Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 17 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Imbas Perang Timur Tengah, Harga Gas Industri Indonesia Berpotensi Ikut Melambung
Ekonomi Bisnis

Imbas Perang Timur Tengah, Harga Gas Industri Indonesia Berpotensi Ikut Melambung

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 29, 2026 11:57 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Kapal LNG. (Sumber: Unsplash/Karel Mistrík)
Kapal LNG. (Sumber: Unsplash/Karel Mistrík)
SHARE

Konflik bersenjata antara Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran mulai berdampak pada pasar gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) global. Gangguan pasokan akibat rusaknya fasilitas produksi di Timur Tengah memicu lonjakan harga LNG internasional dan berpotensi mendorong penyesuaian harga gas bagi sektor industri di Indonesia.

Daftar isi Konten
  • Harga LNG Global Melonjak Tajam
  • Harga Gas Industri RI Berpotensi Disesuaikan
  • Reforminer Usulkan Lima Langkah Antisipasi

Gangguan pasokan terjadi setelah kerusakan pada fasilitas gas South Pars di Iran dan fasilitas LNG Ras Laffan di Qatar. Kondisi tersebut memaksa produsen LNG, termasuk QatarEnergy, memberlakukan force majeure sehingga membatalkan sejumlah pengiriman kargo, termasuk ke Italia.

Selain menurunkan volume ekspor LNG, konflik juga menyebabkan pembatalan kontrak jangka panjang, terganggunya jalur pelayaran, serta kenaikan harga LNG di pasar spot. Dampaknya, impor LNG kawasan Asia mencatat penurunan terdalam dalam lebih dari tiga tahun terakhir akibat terganggunya rantai pasok.

Baca juga:
Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan Pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2026 dinilai…
Kejar Target Setoran Pajak 2027, Purbaya Pertimbangkan Tarik Pajak Baru Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang mengenakan pajak baru. Hal ini…
Harga Bright Gas Pertamina 5,5 Kg dan 12 Kg Turun… Pertamina Patra Niaga menurunkan harga Bright Gas, yang berlaku efektif mulai hari…
  • Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan
  • Kejar Target Setoran Pajak 2027, Purbaya Pertimbangkan Tarik Pajak Baru
  • Harga Bright Gas Pertamina 5,5 Kg dan 12 Kg Turun Dikit, Dijual…

Harga LNG Global Melonjak Tajam

Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro mengatakan eskalasi konflik di Timur Tengah telah mendorong kenaikan harga energi dunia, termasuk LNG.

Peningkatan harga LNG global memberikan dampak secara langsung terhadap meningkatnya harga gas pada semua negara, termasuk harga gas untuk sektor industri di masing-masing negara,”

kata Komaidi dalam keterangan tertulis, Senin, 29 Juni 2026.

Ia menjelaskan, harga acuan LNG Japan Korea Marker (JKM) melonjak lebih dari 60 persen sejak awal 2026. Jika pada awal tahun harga masih berada di kisaran US$9-11,5 per MMBTU, kini meningkat menjadi sekitar US$15-19 per MMBTU dan bahkan sempat menyentuh US$22,3 per MMBTU seiring meningkatnya eskalasi konflik.

Menurut Komaidi, lonjakan harga LNG turut memengaruhi harga gas industri di berbagai negara. Berdasarkan data yang dihimpun Reforminer, harga gas berbasis LNG untuk industri di Filipina mencapai sekitar US$28,50 per MMBTU, Vietnam sebesar US$27,81 per MMBTU, sedangkan Singapura berada pada kisaran US$40-48 per MMBTU.

Jika dibandingkan dengan harga gas di sejumlah negara tersebut, harga gas untuk sektor industri Indonesia yang bersumber dari LNG masih cukup kompetitif,”

ujar Komaidi.

Harga Gas Industri RI Berpotensi Disesuaikan

Di Indonesia, kenaikan harga LNG global telah mendorong penyesuaian harga gas industri non-Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) berbasis LNG dari sebelumnya US$14,9 per MMBTU menjadi sekitar US$21-25 per MMBTU.

Terkait peningkatan harga LNG, harga gas sektor industri yang dipenuhi oleh pemasok utama yaitu PGN kemungkinan perlu dilakukan penyesuaian,”

jelas Komaidi.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari struktur pasokan gas PT Perusahaan Gas Negara (PGN), yang saat ini sekitar 79 persen berasal dari gas pipa dan 21 persen dari regasifikasi LNG. Kenaikan harga LNG juga akan meningkatkan rata-rata biaya pengadaan gas yang dibeli perusahaan.

Ia menambahkan, harga gas berbasis LNG memang relatif lebih tinggi dibandingkan gas pipa karena terdapat tambahan komponen biaya, seperti pengangkutan (shipping), penyimpanan (storage), regasifikasi, hingga perbedaan harga gas di tingkat hulu sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 Tahun 2022.

Ilustrasi kegiatan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN)
Ilustrasi kegiatan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) (Foto: https://pgn.co.id/)

Reforminer Usulkan Lima Langkah Antisipasi

Meski demikian, Komaidi menilai pemerintah telah berupaya menjaga daya saing industri melalui implementasi kebijakan HGBT dan meminta pemasok gas menahan penyesuaian harga bagi industri non-HGBT. Namun, efektivitas kebijakan tersebut bergantung pada kapasitas fiskal pemerintah serta kemampuan keuangan badan usaha pemasok gas.

