Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa Indonesia telah membeli minyak dari Rusia yang akan segera dikirimkan dalam waktu dekat.
Kepastian pembelian minyak tersebut usai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin pada pekan ini.
Oh kalau untuk crude mungkin bulan-bulan ini bisa jalan,”
kata Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 17 April 2026.
Meski demikian, Bahlil tidak membocorkan berapa volume minyak yang didapatkan dari Rusia karena adanya perjanjian kedua belah pihak. Namun, Bahlil memastikan bahwa stok minyak hingga akhir tahun dalam posisi aman.
Saya enggak bisa menjelaskan tentang volume. Yang penting saya sebagai pemerintah, atas arahan Bapak Presiden, memastikan bahwa seluruh kebutuhan kita, crude kita itu tersedia dan kita harus cari untuk memastikan kepentingan rakyat bisa terlayani,”
ujar Bahlil.
Sementara itu, terkait harga impor minyak dari Rusia, Bahlil mengatakan sesuai pasar dan hasil negosiasi kedua belah pihak.
Harga pasti akan terjadi dinamis ya. Harga itu akan menyesuaikan dengan harga pasar dan tergantung negosiasi kita,”
imbuhnya.



