Pemerintah kembali menunda rencana pemberian insentif untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Seyogianya insentif ini akan diberikan pada Juni 2026, namun diundur ke Juli dan kini ditargetkan berlaku pada Agustus 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan penundaan pemberian insentif bagi motor dan mobil listrik ini karena pemerintah masih membutuhkan tambahan untuk mematangkan persiapan.
Mungkin persiapannya belum cukup. Dia (Menko) belum bicara sama saya, saya ingat waktu itu ditunda satu bulan. Mungkin perlu satu bulan lagi,”
ujar Purbaya di Jakarta, dikutip Jumat, 3 Juli 2026.
Terus Komunikasi dengan Menko Perekonomian


Purbaya mengatakan, akan melakukan komunikasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto perihal mundurnya implementasi kebijakan ini.
Saya musti komunikasi dengan Pak Airlangga dulu,”
katanya.
Sementara itu, Menko Airlangga mengatakan penundaan pemberian insentif ini karena pemerintah harus melakukan kajian tambahan selama satu bulan ke depan.
Insentif motor listrik kemarin dikaji lagi tambahan satu bulan,”
ujar Airlangga.























