Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Banyak Bencana Melanda RI, Purbaya Akui Ganggu Perekonomian hingga Akhir 2026

Purbaya menilai bahwa anggaran untuk penanganan bencana masih mencukupi. Bahkan, anggaran untuk penanganan berpotensi ditambah.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) bersama Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kedua kiri) berjalan menuju lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat,
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan) bersama Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kedua kiri) berjalan menuju lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (ANTARA FOTO/Abdan Syakura/tom)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan terkait kondisi perekonomian Indonesia di tengah bencana yang menimpa Tanah Air mulai dari gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga erupsi gunung. 

Purbaya mengakui, ekonomi Indonesia pada kuartal III dan IV akan terganggu karena dampak bencana tersebut. Namun, ia meyakini gangguan itu tidak akan memperlambat ekonomi RI secara signifikan. 

Dari ekonomi harusnya sih ada gangguan dikit tapi nggak akan sampai memperlambat ekonomi secara signifikan,”

kata Purbaya di Kompleks DPR RI, Jakarta, Senin, 7 September 2026.

Purbaya menyatakan, pemerintah akan menggenjot pertumbuhan ekonomi pada kuartal III dan IV agar tetap sesuai dengan target pemerintah.

Iklan

Masih (ekonomi sesuai target), malah kita genjot kuartal III dan IV ini,”

tuturnya.

Berpotensi Ditambah

Prajurit TNI bersama petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Pidie Jaya, Aceh
Prajurit TNI bersama petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Pidie Jaya, Aceh, Kamis (25/12/2025). Pemerintah bersama BNPB dan TNI mulai membangun huntara di tiga lokasi yang ditetapkankan untuk korban banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. ANATARA FOTO/Irwansyah Putra/rwa.

Di samping itu, Purbaya menilai bahwa anggaran untuk penanganan bencana masih mencukupi. Bahkan, anggaran untuk penanganan berpotensi ditambah. 

Kan BNPB ada dana, pasti pertama kali masuk BNPB kalau ada kebutuhan. Nanti kalau kebutuhan dana tambahan baru kita kasih, mudah-mudahan nggak besar dampaknya,”

tuturnya.

Untuk itu, Purbaya berharap bencana yang terjadi di Tanah Air bisa berangsur pulih, agar tidak mengganggu perekonomian nasional.

Kita kayaknya banyak bencana ya, kita semua kedepan berdoa supaya nggak ada bencana lagi,”

jelasnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.