Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menghijau pada perdagangan Kamis, 10 September 2026. IHSG menguat sebesar 0,28 persen ke level 6.696.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp623,6 miliar dengan melibatkan 2,7 miliar saham dalam 81,7 ribu kali transaksi. Sebanyak 123 saham turun, 251 tidak bergerak, dan 289 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menjelaskan IHSG akan menguat pada perdagangan hari ini. Setelah pada Rabu, 9 September ditutup melemah 0,12 persen.
IHSG masih berpotensi sideways cenderung menguat hari ini,”
kata Fanny dalam analisisnya, Kamis, 10 September 2026.
Bursa Asia
Fanny mengatakan bursa saham Asia tertekan konflik Timur Tengah pada Rabu, 9 September. Harga minyak mentah Brent terus meningkat, seiring eskalasi konflik di Timur Tengah.
Kenaikan harga minyak menyebabkan kekhawatiran inflasi global dan membuat pergerakan pasar saham Asia mayoritas terkoreksi,”
jelas Fanny.
Akibatnya Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,2 persen, Topix melemah 0,1 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 0,17 persen, dan ASX Australia turun 0,11 persen.
Adapun KOSPI Korea Selatan dan KOSDAQ kompak naik masing-masing sebesar 1,4 persen dan 2,3 persen. Kemudian, STI Singapura turun 0,66 persen, dan KLCI Malaysia ditutup stagnan.
Untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 6.620 hingga 6.660. Sementara, level resist IHSG di kisaran 6.700 hingga 6.730.























