Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Purbaya Mau Copot 2 Pejabat DJP Gegara Restitusi Pajak Membengkak, Siapa?
Ekonomi Bisnis

Purbaya Mau Copot 2 Pejabat DJP Gegara Restitusi Pajak Membengkak, Siapa?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Mei 4, 2026 7:31 pm
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mencopot dua pejabat di Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Langkah ini dilakukan karena mereka dinilai tidak mengendalikan pencairan restitusi pajak dengan baik. 

Daftar isi Konten
  • Lemahnya Kontrol dan Informasi Jadi Sorotan
  • Pengetatan Restitusi untuk Kendalikan Arus Kas Negara

Purbaya mengatakan, sudah menginvestigasi lima pejabat tinggi terkait lonjakan restitusi yang dinilai tidak terkendali. Hasilnya, sebanyak dua pejabat akan dicopot dari jabatannya pada hari ini.

Saya serius banget dengan restitusi itu, karena keluarnya agak tidak terkendali sekarang boleh ngomong gini, bebas saya menteri kan. Saya investigasi lima orang pejabat yang paling tinggi mengeluarkan restitusi, hari ini dua akan saya copot,”

ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 4 Mei 2026.

Lemahnya Kontrol dan Informasi Jadi Sorotan

Purbaya menekankan, agar jajarannya menjalankan instruksi secara disiplin dan penuh kehati-hatian. Ia mengungkapkan, alasan pencopotan itu karena lemahnya pelaporan dan penyampaian informasi yang tidak akurat dari jajaran internal.

Message-nya adalah ketika ada instruksi seperti itu, jalankan dengan baik, jangan jor-joran. Jadi saya nggak main-main, ada dua yang saya akan copot. Jor-jornya adalah tidak memberitahu perkembangan dengan akurat,”

tuturnya.

Purbaya menjelaskan, ia pernah salah memperkirakan besaran restitusi yang akan keluar. Hal ini karena data yang disampaikan tidak sesuai dengan realisasi di lapangan.

Tahun lalu saya salah menebak total restitusi yang keluar, padahal di rapat sudah saya tanyakan berapa sih potensinya. Staf saya bilang sedikit, di akhir tahun saya baru tahu keluarnya berkali-kali lipat yang mereka sebutkan. Jadi itu yang kita akan perbaiki, jangan sampai ada salah informasi lagi,”

tegasnya.

Pengetatan Restitusi untuk Kendalikan Arus Kas Negara

Di samping itu, Purbaya mengungkap alasan diterbitkannya kebijakan pengetatan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN), yang memangkas batas maksimal restitusi dari Rp5 miliar menjadi Rp1 miliar untuk setiap masa pajak. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 28 Tahun 2026 yang berlaku mulai 1 Mei 2026.

Purbaya mengatakan, pembatasan nominal restitusi itu dilakukan agar pencairannya lebih terkendali, sehingga tidak menekan penerimaan negara.

Ini ingin kendalikan saja supaya restitusinya keluarnya lebih rapi. Ini restitusi itu sedang diaudit investigasi dari 2016 sampai 2025 oleh BPKP,”

katanya.
Tag:DJPKas negaraKemenkeuPenerimaan negaraPenerimaan PajakPPNPurbayarestitusi pajak
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
1
PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Bojonggede dan Citayam Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak
By Ani Ratnasari
Pemadaman listrik
2
Janji Kompensasi Mandalika Diduga Zonk, ITDC dan Dinas Perkim Loteng Dilaporkan ke KPK
By Rahmat Baihaqi
LSBH NTB melaporkan dugaan korupsi relokasi pemukiman Mandalika kepada KPK, 22 Juni 2026.
3
Teriak Takbir Pakai Baju Tahanan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan kepada Kejari Jaksel dari Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juni 2026.
4
Usai Bikin Geger Pemadaman Bergilir, PLN Klaim Gangguan Listrik Jawa Berangsur Pulih
By Natania Longdong
Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat. (Sumber: Dok. PLN)
5

BERITA LAINNYA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers stimulus pertumbuhan ekonomi semester II (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Pemadaman Listrik Bergilir Beri Efek Negatif ke Ekonomi, Airlangga Minta Ini ke PLN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui pemadaman listrik bergilir di berbagai…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
18 menit lalu
Ilustrasi produksi batu bara RI. (Sumber: Dok. ESDM)
Ekonomi Bisnis

Pemadaman Listrik Bergilir Meluas, Indef Kritik Kebijakan Batu Bara yang Tak Sinkron

Indef Green Transition Initiative (GTI) mengkritisi adanya pemadaman listrik bergilir yang terjadi…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
33 menit lalu
Kantor Pusat PLN. (Sumber: PLN)
Ekonomi Bisnis

Piutang Rp110,74 T Belum Dibayar Negara, PLN Menjerit dan Pinjam Bank untuk Bertahan

Piutang PT PLN (Persero) kepada Pemerintah tercatat melambung tinggi sepanjang tahun 2025.…

Ani Ratnasaridusep-malik
By
Ani Ratnasari
Dusep Malik
47 menit lalu
RUPS Inalum. (Sumber: Dok. Inalum)
Ekonomi Bisnis

Inalum Panen Cuan di 2025, Laba Bersih Melonjak 15 Persen 

PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mencatatkan kinerja keuangan dan operasional pada Tahun…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up