Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Mulai Perkasa Rp17.732 per Dolar AS Awal Pekan, Harapan Damai AS-Iran Menguat

Rupiah bersama Yuan Tiongkok (CNY) menguat 0,06 persen terhadap dolar AS, Won Korea (KRW) naik 0,29 persen, Rupee India (INR) 0,67 persen.

Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.)

Nilai tukar rupiah dibuka berotot pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026. Rupiah menguat 0,72 persen atau 128 poin ke level Rp17.732 per dolar Amerika Serikat (AS).

Rupiah bersama mata uang negara Asia tercatat menguat, Yuan Tiongkok (CNY) menguat 0,06 persen terhadap dolar AS, Won Korea (KRW) naik 0,29 persen, Rupee India (INR) 0,67 persen.

Nilai tukar Yen Jepang (JPY) juga menguat 0,01 persen, Ringgit Malaysia (MYR) menguat 0,18 persen, Peso Filipina (PHP) naik 0,18 persen, Dolar Singapura (SGD) menguat 0,19 persen, dan Baht Thailand (THB) berotot 0,53 persen melawan dolar AS.

Iklan

Penyebab Penguatan

Ilustrasi negosiasi Iran-AS. (Sumber: Foto Dibuat AI)
Ilustrasi negosiasi Iran-AS. (Sumber: Foto Dibuat AI)

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengungkapkan, penguatan rupiah pada hari ini karena meningkatnya harapan damai di Timur Tengah. Sehingga, indeks dolar AS mengalami penurunan karena harapan tersebut.

Rupiah berpotensi kembali menguat terhadap dolar AS di tengah meningkatnya harapan perdamaian di Timur Tengah memicu sentimen risk on dan penurunan pada harga minyak mentah dunia. Indeks dolar AS turun oleh laporan bahwa kesepakatan damai interim antara AS-Iran telah tercapai,”

ujar Lukman saat dihubungi Owrite.id Senin, 15 Juni 2026.

BI Rate dan Pemangkasan MBG Mulai Beri Harapan

Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tubo, Ternate, Maluku Utara, Senin (8/6/2026).
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tubo, Ternate, Maluku Utara, Senin (8/6/2026). (ANTARA FOTO/Andri Saputra/tom.)

Sedangkan dari dalam negeri, penguatan rupiah didorong oleh kenaikan suku bunga atau BI Rate dari Bank Indonesia (BI), dan rencana pemangkasan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Beberapa perkembangan domestik memang cukup positif seperti ekspektasi siklus kenaikan suku bunga BI, pengurangan anggaran buat MBG,”

katanya.

Adapun pada perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah akan menguat di kisaran Rp17.700-Rp17.850 melawan dolar AS.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.