Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Adriansyah kembali dijerat sebagai tersangka dugaan pencucian uang terkait temuan emas 74 kilogram dan valuta asing.
“FA telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan 20 hari ke depan di Rutan KPK Jakarta Cabang Jakarta Timur,”
ujar Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Rudi Margono di Kejagung, 24 Juli 2026.
Dugaan pencucian uang itu terjadi saat Febrie masih berstatus sebagai penyelenggara negara sekaligus menjabat sebagai Jampidsus Kejagung. Namun, Rudi enggan merincikan modusnya.
“Modus operandi secara umum dugaan TPPU yang dilakukan oleh penyelenggara negara dalam jabatannya sebagai jaksa atau pejabat struktural selama dia mengabdikan diri di Kejaksaan,”
beber Rudi.
Dengan demikian, Febrie menyandang dua status tersangka yakni tersangka korupsi dan pencucian uang PT Asabri; disusul dengan kasus 74 kilogram emas ini.





