Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau pada perdagangan Selasa pagi, 1 September 2026. IHSG menguat sebesar 0,45 persen ke level 6.554.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp797,5 miliar, dengan melibatkan 1,8 miliar saham dalam 108,2 ribu kali transaksi. Sebanyak 121 saham turun, 242 tidak bergerak, dan 328 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG berpotensi menguat pada perdagangan hari ini didorong oleh rebalancing MSCI.
IHSG berpotensi sideways cenderung menguat hari ini, setelah kemarin rebalancing MSCI,”
kata Fanny dalam analisisnya Selasa, 1 September 2026.
Bursa Asia


Fanny menuturkan, untuk bursa Asia mayoritas turun tertekan konflik AS-Iran yang kembali meningkat. Untuk indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,14 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 0,07 persen.
Kemudian Taiex Taiwan turun 0,44 persen, dan ASX 200 Australia melemah 0,18 persen. Sedangkan indeks KOSPI Korea Selatan naik 0,46 persen dan FTSE Straits Times menguat 0,97 persen.
Sentimen disebabkan pecahnya kembali konflik antara AS dan Iran yang mendorong kenaikan harga minyak. Harga minyak mentah naik setelah pasukan AS menyerang dua peluncur rudal Iran di Pulau Larak,”
jelasnya.
Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak di level support 6.450 hingga 6.500. Sedangkan level resist IHSG di kisaran 6.580 hingga 6.620.