Ia menilai harga gas bukan satu-satunya faktor yang menentukan daya saing industri nasional. Berdasarkan berbagai kajian Reforminer, daya saing lebih banyak dipengaruhi strategi industrialisasi, permintaan pasar, serta ketersediaan sumber daya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan porsi biaya bahan bakar, termasuk gas dan listrik, hanya sekitar 6,35 persen dari total biaya input produksi sektor industri. Sebaliknya, komponen terbesar berasal dari bahan baku dan bahan penolong yang porsinya mencapai 64,60-96,76 persen, bergantung pada jenis industri.

Komaidi juga mencatat tidak semua sektor industri penerima fasilitas HGBT memiliki ketergantungan tinggi terhadap biaya gas. Sebagai contoh, porsi biaya gas pada industri oleokimia sekitar 3,30 persen, industri sarung tangan karet sebesar 7-14 persen, dan industri kaca sekitar 16 persen.

Untuk memperkuat daya saing industri di tengah gejolak harga LNG global, Reforminer mengusulkan lima langkah perbaikan kebijakan, yakni:

  1. Meningkatkan pasokan gas pipa untuk mengurangi penggunaan LNG, 
  2. Mengevaluasi prioritas alokasi gas domestik, 
  3. Merekonsiliasi penerima HGBT agar lebih tepat sasaran, 
  4. Memberikan fleksibilitas bagi industri dalam menyesuaikan kebutuhan gas hingga harga LNG kembali normal, serta
  5. Memastikan penurunan harga LNG di tingkat hulu dapat diteruskan kepada industri saat kondisi pasar membaik.

Selain itu, Komaidi menilai pemberian insentif pajak secara langsung akan lebih efektif dalam menjaga daya saing industri dibandingkan hanya mengandalkan kebijakan harga gas.

Pemberian insentif pajak secara langsung terbukti telah mampu menjaga dan meningkatkan kinerja dan daya saing industri nasional pada periode sebelum, selama, dan pasca (pemulihan) pandemi Covid-19,”

terang Komaidi.
Baca juga:
Anggaran Pendidikan Melonjak Rp100 Triliun, Purbaya Ungkap Kabar Gaji Guru… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menaikkan gaji guru…
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, Berpotensi Tsunami Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada…
Sudah Ada 45 Ribu Kasus Keracunan MBG, Dua Politisi Ini… Sudah sekitar 20 bulan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan, namun kasus…
  • Anggaran Pendidikan Melonjak Rp100 Triliun, Purbaya Ungkap Kabar Gaji Guru 2027
  • Gempa Bumi Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, Berpotensi Tsunami
  • Sudah Ada 45 Ribu Kasus Keracunan MBG, Dua Politisi Ini Minta Program…
Tag:Gas Industriharga gasHeadlineLNGPGNSerangan AS-Israeltimur tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan DPR 2026. (Sumber: Dok. DPR)
1
Gempa M 7,7 NTT Picu Tsunami, Badan Geologi Ungkap Jejak Mengerikan Sesar Flores
By Hardani Triyoga
Foto udara sejumlah tenda pengungsian bencana gempa berdiri di Stadion Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. (ANTARA FOTO/Mega Tokan).
2
Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Netizen Langsung Ramai Cari Lowongan
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyalami Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto (tengah) disaksikan Ketua DPR Puan Maharani (kiri) seusai pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
3
Gempa NTT Bikin Pelabuhan Rusak, Dermaga Roboh hingga Terminal Penumpang Retak
By Natania Longdong
Sarana dermaga di NTT rusak pasca gempa.
4
Tragedi Gempa NTT: 51 Tewas, 132 Luka-luka, Basarnas Sisir Wilayah Terdampak
By Hardani Triyoga
Warga berada di dekat anggota keluarganya yang terluka akibat gempa bumi di RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
5

BERITA LAINNYA

Infrastruktur dermaga dan pelabuhan yang rusak pasca gempa NTT.
Ekonomi Bisnis

Gempa Flores Bikin 20 SPBU Lumpuh, Pertamina Beberkan Kondisi Terkini Pasokan BBM

Pertamina Patra Niaga terus memastikan pasokan BBM dan LPG di wilayah Flores,…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
15 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu (Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Kejar Target Setoran Pajak 2027, Purbaya Pertimbangkan Tarik Pajak Baru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang mengenakan pajak baru. Hal ini…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Pusat DJP (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Belanja Negara 2027 Tembus ke Rp4.097 Triliun, Purbaya Bakal Lakukan Ini Jaga Defisit

Alokasi belanja negara melonjak pada tahun 2027 menjadi sebesar Rp4.097,2 triliun, atau…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 hari lalu
Guru membimbing siswi mengerjakan soal saat proses belajar mengajar di SRMP 25 Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Anggaran Pendidikan Melonjak Rp100 Triliun, Purbaya Ungkap Kabar Gaji Guru 2027

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menaikkan gaji guru…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up