Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Piutang Rp110,74 T Belum Dibayar Negara, PLN Menjerit dan Pinjam Bank untuk Bertahan
Ekonomi Bisnis

Piutang Rp110,74 T Belum Dibayar Negara, PLN Menjerit dan Pinjam Bank untuk Bertahan

Ani Ratnasaridusep-malik
Last updated: Juni 22, 2026 6:07 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Kantor Pusat PLN. (Sumber: PLN)
Kantor Pusat PLN. (Sumber: PLN)
SHARE

Piutang PT PLN (Persero) kepada Pemerintah tercatat melambung tinggi sepanjang tahun 2025. Indef menilai inilah yang menyebabkan arus kas perusahaan tertekan dan meningkatkan utang jangka pendek, karena digunakan untuk menambal kebutuhan modal kerja.

Daftar isi Konten
  • Piutang Pemerintah Jadi Biang Kerok Tekanan Likuiditas
  • Utang Bank Naik untuk Menutup Kebutuhan Modal Kerja
  • Skema Supplier finance

Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT PLN (Persero) per 31 Desember 2025 yang telah diaudit, pos piutang dari Pemerintah naik tajam menjadi Rp110,74 triliun. Angka tersebut meningkat Rp67,45 triliun jika dibandingkan dengan piutang akhir 2024 yang berada di level Rp43,29 triliun.

Piutang Pemerintah Jadi Biang Kerok Tekanan Likuiditas

Kepala Dekarbonisasi Industri dan Transportasi (Indef) Andry Satrio Nugroho menilai lonjakan piutang tersebut menjadi faktor utama tertekannya likuiditas PLN. 

Meski perusahaan mencatat pendapatan kompensasi Rp112,73 triliun dan laba bersih Rp7,26 triliun pada 2025, tapi laba tersebut bukan dalam bentuk tunai. Karena, sekitar sepertiga dari seluruh dukungan kompensasi pemerintah yang diakui sebagai pendapatan menumpuk sebagai tagihan.

Pendapatan diakui, tetapi duitnya nggak masuk, ini sebabnya kas tergerus meski laba masih positif (meskipun anjlok dari 2024),”

kata Andry dikutip, Senin, 22 Juni 2026.
Baca juga:
Usai Gelontorkan Rp400 Triliun, Purbaya Buka Opsi Tambah Dana ke… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertimbangkan menambah penempatan dana pemerintah di perbankan…
Jalur Gandul-Cirendeu 'Lumpuh', PLN Telusuri Penyebab Mati Lampu di Jaksel-Tangsel PT PLN (Persero) mengungkap penyebab pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah…
Catat dan Jangan Mau Ditipu! KUR hingga Rp100 Juta Tak… Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyatakan pengajuan Kredit Usaha Rakyat…
  • Usai Gelontorkan Rp400 Triliun, Purbaya Buka Opsi Tambah Dana ke Perbankan
  • Jalur Gandul-Cirendeu 'Lumpuh', PLN Telusuri Penyebab Mati Lampu di Jaksel-Tangsel
  • Catat dan Jangan Mau Ditipu! KUR hingga Rp100 Juta Tak Perlu Agunan…

Imbas dari penumpukan utang negara tersebut dapat terlihat pada posisi kas dan setara kas PLN turun menjadi Rp42,20 triliun, dari sebelumnya Rp61,36 triliun.

Utang Bank Naik untuk Menutup Kebutuhan Modal Kerja

Guna menambal menambal belanja modal, laporan keuangan juga menunjukkan utang jangka pendek PLN ikut naik hingga Rp36,51 triliun. 

Menurut Andry, kondisi ini menunjukkan bahwa pembayaran kompensasi listrik dari pemerintah secara tidak langsung kini dibiayai melalui pinjaman perbankan.

Artinya, PLN meminjam dari bank untuk membiayai piutang yang seharusnya dibayar negara,”

ungkapnya.

Skema Supplier finance

Selain pinjaman bank, tekanan arus kas juga tercermin dari munculnya skema supplier finance arrangement atau pembiayaan pemasok sebesar Rp7,67 triliun pada 2025, yang sebelumnya tidak tercatat.

Skema ini melibatkan kerja sama PLN dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, di mana bank membayarkan terlebih dahulu tagihan pemasok. Selanjutnya, PLN akan melunasi pembayaran tersebut kepada pihak bank di kemudian hari.

Mekanisme ini bisa jadi sinyal meningkatnya tekanan modal kerja di tubuh PLN. Selama piutang pemerintah belum terselesaikan, skema pembiayaan seperti ini berpotensi terus digunakan bahkan akan meningkat.

Andry memperkirakan, apabila seluruh kompensasi pemerintah dibayarkan tepat waktu, arus kas operasional PLN berpotensi berada di kisaran Rp57 triliun hingga Rp63 triliun. Nilai tersebut dinilai cukup untuk menopang sebagian besar kebutuhan belanja modal perusahaan tanpa ketergantungan besar pada utang bank.

Baca juga:
Sosok Pengganti Perry Warjiyo, Indef: Harus Teknokrat dan Mampu Jaga… Usai Perry Warjiyo mundur dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI), sosok penggantinya…
PTBA Jual 21,1 Juta Ton Batu Bara hingga Juni 2026,… PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatat penjualan batu bara sebesar 21,10 juta…
PLN Beri Diskon 50 Persen untuk Layanan Tambah Daya, Cek… Kabar baik bagi pelanggan PT PLN (Persero) yang berencana menambah daya listrik…
  • Sosok Pengganti Perry Warjiyo, Indef: Harus Teknokrat dan Mampu Jaga Independensi BI
  • PTBA Jual 21,1 Juta Ton Batu Bara hingga Juni 2026, Pasar Domestik…
  • PLN Beri Diskon 50 Persen untuk Layanan Tambah Daya, Cek Syarat dan…
Tag:Indefpembiayaanperbankanpinjamanpiutang negaraPLN
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Asal Usul Lomba Makan Kerupuk, Tradisi Ikonik Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Lomba Makan Kerupuk saat Hari Kemerdekaan.
1
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
2
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
3
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
4
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
5

BERITA LAINNYA

Pramuniaga menunjukkan emas batangan
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini 7 Agustus 2026: Global Melejit 4,8 Persen, Antam Anjlok Rp29.000

Harga emas global masih bergerak stabil pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026.…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
56 menit lalu
Ilustrasi konflik di Selat Hormuz.
Ekonomi Bisnis

Iran Batasi Pelayaran di Selat Hormuz: Harga Minyak Brent Tembus US$83,50 per Barel

Harga minyak naik dunia lebih dari 1 persen pada perdagangan Jumat. Karena…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
1 jam lalu
Papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Mulai Sumringah! Ada Sinyal Bakal Terbang Lagi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan Jumat pagi, 7…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Rupiah Dibuka Loyo ke Level Rp17.935! Ancaman dari Timur Tengah Mulai Menghantui Pasar

Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026. Rupiah…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up