Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) meminta waktu lebih terkait penyidikan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mantan menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Sebab, KPK menduga SYL menerima aliran dana dari dua kasus korupsi lain di lingkungan Kementan.
Ada beberapa perkara di masa menterinya Pak SYL juga, sehingga kami tentunya menunggu ya, supaya perkara ini juga sekalian naik. Supaya TPPU-nya nanti biar sekaligus, gitu,”
kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu di KPK, Selasa 25 November 2025.
Kasus TPPU SYL merupakan hasil pengembangan dari kasus pemerasan di lingkungan Kementan yang saat ini sudah berkekuatan hukum tetap alias incraht.
Menurutnya, ada beberapa aliran uang yang masuk ke kantong eks Mentan itu selain tindak pidana awalnya berupa pemerasan, gratifikasi, dan jual beli jabatan di Kementan.






