Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 15 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Ketika Negara Tak Mampu Bayar Utang, Ini 6 Contoh Krisis Ekonomi Membuat Negara Bangkrut
Hype

Ketika Negara Tak Mampu Bayar Utang, Ini 6 Contoh Krisis Ekonomi Membuat Negara Bangkrut

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Mei 20, 2026 2:14 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ilustrasi Domo rakyak
Ilustrasi Domo rakyak (Foto: Pexels/ Supun D Hewage)
SHARE

Kebangkrutan negara bisa terjadi ketika pemerintah gagal membayar utang beserta bunganya saat jatuh tempo.

Daftar isi Konten
  • 1. Meksiko (1982)
  • 2. Rusia (1998)
  • 3. Argentina (2001)
  • 4. Islandia (2008)
  • 5. Lebanon (2020)
  • 6. Sri Lanka (2022)

Kondisi ini akan diumumkan secara resmi oleh pemerintah, tetapi dalam beberapa kasus juga terjadi tanpa deklarasi formal.

Dalam sejarah, kebangkrutan negara bukan hal baru. Hampir separuh negara di Eropa, sekitar 40 persen negara di Afrika, dan 30 persen negara di Asia pernah mengalami gagal bayar utang dalam dua abad terakhir.

Ekuador menjadi negara yang paling sering menyatakan bangkrut dengan total 10 kali gagal bayar. Sementara Brasil, Meksiko, Uruguay, Chili, Kosta Rika, Spanyol, dan Rusia tercatat pernah bangkrut sembilan kali.

Baca juga:
Trump Tekan Netanyahu, Minta Israel Mundur dari Suriah dan Lebanon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu…
Prancis Vs Maroko Memanas: FIFA Tunjuk Seluruh Wasit dari Argentina,… Pertandingan antara Prancis vs Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026…
Argentina Lolos, Messi Ukir Sejarah Baru! Berikut 5 Rekor Fantastis… Lionel Messi kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia setelah membawa…
  • Trump Tekan Netanyahu, Minta Israel Mundur dari Suriah dan Lebanon
  • Prancis Vs Maroko Memanas: FIFA Tunjuk Seluruh Wasit dari Argentina, Kontroversi Pecah
  • Argentina Lolos, Messi Ukir Sejarah Baru! Berikut 5 Rekor Fantastis La Pulga

Berikut enam negara besar yang mengalami kebangkrutan atau gagal bayar utang dalam beberapa dekade terakhir.

1. Meksiko (1982)

    Pada 1982, Meksiko gagal membayar utang negara senilai sekitar USD $80 miliar. Krisis ini dipicu adanya lonjakan utang publik akibat kebijakan ekspansi fiskal besar-besaran saat masa pemerintahan Presiden Luis Echeverría.

    Situasi makin memburuk setelah harga minyak dunia jatuh pada akhir 1970-an. Nilai peso terdepresiasi sekitar 50 persen, tetapi pemerintah tetap tidak mampu melunasi kewajiban hutangnya.

    Hal ini membawa dampak yang sangat besar. Dalam lima tahun berikutnya, PDB Meksiko turun sekitar 11 persen dan memicu Krisis Utang Amerika Latin yang menyeret banyak negara di kawasan tersebut.

    2. Rusia (1998)

      Rusia mengalami kebangkrutan pada 1998 dengan total utang sekitar USD $17 miliar. Krisis ini merupakan dampak dari krisis finansial Asia dan anjloknya harga minyak dunia. Saat itu ekonomi Rusia sedang terbebani utang internasional besar dan produktivitas nasional yang terus melemah.

      Krisis rubel 1998 membuat pasar saham Rusia kehilangan sekitar 75 persen nilainya, sementara inflasi melonjak hingga 80 persen. Ekonomi Rusia juga mengalami kontraksi sekitar 5,3 persen dan tingkat pengangguran mencapai 13 persen.

      3. Argentina (2001)

        Argentina menyatakan gagal bayar utang pada 2001 dengan total utang mencapai USD $145 miliar. Krisis terjadi akibat kebijakan mematok nilai peso terhadap dolar AS, utang publik yang terus membengkak, serta korupsi yang merajalela.

        Pada puncak krisis, tingkat pengangguran di Argentina mencapai lebih dari 20 persen. Pemerintah akhirnya gagal membayar utang lebih dari USD $100 miliar, yang saat itu menjadi default terbesar dalam sejarah dunia.

        4. Islandia (2008)

          Islandia mengalami kebangkrutan pada 2008 ketika krisis finansial global menghantam sektor perbankannya. Negara itu memiliki utang sekitar USD $85 miliar, sementara sistem perbankannya menanggung utang setara 10 kali PDB nasional.

          Tiga bank terbesar Islandia runtuh hampir bersamaan, menyebabkan ekonomi negara itu masuk ke jurang depresi. Dalam dua tahun berikutnya, ekonomi Islandia menyusut sekitar 10 persen. Meski begitu, Islandia berhasil pulih relatif cepat. Pada 2014, ekonominya bahkan tercatat sekitar 1 persen lebih besar dibanding sebelum krisis 2008.

          5. Lebanon (2020)

            Krisis Lebanon mulai memuncak pada akhir 2019 setelah pemerintah mengusulkan pajak baru, termasuk biaya bulanan untuk layanan panggilan WhatsApp.

