Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka merosot 0,36 persen ke level 6.094 pada perdagangan Selasa, 23 Juni 2026.
Nilai transaksi tercatat 307 miliar, dengan melibatkan 387 miliar saham dalam 45 ribu kali transaksi. Ada 192 saham turun, 248 tidak bergerak, dan 183 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. IHSG diperkirakan akan bergerak di level 6.080.
“IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan terbatas di area support 6.080-6.065,”
kata Fanny dalam riset hariannya.
Bursa Asia
Fanny mengatakan bursa Asia bergerak bervariatif, namun mayoritas indeks menguat. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,55 persen, dan Topix menguat 1,24 persen.
Kemudian di Korea Selatan indeks Kospi menguat 0,69 persen, Kosdaq naik 0,19 persen, Hang Seng Hong Kong turun 0,65 persen, dan ASX 200 Australia melemah 0,14 persen. Sementara, FTSE Straits Times naik 0,22 persen, dan FTSE Malaysia turun 0,65 persen.
“Pergerakkan tersebut setelah laporan media Iran yang menyatakan bahwa Iran menghentikan pembicaraan lantaran Presiden AS Donald Trump mengancam menyerang Iran jika Hizbullah terus berlanjut menyerang Iran,”
jelas Fanny.
Adapun untuk pergerakan IHSG pada hari ini diperkirakan akan melemah di rentang support 6.080 hingga 6.065, sedangkan level resist IHSG di 61.38 hingga 6.160.


























