turunannya. Meski demikian, para pelaku diet vegan tetap bisa mengonsumsi makanan enak kok salah satunya adalah…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab.
Ekonomi Bisnis

Iran Tolak Negosiasi di Bawah Ancaman, Harga Minyak Brent Dijual US$94,87 Per Barel

Harga minyak dunia turun pada sesi perdagangan Asia, di tengah ketidakpastian mengenai…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
45 menit lalu
Pengeboran minyak di tengah gurun. (Sumber: Unsplash/Yuan Chen)
Ekonomi Bisnis

Iran Ogah Negosiasi dengan AS, Harga Minyak Dunia Langsung Bergejolak

Perseteruan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas. Teheran menegaskan tidak…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
59 menit lalu
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat membahas soal BBM Nonsubsidi yang naik. (Sumber: Owrite/Iren Natania)
Ekonomi Bisnis

Siap-siap! Bahlil Sebut Harga Pertamax Bakal Ada Penyesuaian, Tapi…

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, mengatakan adanya peluang…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
1 jam lalu
Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Ekonomi Bisnis

RI Ekspor 545 Ton Produk Unggas, Nilainya Capai Rp18,2 Miliar

Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkapkan, kinerja ekspor komoditas unggas pada 2026 melonjak. Pada…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
16 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up