Bank Indonesia (BI) menyiapkan BI Fast versi baru sebagai layanan transaksi anyar untuk kemudahkan transfer uang ke luar negeri.
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan layanan tersebut merupakan bagian dari peta jalan dalam Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030. Layanan BI Fast baru ini dirancang untuk memiliki jangkauan yang lebih luas.
“Kami sedang menyiapkan BI Fast baru dan juga Industry Fast Payment dengan aransemen yang lebih terstandar dari sisi teknis, bisnis, maupun tata kelola, untuk memastikan interoperabilitas dan efisiensi jangka panjang,”
ujar Filianingsih dalam konferensi pers, Kamis, 23 April 2026.
BI Fast versi baru dirancang sebagai antisipasi lonjakan transaksi di masa depan. Layanan ini dilengkapi manajemen risiko yang semakin tangguh, terutama untuk mencegah risiko serangan siber dan penipuan. Bahkan direncanakan fitur pembayaran bisa dilakukan dengan negara yang tergabung dalam program Nexus yakni Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, India.






