Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membentuk tim khusus pengadaan batu bara untuk memenuhi kebutuhan PT PLN (Persero) dinilai sebagai langkah darurat untuk mengatasi persoalan pasokan dalam jangka pendek.
Pengamat Ekonomi dari Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P. Sasmita mengatakan pembentukan tim tersebut menunjukkan pemerintah memandang persoalan pasokan batu bara sebagai isu yang mendesak dan perlu segera ditangani.
Langkah membentuk tim khusus itu menunjukkan pemerintah melihat ini sebagai ‘urgent operational issue‘. Ini pendekatan firefighting, memastikan pasokan tidak terganggu dalam jangka pendek,”
kata Ronny pada Owrite, Jumat, 19 Juni 2026.
Tim Khusus Efektif untuk Solusi Jangka Pendek

Menurut dia, pembentukan tim khusus dapat menjadi instrumen yang efektif untuk mempercepat koordinasi antar pemangku kepentingan guna memastikan kebutuhan batu bara pembangkit tetap terpenuhi.






