Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Senin pagi, 31 Agustus 2026. Rupiah amblas 0,32 persen atau 57 poin ke level Rp17.750 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan melemahnya rupiah ini karena pidato hawkish dari Kepala the Fed Kevin Warsh.
Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang rebound tajam menyusul pidato hawkish dari kepala the Fed Warsh,”
ujar Lukman kepada Owrite Senin, 31 Agustus 2026.
Lukman menuturkan, melemahnya rupiah juga didorong oleh gejolak geopolitik di Timur Tengah. Sebab, AS kembali melakukan serangan kepada Iran.
Geopolitik di Timur Tengah kembali tereskalasi oleh serangan AS terhadap Iran,”
jelasnya.
Maka dari itu, Lukman pada perdagangan hari ini memperkirakan bahwa nilai tukar rupiah akan melemah di kisaran Rp17.650 per dolar AS hingga Rp17.800 per dolar AS.
Mata Uang Asia


Berdasarkan data perdagangan pagi ini, tidak hanya rupiah yang tertekan melawan dolar AS. Sejumlah nilai tukar negara Asia lainnya turut melemah diantaranya nilai tukar Malaysia, Thailand, dan Filipina.
Adapun untuk nilai tukar Ringgit Malaysia (MYR) melemah sebesar 20 persen, Baht Thailand (THB) melemah sebesar 0,16 persen, dan Peso Filipina (PHP) hanya melemah 0,05 persen terhadap dolar AS.
























