Nilai tukar rupiah ambruk pada pembukaan perdagangan Jumat, 19 Juni 2026. Rupiah melemah 0,29 persen atau 51 poin ke level Rp17.845 per dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan pelemahan rupiah ini didorong oleh kembali meningkatnya prospek kenaikan suku bunga The Fed.
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang masih kembali menguat oleh meningkatnya prospek kenaikan suku bunga The Fed pasca FOMC. Indeks dolar AS mencapai level tertinggi dalam lebih dari setahun,”
ujar Lukman saat dihubungi Owrite, hari ini.
Selain itu, pelemahan rupiah juga didorong oleh kekhawatiran terhadap pasokan minyak mentah yang masih belum akan pulih.






