Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 27 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / 5 Jurus Jitu BJ Habibie Selamatkan Rupiah Saat Krisis 1998
Ekonomi Bisnis

5 Jurus Jitu BJ Habibie Selamatkan Rupiah Saat Krisis 1998

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: Mei 19, 2026 6:25 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Cara BJ Habibie selamatkan rupiah
Cara BJ Habibie selamatkan rupiah (Foto: laman Komdigi)
SHARE

Krisis moneter 1998 menjadi salah satu masa paling berat dalam sejarah Indonesia. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) anjlok drastis, dari Rp2.500 hingga sempat menyentuh Rp16.800 per dolar AS.

Daftar isi Konten
  • 1. Mengembalikan Kepercayaan Publik dan Investor
  • 2. Menerapkan Kebijakan Moneter Ketat
  • 3. Merombak Sistem Perbankan Nasional
  • 4. Membuat Bank Indonesia Independen
  • 5. Menjaga Harga dan Pasokan Bahan Pokok

Dampaknya terasa di mana-mana. Harga bahan pokok melonjak, banyak perusahaan bangkrut, PHK massal, hingga muncul gelombang demonstrasi besar-besaran di berbagai daerah. Situasi makin panas setelah tragedi Trisakti dan berakhir dengan mundurnya Soeharto pada Mei 1998.

Di tengah kondisi penuh tekanan itu, BJ Habibie naik jadi presiden. Banyak pihak awalnya meragukan Habibie karena latar belakangnya bukan ekonom, melainkan insinyur pesawat terbang.

Namun dalam waktu singkat, pemerintahan Habibie justru berhasil membuat kondisi ekonomi perlahan stabil. Rupiah yang sempat terpuruk mulai menguat hingga berada di kisaran Rp6.500 per dolar AS.

Baca juga:
Massa Demo Masuk Tol Dalam Kota, Jasa Marga Tutup Sementara… Aksi demonstrasi di sekitar Gedung MPR/DPR Jakarta meluas hingga memasuki ruas Jalan…
Demo 27 Agustus Memanas, Pos Polisi di Petamburan Dibakar Massa! Massa aksi demo 27 Agustus membakar sebuah pos polisi yang berada di…
Hakim Tolak Seluruh Praperadilan Febrie, Penggeledahan dan Penyitaan Dinyatakan Sah Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak seluruh permohonan praperadilan yang…
  • Massa Demo Masuk Tol Dalam Kota, Jasa Marga Tutup Sementara Sejumlah Gerbang…
  • Demo 27 Agustus Memanas, Pos Polisi di Petamburan Dibakar Massa!
  • Hakim Tolak Seluruh Praperadilan Febrie, Penggeledahan dan Penyitaan Dinyatakan Sah

Lalu apa saja langkah yang dilakukan Habibie saat itu?

1. Mengembalikan Kepercayaan Publik dan Investor

Habibie memahami bahwa krisis 1998 bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga krisis kepercayaan. Saat itu terjadi kepanikan di masyarakat, yang membuat nasabah ramai-ramai menarik uang dari bank karena takut sistem perbankan runtuh.

Pemerintah kemudian menjamin simpanan nasabah di bank agar masyarakat merasa aman. Langkah ini penting untuk menghentikan rush atau penarikan uang besar-besaran. Selain itu, pemerintah juga berupaya membangun kembali kepercayaan investor asing yang sebelumnya banyak meninggalkan Indonesia akibat kondisi politik dan ekonomi yang tidak stabil.

2. Menerapkan Kebijakan Moneter Ketat

Untuk menahan kejatuhan rupiah dan mengendalikan inflasi, pemerintah bersama Bank Indonesia menerapkan kebijakan moneter ketat. Salah satu langkah paling terasa saat itu ialah menaikkan suku bunga deposito hingga sangat tinggi. Tujuannya agar masyarakat tetap menyimpan uang dalam rupiah dan tidak berbondong-bondong membeli dolar AS.

Pemerintah juga memperketat peredaran uang dan mengawasi kondisi perbankan agar pasar keuangan tidak semakin kacau. Meski kebijakan ini membuat kredit menjadi mahal dan dunia usaha sempat kesulitan, pemerintah menilai langkah tersebut penting demi menstabilkan rupiah terlebih dahulu.

3. Merombak Sistem Perbankan Nasional

Pada Agustus 1998, pemerintah mengeluarkan paket restrukturisasi perbankan untuk menyelamatkan bank-bank yang kolaps akibat kredit macet. Lewat kebijakan ini, sejumlah bank digabung atau merger agar menjadi lebih kuat. Dari proses tersebut kemudian lahir Bank Mandiri yang sampai sekarang menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan nasional yang saat itu sedang terpuruk.

