Penyidik Bareskrim Polri menetapkan bos pabrik Whip Pink, Andi Hioe dan Jasen Hioe, sebagai tersangka karena melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Zulkarnain di Jakarta pada 22 Juli 2026, menyebut pihaknya tengah memeriksa kedua tersangka.
“Saat ini sedang berlangsung pemeriksaan terhadap Andy Hioe dan Jasen Hioe memenuhi panggilan kedua sebagai tersangka dengan persangkaan Pasal 435 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023,”
ucap Zulkarnain.
Keduanya diperiksa terkait peredaran gas Whip Pink (sebutan populer untuk tabung gas kecil yang berisi Nitrous Oxide (N₂O) atau yang dikenal sebagai gas tertawa. Tabung ini disebut demikian lantaran bungkusnya berwarna merah muda dan fungsi utamanya berkaitan dengan whipped cream).






