Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 27 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Ancaman Trump ke Iran Bikin Pasar Panik, Harga Minyak Tembus US$111 per Barel
Ekonomi Bisnis

Ancaman Trump ke Iran Bikin Pasar Panik, Harga Minyak Tembus US$111 per Barel

dusep-malik
Last updated: April 3, 2026 5:55 pm
Dusep - Redaktur
Share
Ilustrasi kapal tanker pembawa bahan bakar minyak (BBM). (Sumber: Unsplash/Georg Eiermann)
Ilustrasi kapal tanker pembawa bahan bakar minyak (BBM). (Sumber: Unsplash/Georg Eiermann)
SHARE

Harga minyak dunia kembali melonjak tajam di tengah kekhawatiran investor terhadap potensi perang berkepanjangan di Timur Tengah yang dapat mengganggu jalur distribusi energi global, khususnya di Selat Hormuz.

Dilansir dari CNBC pada Jumat, 3 April 2026, minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak Mei ditutup naik lebih dari 11 persen atau naik US$11,42 menjadi US$111,54 per barel. Sementara itu, minyak mentah Brent juga menguat hampir 8 persen atau US$7,87 ke level US$109,03 per barel.

Lonjakan harga ini dipicu oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang memperingatkan potensi eskalasi militer lebih lanjut terhadap Iran dalam dua hingga tiga pekan ke depan. Pernyataan tersebut memupus harapan pasar akan de-eskalasi konflik dalam waktu dekat.

Dalam pidatonya, Trump menuding Iran sebagai pihak yang memicu kenaikan harga minyak melalui serangan terhadap kapal tanker dan negara-negara tetangga. Ia bahkan menegaskan bahwa Washington akan “menghantam Iran dengan sangat keras” dalam waktu dekat.

Kami akan menyelesaikan ini dengan cepat,”

ujar Trump.

Meski demikian, kenaikan harga sempat tertahan setelah kantor berita pemerintah Iran, IRNA, melaporkan bahwa Teheran tengah bekerja sama dengan Oman untuk menyusun protokol pengawasan lalu lintas kapal di Selat Hormuz.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk urusan hukum dan internasional, Kazem Gharibabadi, menyatakan jalur pelayaran tersebut berpotensi kembali dibuka jika berada di bawah koordinasi kedua negara.

Citra satelit Selat Hormuz
Citra satelit Selat Hormuz. (Sumber: wikipedia)

Sebagai salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia, Selat Hormuz selama ini dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak dan gas global. Namun sejak konflik antara AS-Israel melawan Iran pecah pada 28 Februari, aktivitas di jalur tersebut nyaris terhenti, memicu lonjakan harga energi global

Sebelumnya, Trump sempat mengklaim Iran meminta gencatan senjata, yang sempat menekan harga minyak. Namun pernyataan itu dibantah Teheran, yang menegaskan Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali penuh militernya dan tidak akan dibuka berdasarkan tekanan Amerika.

Kedua pihak juga terus saling bertentangan terkait peluang perundingan damai. Di satu sisi, Washington menyatakan negosiasi masih berlangsung. Namun di sisi lain, AS juga menyiapkan opsi eskalasi dengan pengerahan ribuan pasukan tambahan ke kawasan.

Di tengah ketidakpastian tersebut, pasar global kini berada dalam kondisi “risk-off”, dengan investor menunggu arah konflik yang lebih jelas dalam beberapa pekan ke depan.

Tag:BrentHarga Minyakiranperangtimur tengahTrumpWTI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Kalender Jawa Juni 2026: Lengkap dengan Weton, Pasaran, dan Tanggal Merah
By Ani Ratnasari
Kalender Jawa Juni 2026
1
DPR Semprot Roadmap AI Pemerintah: Besar di Wacana, Kosong di Pendanaan dan Strategi
By Amin Suciady
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono
2
Geger 10 Raksasa Sawit Manipulasi Harga Ekspor: Wilmar dan Musim Mas Resmi Masuk Daftar Hitam
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjalan usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
3
Masyarakat Antre Migor, Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Asyik Atur ‘Cuan’ Ekspor CPO Wilmar
By Rahmat
Mantan anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika (tengah) digiring petugas menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (25/5/2026).
4
Akali Laporan Demi Wilmar Group, Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Resmi Jadi Tersangka
By Rahmat
Mantan anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika (kanan) digiring petugas menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (25/5/2026).
5

BERITA LAINNYA

BBM Biodiesel B50. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Gaspol Penerapan B50, Industri Sawit dan Energi Nasional Diuntungkan?

Pemerintah terus mempersiapkan implementasi mandatori biodiesel 50 persen (B50) yang diklaim mampu…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
7 jam lalu
Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melayani konsumen saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (7/4/2026). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah melalui surat edaran Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sejak awal April 2026 telah menetapkan pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis pertalite dan biosolar maksimal 50 liter per hari yang berlaku hingga akhir Mei 2026.
Ekonomi Bisnis

Konsumsi Pertalite Turun 9 Persen Imbas Kebijakan WFH 2 Bulan

Pemerintah melakukan evaluasi kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah…

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
By
Anisa Aulia
Ivan
8 jam lalu
Ilustrasi Motor Listrik
Ekonomi Bisnis

Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik 1 Juni 2026, Kenapa?

Pemerintah menunda insentif kendaraan listrik (electric vehicle) baik untuk mobil dan motor.…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
8 jam lalu
Polri menyegel sala satu ruangan di kantor PT DSI usai digeledah dugaan kasus fraud atau penipuan.
Ekonomi Bisnis

Negara Kunci Ekspor, PT DSI Ubah Peta Ekonomi Baru

Pemerintah resmi mendirikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) sebagai BUMN yang…

rahmat-tunny
By
Rahmat Tunny
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up