321.039 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek, pada periode libur Idul Adha atau 26-27 Mei 2026. 48,7 persen pengendara menuju arah timur.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mengatakan volume lalu lintas yang keluar wilayah Jabotabek naik 19,62 persen bila dibandingkan dengan lalu lintas normal yang mencapai 268.392 kendaraan.
“Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung), GT Cikupa (menuju arah Merak), dan GT Ciawi (menuju arah Puncak),”
ujar Rivan dalam keterangannya, Kamis, 28 Mei 2026.
Distribusi lalu lintas keluar Jabotabek menuju ke tiga arah, yakni 156.206 kendaraan atau 48,7 persen menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 86.786 kendaraan atau 27 persen menuju arah Barat (Merak), dan 78.047 kendaraan atau 24,3 persen menuju arah Selatan (Puncak).
Untuk volume arus lalin keluar wilayah Jabotabek pada Hari Raya Idul Adha 1447H atau 27 Mei smencapai 124.719 kendaraan. Namun, secara kumulatif angka ini lebih rendah 8,51 persen dibandingkan lalin normal.
“Jasa Marga tetap mencatat ada peningkatan mobilitas masyarakat ke arah timur (ke Trans Jawa dan Bandung) yang meningkat sebesar 6,85 persen dan ke arah selatan (ke Puncak) yang meningkat 5,90 persen dari lalu lintas normal,” .
terang dia
Berikut rincian distribusi lalu lintas:
| Arah Tujuan | Gerbang Tol (GT) & Jalur Tol | Jumlah Kendaraan | Perbandingan dengan Lalin Normal |
| Timur (Trans Jawa) | GT Cikampek Utama (Tol Jakarta-Cikampek) | 81.030 | Naik 52,67% |
| Timur (Bandung) | GT Kalihurip Utama (Tol Cipularang) | 75.176 | Naik 35,26% |
| TOTAL ARAH TIMUR | Gabungan Kedua GT | 156.206 | Naik 43,76% |
| Barat (Merak) | GT Cikupa (Tol Tangerang-Merak) | 86.786 | Turun 8,63% |
| Selatan (Puncak) | GT Ciawi (Tol Jagorawi) | 78.047 | Naik 20,53% |