            Kebijakan tersebut memicu demonstrasi besar-besaran karena masyarakat sudah lama marah terhadap elite politik dan kondisi ekonomi negara.

            Pada Maret 2020, Lebanon gagal membayar utang sebesar USD $90 miliar atau setara 170 persen dari PDB, salah satu rasio utang tertinggi di dunia.

            Nilai mata uang Lebanon kemudian anjlok hampir 90 persen. Bank Dunia bahkan menyebut krisis Lebanon sebagai salah satu yang terburuk dalam lebih dari 150 tahun terakhir.

            6. Sri Lanka (2022)

              Sri Lanka menjadi salah satu contoh terbaru negara yang bangkrut akibat gagal membayar utang luar negeri. Pemerintah Sri Lanka memiliki utang luar negeri USD $51 miliar dolar AS dan mengalami krisis devisa parah.

              Akibatnya, negara tersebut kesulitan mengimpor bahan bakar, pangan, dan obat-obatan. Kondisi ini memicu antrean panjang BBM hingga gelombang demonstrasi besar.

              Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe mengakui, negaranya bangkrut dan menyebut krisis ekonomi itu kemungkinan berlangsung cukup panjang.

              Pengalaman negara-negara seperti Sri Lanka, Argentina, dan Lebanon menunjukkan bahwa krisis biasanya tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan berawal dari kombinasi utang yang terus membengkak, kebijakan ekonomi yang tidak tepat, lemahnya kepercayaan publik, hingga tekanan global yang tidak mampu diantisipasi.

              Karena itu, menjaga stabilitas fiskal, mengendalikan utang, memperkuat sektor produksi, serta menjaga daya beli masyarakat menjadi hal penting agar Indonesia tidak mengalami krisis serupa di masa depan.

              Tag:argentinaIslandiakrisis ekonomiLebanonMeksikoRusiaSri Lanka
              Share This Article
              Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
              Ani Ratnasari
              ByAni Ratnasari
              Internship
              Follow:
              Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
              Ivan OWRITE
              ByIvan Syahruna Lubis
              Redaktur
              Follow:
              Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
              Trending di OWRITE
              Kejagung Teken 3 Sprindik Baru: Febrie Diperiksa Sebagai Saksi, Belum Ada Tersangka
              By Rahmat Baihaqi
              Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna
              1
              Gibran Dikenal karena Jokowi Itu Hal Biasa, Sudah Jadi Budaya Politik di Indonesia
              By Rahmat Tunny
              Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyapa warga dan pekerja saat meninjau perkebunan di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat.
              2
              Spanyol Gilas Prancis 2-0! Mbappe Frustrasi, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026
              By Hadi Febriansyah
              Pemain Timnas Spanyol selebrasi usai cetak gol ke gawang Prancis.
              3
              Trump Mau Ambil Alih Selat Hormuz, Iran Balas Ultimatum: Kami akan Paksa AS Tunduk!
              By Natania Longdong
              Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
              4
              NCB Polri Sukses Pulangkan Buron Saham Tambang Kariatun Tan dari China
              By Rahmat Baihaqi
              NCB Interpol Polri bersama Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok.
              5

              BERITA LAINNYA

              Ilustrasi LGBTQ
              Hype

              Sosiolog: Perpres LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Berpotensi Memicu Gesekan Antar Kelompok

              Sosiolog Jannus TH Siahaan mengatakan potensi gesekan antar kelompok akan meningkat usai…

              Syifa FauziahIvan OWRITE
              By
              Syifa Fauziah
              Ivan Syahruna Lubis
              8 jam lalu
              Ilustrasi LGBTQ
              Hype

              Sosiolog Soroti Perpres LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter: Berpotensi Perkuat Stigma Sosial

              Sosiolog Jannus TH Siahaan memberi tanggapan terkait dicantumkannya penyebaran budaya Lesbian, Gay,…

              Syifa FauziahIvan OWRITE
              By
              Syifa Fauziah
              Ivan Syahruna Lubis
              8 jam lalu
              Emilia Ferrero
              Hype

              Lima Emilia Ferrero, Kekasih Julián Álvarez yang Curi Perhatian di Piala Dunia 2026

              Kehadiran Emilia Ferrero mendukung sang kekasih Julián Álvarez saat Timnas Argentina berlaga…

              Syifa FauziahIvan OWRITE
              By
              Syifa Fauziah
              Ivan Syahruna Lubis
              1 hari lalu
              Ilustrasi persiapan meal prep
              Hype

              Meal Prep Jadi Solusi Bekal Praktis, Hemat Waktu dan Pengeluaran

              Menyiapkan bekal setiap hari sering kali menjadi tantangan, terutama bagi pekerja, mahasiswa,…

              Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
              By
              Ossid Duha Jussas Salma
              Ivan Syahruna Lubis
              1 hari lalu
              OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

              Your Reading Dose, Right Here:
              Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

              Info lainnya

              • Redaksi
              • Beriklan
              • Tentang Kami
              • Pedoman Media
              • Kebijakan Privasi
              FacebookLike
              InstagramFollow
              YoutubeSubscribe
              TiktokFollow
              © PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
              OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
              Everything's gonna be owrite!

              Sign in to your account

              Username or Email Address
              Password

              Lost your password?

              Not a member? Sign Up