Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 14 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / BBM-LPG Nonsubsidi Naik, Kelas Menengah RI Jadi Korban Kebijakan Ekonomi Lagi?
Ekonomi Bisnis

BBM-LPG Nonsubsidi Naik, Kelas Menengah RI Jadi Korban Kebijakan Ekonomi Lagi?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: April 20, 2026 7:02 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
4 bulan lalu
Share
Sejumlah pengguna kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina di Kota Malang, Jawa Timur.
Sejumlah pengguna kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina di Kota Malang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Ari Bowo Sucipto/wsj)
SHARE

PT Pertamina (Persero) telah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi. Kondisi ini nantinya akan berdampak kepada inflasi dan daya beli masyarakat kelas menengah.

Daftar isi Konten
  • Pengalihan Beban Negara ke Sektor Riil
  • Kelas Menengah Paling Terdampak

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Rizal Taufikurahman mengatakan kenaikan harga BBM dan LPG nonsubsidi akan memberikan dampak terhadap inflasi melalui kanal biaya produksi dan ekspektasi harga.

Kenaikan harga BBM dan LPG nonsubsidi secara langsung akan memperkuat tekanan inflasi melalui kanal biaya produksi dan ekspektasi harga. Karakter energi sebagai input strategis membuat transmisi ke harga barang dan jasa berlangsung cepat, terutama pada transportasi, logistik, dan pangan,”

ujar Rizal saat dihubungi Owrite.id.

Rizal menjelaskan, dalam kondisi inflasi masih di kisaran 3,4 persen hingga 3,5 persen secara year on year (yoy). Kenaikan harga BBM dan LPG akan menambah inflasi sekitar 0,3-0,6 poin persentase. Tercatat, inflasi per Maret 2026 sebesar 3,48 persen yoy.

Dalam kondisi inflasi yang masih di kisaran 3,4–3,5 persen yoy, penyesuaian harga ini berpotensi menambah inflasi sekitar 0,3–0,6 poin persentase. Secara empiris, setiap kenaikan BBM 10 persen umumnya mendorong inflasi 0,2–0,4 persen secara langsung, dan dapat meningkat hingga 0,5–0,8 persen ketika efek rambatan ke sektor lain ikut terakumulasi,”

katanya.

Pengalihan Beban Negara ke Sektor Riil

Rizal menuturkan, dari perspektif fiskal langkah menaikkan harga BBM dan LPG nonsubsidi memang rasional untuk menjaga keberlanjutan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah tekanan harga minyak global yang tinggi. 

Namun, kebijakan ini pada dasarnya merelokasi beban dari negara ke sektor riil,”

jelasnya.

Menurutnya, kenaikan harga LPG nonsubsidi akan membuat dunia usaha mengalami tekanan karena kenaikan biaya produksi. Sedangkan rumah tangga menanggung kenaikan biaya hidup.

Dampak LPG nonsubsidi juga tidak bisa diabaikan karena langsung menekan biaya operasional UMKM terutama sektor makanan yang pada akhirnya berpotensi diteruskan menjadi kenaikan harga di tingkat konsumen,”

jelasnya.

Kelas Menengah Paling Terdampak

Rizal menuturkan, implikasi paling nyata akan terasa pada masyarakat kelas menengah yang selama ini menjadi penopang utama konsumsi domestik. 

Dengan struktur pengeluaran yang sensitif terhadap energi, kenaikan ini berisiko menciptakan tekanan ganda yakni pendapatan relatif stagnan, sementara biaya hidup meningkat,”

tuturnya.

Menurut Rizal, dalam situasi daya beli yang belum sepenuhnya pulih, kondisi ini akan mendorong penurunan konsumsi non-esensial dan memperlemah momentum pertumbuhan. 

Tanpa intervensi kebijakan yang lebih presisi, kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas pertumbuhan ekonomi, bukan hanya dari sisi angka, tetapi juga dari daya tahannya,”

imbuhnya.

Adapun Pertamina sudah menaikkan harga tiga jenis BBM nonsubsidi, seperti Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.400, Dexlite naik menjadi Rp23.600, dan Pertamina Dex naik menjadi Rp23.900.

Selanjutnya, harga LPG nonsubsidi ukuran 12 kg naik sebesar 18,75 persen, dari Rp192 ribu per tabung menjadi Rp228 ribu per tabung. Kenaikan harga LPG ini terjadi pertama kalinya sejak 2023.

Tag:APBNBBMBBM NonsubsidiHarga BBMinflasiKelas menengahLPGpertamina
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Prabowo Tak Singgung Nasib Guru PPPK Dalam Pidato, Begini Respon DPR
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/bay/kye)
1
Prabowo Klaim Kerja Habis-habisan untuk Rakyat: Kalender Saya Tidak Ada Tanggal Merah
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto saat pidato di Sidang Tahunan MPR.
2
Komeng Sentil Pelaksanaan MBG: Program Presiden Bagus, Cuma yang Kerjanya Aja Nggak Bener
By Rika Pangesti
Anggota DPD Alfiansyah Bustami alias Komeng. (Foto: Owrite/Rika Pangesti).
3
Di Sidang Tahunan MPR, Prabowo Minta Panglima TNI dan Kapolri Usut 1.000 Tambang Ilegal
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR tahun 2026. (Sumber: Dok. DPR)
4
Jokowi Hadir di Sidang Tahunan MPR, Megawati dan SBY Absen
By Rika Pangesti
Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung MPR/DPR/DPD. (Sumber: Dok. DPR)
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Pusat DJP (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Pasang Target Perpajakan Rp2.908 Triliun pada 2027, Ini yang Bakal Dibenahi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan penerimaan perpajakan pada 2027 sebesar Rp2.908…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian
Ekonomi Bisnis

Tito Beberkan Masalah Fiskal Pemda Saat Ini: Pendapatan Anjlok Tapi Belanja Tetap Jalan

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti tekanan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
5 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung MPR/DPR/DPD. (Sumber: Dok. DPR)
Ekonomi Bisnis

Minta Persetujuan DPR, Prabowo Targetkan Bursa Komoditas RI Beroperasi 1 Januari 2027

Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki bursa mineral dan komoditas strategis sendiri…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
5 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto di Sidang RAPBN 2027. (Sumber: Dok. DPR)
Ekonomi Bisnis

Prabowo Pasang Harga Mati Komoditas RI: Tak Cocok Harga, Simpan untuk Anak Cucu

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak boleh terus menjadi negara penghasil komoditas…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up