Ketua Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi buka suara terkait anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa waktu terakhir. Ia menilai pelemahan IHSG masih sejalan dengan tren pelemahan bursa regional.
Hal ini disampaikan Friderica alias Kiki saat mengunjungi Bursa Efek Indonesia bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Tak lama setelah kunjungan tersebut, IHSG pada sesi I melemah 3,08 persen ke level 6.396.
Kita melihat pelemahan IHSG saat ini dalam beberapa hari terakhir sebenarnya masih sejalan dengan tren pelemahan bursa secara regional,”
ujar Kiki di Gedung BEI, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.
Geopolitik dan MSCI Jadi Sorotan
Kiki menjelaskan, pelemahan IHSG dipengaruhi tensi geopolitik di Timur Tengah yang masih berlangsung serta ekspektasi kebijakan moneter global yang tetap hawkish.
Selain itu, keputusan rebalancing MSCI yang mengeluarkan enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard dan 13 saham dari MSCI Small Cap juga disebut menjadi salah satu penyebab merosotnya IHSG.
Namun kalau kita lihat, pelemahannya masih moderat, yaitu 1,98 persen pada hari pertama pengumuman MSCI, dan juga kemarin 1,85 persen pada 18 Mei setelah libur panjang,”
jelasnya.

OJK Sebut Pergerakan Pasar Lebih Fundamental
Kiki mengatakan dinamika pergerakan IHSG saat ini menunjukkan penyesuaian yang lebih berbasis fundamental pasar.
Menurutnya, kondisi tersebut merupakan konsekuensi logis dari berbagai transformasi pasar modal yang dilakukan OJK bersama BEI.
Kami menyampaikan bahwa ini adalah konsekuensi logis dari berbagai transformasi di pasar modal yang kita lakukan. Jadi, kita melihat pergerakan indeks kita sudah lebih berdasarkan fundamental,”
imbuhnya.