Baca juga:
Massa Aksi di Depan DPR Ricuh, Polisi Kerahkan Dua Mobil… Situasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat memanas. Massa aksi…
Karhutla Kalimantan Bikin Malaysia Protes, Puan Minta Kemlu Segera Turun… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan mulai memicu persoalan lintas negara.Malaysia…
33 Tahun Terjebak di Kelas Menengah, Ini Alasan RI Belum… Indonesia hingga saat ini belum bisa lepas dari jebakan ekonomi pendapatan menengah.…
  • Massa Aksi di Depan DPR Ricuh, Polisi Kerahkan Dua Mobil Water Cannon…
  • Karhutla Kalimantan Bikin Malaysia Protes, Puan Minta Kemlu Segera Turun Tangan
  • 33 Tahun Terjebak di Kelas Menengah, Ini Alasan RI Belum Jadi Negara…

4. Membuat Bank Indonesia Independen

Habibie juga mengambil keputusan dengan memisahkan Bank Indonesia dari pengaruh langsung pemerintah.

Sebelumnya, bank sentral dinilai terlalu mudah dipengaruhi kepentingan politik penguasa. Setelah dibuat independen, BI memiliki kewenangan lebih besar untuk menjaga stabilitas moneter tanpa tekanan politik. Kebijakan ini terbukti dapat meningkatkan kepercayaan pasar dan investor, perlahan aliran modal asing mulai kembali masuk dan rupiah ikut menguat.

5. Menjaga Harga dan Pasokan Bahan Pokok

Di tengah inflasi tinggi, pemerintah juga berupaya menjaga harga kebutuhan pokok agar tidak semakin membebani masyarakat. Pemerintah melakukan operasi pasar, menjaga distribusi pangan, serta memperkuat stok logistik nasional melalui Bulog.

Tujuannya bukan membuat harga langsung murah, melainkan mencegah lonjakan harga yang tidak terkendali dan menjaga kondisi sosial tetap stabil.

Yang membuat Habibie berbeda adalah cara pandangnya terhadap ekonomi. Ia melihat krisis ekonomi seperti pesawat yang sedang kehilangan keseimbangan atau stall. Menurut Habibie, pesawat yang sedang kehilangan kendali tidak bisa langsung dipaksa melaju cepat. Yang paling penting ialah menstabilkan kondisi lebih dulu agar tidak jatuh.

Pendekatan itu kemudian diterapkan dalam kebijakan ekonominya, yaitu dengan fokus menjaga keseimbangan, memulihkan kepercayaan, dan menenangkan pasar sebelum mendorong pertumbuhan lebih jauh.

Meski masa pemerintahannya singkat, kondisi ekonomi Indonesia mulai menunjukkan perbaikan. Pertumbuhan ekonomi yang sempat minus 13,13 persen pada 1998 mulai membaik menjadi 0,79 persen pada 1999. Rupiah juga perlahan menguat dan kepanikan ekonomi mulai mereda.

Tag:Berita Pentingbj habibieDolar Amerika Serikatkrisis 1998Krisis Moneter
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Tiga Bocah Bobol Toko di Padang, Ngaku Belajar dari Roblox hingga Aksinya Viral di Medsos
By Ani Ratnasari
Tiga bocah yang diduga melakukan aksi pembobolan sejumlah toko di Plaza Andalas, Padang, Sumatra Barat.
1
Budi Arie ‘Senggol’ Percepatan Pemilu, PKS: Sebaiknya Jokowi Jelaskan agar Tak Jadi Bola Liar
By Hardani Triyoga
Kepala Kantor Staf Presiden PKS, Pipin Sopian.
2
Di Depan Warga Pati, Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Gagal Disahkan di 2026
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjawab pertanyaan wartawan usai rapat pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nym)
3
Kemenkeu Luruskan Omongan Purbaya Soal Rp7 T ke BPS, Ternyata Bukan Cuma DTSEN
By Anisa Aulia
Petugas sensus mendata meteran listrik rumah warga saat melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 di Kelurahan Maliaro, Ternate, Maluku Utara. (Sumber: Antara Foto/Andri Saputra/hma)
4
Warga Pati Ketuk Pintu DPR soal RUU Perampasan Aset, Tenggat 15 Desember
By Rika Pangesti
Massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyantap hidangan di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Ekonomi Bisnis

KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Purbaya: Titik Awal Perbaikan ke Depan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Gatot Heroe…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy. (Sumber: Bappenas)
Ekonomi Bisnis

33 Tahun Terjebak di Kelas Menengah, Ini Alasan RI Belum Jadi Negara Maju

Indonesia hingga saat ini belum bisa lepas dari jebakan ekonomi pendapatan menengah.…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Gambar ilustrasi geothermal energi
Ekonomi Bisnis

Gunung Ungaran Bakal Dibor hingga 2.200 Meter, PLN Kejar Potensi Panas Bumi 55 MW untuk Listrik Jawa-Bali

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengungkapkan, Gunung Ungaran di wilayah Kabupaten…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
4 jam lalu
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (12/5) melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Lemes ke Rp17.744 per Dolar AS, Tapi IHSG Menguat 1,81 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak berlawanan arah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up