Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan mata uang rupiah ditutup berlawanan arah pada Senin, 7 September 2026. Rupiah menguat, namun IHSG justru melemah.
Rupiah tercatat menguat tipis sebesar 0,01 persen atau 2 poin ke level Rp17.640 per dolar Amerika Serikat (AS). Sedangkan IHSG melemah 0,25 persen ke level 6.619.
Berdasarkan data perdagangan sore ini, sejumlah nilai tukar negara di Asia yang menguat diantaranya Rupee India (INR) 0,04 persen, Peso Filipina (PHP) menguat 0,07 persen.
Kemudian Dolar Singapura (SGD) sebesar 0,10 persen, Baht Thailand (THB) sebesar 0,23 persen, Won Korea (KRW) menguat 0,35 persen, serta Yen Jepang (JPY) berotot sebesar 1,30 persen.
Sentimen Rupiah


Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapan sentimen rupiah hari ini berasal dari data di AS yang menunjukkan bahwa perekonomiannya menyerap lebih banyak tenaga kerja daripada yang diperkirakan.
Kuatnya penambahan lapangan kerja memungkinkan the Fed untuk lebih fokus pada aspek inflasi dari mandatnya, sehingga menempatkan data Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) AS minggu ini sebagai sorotan utama,”
kata Ibrahim dalam analisisnya Senin, 7 September 2026.
Selain itu, Ibrahim mengatakan bahwa pelaku pasar kini tengah mencermati kondisi di Indonesia yang dihantam berbagai bencana, teranyar erupsi Anak Gunung Krakatau.
Pelaku pasar akan mencermati penanganan bencana sambil terus menghitung potensi dampaknya terhadap aktivitas ekonomi, terutama jika gangguan transportasi dan dibatasinya aktivitas luar rumah berlangsung lebih lama,”
terangnya.
Saham Melemah
Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp13,7 triliun dengan melibatkan 37 miliar saham dalam 2,1 juta kali transaksi. Sebanyak 281 saham naik, 179 tidak bergerak, dan 332 turun.
Dilansir dari Stockbit, saham yang mengalami penurunan terdalam alias top loser sebagai berikut:
- PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) melemah 14,71 persen ke Rp232
- PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) melemah 11,76 persen ke Rp150
- PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) melemah 9,88 persen ke Rp292
Sementara saham yang paling banyak dijual asing atau net foreign sell diantaranya:
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar Rp97,62 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp97,57 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp63,59 miliar





















