Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Asosiasi Tambang Sentil Pemerintah, Pembeli Batu Bara Bisa Kabur Jika Ekspor Tak Pasti

Penerapan harga acuan batu bara dan mineral yang solid, disertai pengawasan ekspor oleh surveyor pemerintah dan bea cukai.

Pertambangan batu bara PT Kaltim Prima Coal (KPC), berlokasi di wilayah Sangatta, Kalimantan Timur, Indonesia
Pertambangan batu bara PT Kaltim Prima Coal (KPC), berlokasi di wilayah Sangatta, Kalimantan Timur, Indonesia. (sumber: bumiresources.com)

Asosiasi Pertambangan Indonesia (API-IMA) meminta adanya transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan ekspor batu bara dan mineral, terutama dalam menghadapi dugaan praktik transfer pricing yang berujung pada underinvoicing pada ekspor komoditas.

Menurut IMA, penerapan harga acuan batu bara dan mineral yang solid, disertai pengawasan ekspor oleh surveyor pemerintah dan bea cukai, merupakan langkah penting dalam menjaga integritas pasar batu bara.

Oleh karena itu, langkah-langkah penegakan hukum yang tegas diperlukan jika didapati pelanggaran, guna menciptakan iklim usaha yang adil dan berkelanjutan,”

kata Direktur Eksekutif IMA Sari Esayanti dalam keterangan resmi, Selasa, 9 Juni 2026.

Perlu Proses Transparan dan Cepat

Ilustrasi Produksi Batubara
Ilustrasi Produksi Batubara (freepik.com)

Menanggapi rencana tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam strategis melalui satu pintu, IMA juga menyerukan perlunya proses yang transparan dan cepat. 

Iklan

Menurut asosiasi, hal itu sangat penting agar pasar batu bara Indonesia di tingkat dunia tidak terganggu dan terisi oleh negara lain, mengingat para customer berbagai negara juga sangat membutuhkan on time delivery, terjaganya standard kualitas produksi dan komitmen produsen. 

Ketidakpastian akan faktor-faktor tersebut, menurutnya, akan membuat para customer mengalihkan pasokan ke negara lain.

IMA berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan demi menjaga integritas pasar dan mendorong pertumbuhan sektor pertambangan nasional,”

tutup Sari.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.