Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hidayana kepada Komisi Pemberantasan Korupsi atas dugaan korupsi pengadaan sertifikasi halal tahun 2025 senilai Rp49,5 miliar. Selain Dadan, turut terlapor ialah PT BKI Persero selaku pemenang tender.
“Pengadaan sertifikasi halal tahun 2025 yang menghabiskan anggaran sekitar Rp141 miliar rupiah,”
ucap Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW Wana Alamsyah di KPK, Kamis, 7 Mei 2026.
Pengadaan jasa sertifikasi halal tersebut bernilai sekitar Rp141,79 miliar untuk volume pekerjaan 4.000 sertifikasi. Wana menyatakan BGN menggelontorkan dana sebesar Rp200 miliar yang dimenangkan PT BKI untuk lima paket pengadaan. Masing-masing pengadaan sertifikasi halal ditaksir mencapai Rp50 miliar.
Kewajiban pemenuhan sertifikasi halal sebetulnya merupakan tanggung jawab masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola SPPG dan Keputusan Kepala BGN Nomor 401.1 tahun 2025.






