Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat, pergerakan tiga saham emiten yang bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Salah satu emiten tersebut merupakan milik suami dari Ketua DPR RI Puan Maharani, yakni Happy Hapsoro.
Ketiga saham yang dipantau itu adalah PT Mahkota Group Tbk (MGRO), PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA). MGRO dan GPRA dipantau Bursa karena ada indikasi pola transaksi yang tidak wajar, sedangkan BUVA emiten Happy Hapsoro karena terjadi penurunan harga saham di luar kebiasaan.
Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,”
tulis BEI dikutip Jumat, 29 Mei 2026.
Imbau Investor Perhatikan Jawaban Emiten

BEI menuturkan, sehubungan dengan terjadinya UMA pada ketiga emiten tersebut, maka saat ini Bursa tengah mencermati perkembangan pola transaksi saham tersebut.
Maka dari itu, BEI meminta agar investor memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya.
Kemudian mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.


